Skip to content
beritaterbaik
bd66379f-ae92-4c3e-ba95-2e54682ea02d-0
  • Home
  • News
  • Bisnis
  1. Home
  2. News
  3. Kisah Jumairah – Buruh Kebun Menabung 20 Tahun di Ember Demi Lihat Ka’bah
News

Kisah Jumairah – Buruh Kebun Menabung 20 Tahun di Ember Demi Lihat Ka’bah

Joseph Lopez Reporter Selasa, 19 Mei 2026 pukul 12:58 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
0a21e076-48b2-4042-a689-425c189c61b5-0

Table of Contents

Toggle
  • Kisah Jumairah, Buruh Kebun Menabung 20 Tahun di Ember Demi Lihat Ka’bah
    • Perjalanan menuju Makkah
    • Kehidupan sehari-hari
    • Menabung di ember
    • Kesabaran menghadapi tantangan

Kisah Jumairah, Buruh Kebun Menabung 20 Tahun di Ember Demi Lihat Ka’bah

Kisah Jumairah – Jakarta, Liputan6.com – Setelah menghabiskan puluhan tahun menyisihkan uang dari usahanya di sawah dan kebun, Jumairah akhirnya mencapai momen yang ia idamkan sejak lama: berdiri di depan Ka’bah, tempat suci yang selama ini hanya bisa ia bayangkan lewat doa. Seorang jemaah haji berusia di atas 70 tahun asal Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, ini menceritakan perjalanan hidupnya yang penuh dedikasi. Bagi Jumairah, perjalanan ke Makkah adalah hasil dari keberanian, ketekunan, dan perjuangan panjang.

Perjalanan menuju Makkah

Jumairah, yang kini tinggal sendirian setelah berpisah dengan suaminya, mengatakan bahwa melihat Ka’bah secara langsung adalah pengalaman yang tak terlupakan. “Saya senang bisa melihat Ka’bah,” katanya pada tim Media Center Haji beberapa waktu lalu. Air mata mengalir saat ia menceritakan momen pertama kali memandangi bangunan suci di Masjidil Haram. Ia mengusap wajahnya dengan ujung kerudung hitam yang selama ini ia kenakan, seolah ingin menghapus rasa haru yang tak bisa ia kendalikan.

“Saya berdoa mudah-mudahan bisa kembali lagi,” ujarnya, menggambarkan keinginannya untuk kembali ke tanah suci.

Sebagai jemaah lansia yang sempat viral sebagai ikon layanan Makkah Route, Jumairah mengalami perjalanan haji yang berbeda dari kebanyakan orang. Ia harus mengatur segalanya sendirian, mulai dari biaya transportasi hingga kebutuhan sehari-hari. Namun, keinginan untuk melaksanakan rukun Islam kelima itu selalu menjadi motivasi utama dalam hidupnya.

Kehidupan sehari-hari

Dari pagi hingga senja, Jumairah menjalani rutinitas sederhana namun penuh perjuangan. Setiap hari, ia mengurus sawah kecil miliknya dan bekerja di kebun tetangga untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Kegiatan tersebut dijalaninya tanpa perubahan besar selama bertahun-tahun. Setelah salat subuh, Jumairah memberi makan ayam peliharaannya, membersihkan rumah, dan memasak makanan sendiri sebelum berangkat ke kebun dan sawah.

Di kebun tetangga, ia merawat tanaman ubi yang menjadi sumber penghasilan. Setelah itu, ia kembali ke sawah miliknya yang berada tidak jauh dari rumah. “Saya tanam sendiri, rawat sendiri, panen sendiri,” katanya, menggambarkan sikap mandiri dan tanggung jawab yang selalu ia pertahankan. Meski bekerja keras, ia tidak pernah mengeluh. Baginya, setiap senyum dan hasil panen adalah bukti dari usaha yang tidak sia-sia.

Menabung di ember

Keinginan untuk berhaji pertama kali muncul sekitar dua dekade lalu. Dengan penghasilan yang terbatas, Jumairah memutuskan untuk menyisihkan sebagian uang demi menyatukan tabungan. Ia mengumpulkan uang sedikit demi sedikit dalam ember, cara unik yang menjadi simbol perjuangannya. “Saya kumpul uang sedikit-sedikit di ember,” katanya, mengungkapkan bahwa tabungan itu seperti air yang mengalir secara perlahan.

Tabungan yang ia kumpulkan akhirnya mencapai Rp25 juta setelah menunggu lebih dari satu dekade. Di tahun 2011, Jumairah mendaftarkan diri berhaji dengan bantuan kerabat jauhnya. Meski tidak pernah sekolah, ia tidak mengalami kesulitan dalam menabung. Keterbatasan itu justru memperkuat tekadnya untuk melunasi biaya haji secara mandiri. “Kalau saya dapat Rp110 ribu, saya simpan Rp50 ribu,” ujarnya, menjelaskan pengelolaan keuangan yang teratur.

Kesabaran menghadapi tantangan

Perjalanan ke Makkah bukan hanya tentang uang, tetapi juga tentang keberanian menghadapi tantangan fisik dan mental. Jumairah mengaku sering kali merasa lelah dalam pekerjaannya, tetapi ia tetap bersemangat. Bagi ibu tua ini, setiap langkah yang ia ambil adalah bagian dari janji yang ia berikan pada diri sendiri. Kehidupan sederhana di kebun dan sawah seolah menjadi ritual yang memperkuat iman dan keteguhan hati.

Setelah menunggu lebih dari satu dekade, Jumairah akhirnya tiba di Makkah tahun ini. Perjalanan yang berliku dan penuh rasa syukur itu membuatnya menangis bahagia ketika pertama kali melihat Ka’bah di depan mata. Ia memperhatikan setiap detail bangunan suci tersebut, termasuk cara para jemaah memadati area sekitarnya. “Saya belum pernah melihat Ka’bah sebelumnya,” katanya, dengan suara bergetar.

Sebagai bagian dari jemaah lansia, Jumairah menyadari bahwa perjalanan haji juga menguji ketahanan fisik. Namun, ia tidak pernah menyerah. Baginya, melihat Ka’bah adalah penghargaan terbesar atas usaha yang ia lakukan selama bertahun-tahun. Kini, setelah meraih impian tersebut, ia berharap bisa kembali ke tanah suci dalam waktu yang tidak lama lagi. “Saya masih ingin berhaji lagi,” katanya, dengan harapan yang tak pernah pudar.

Bagikan:

Berita Terkait

2c8069c6-761a-4ea8-8593-f63a0f5f2a07-0

Special Plan: Dituntut 5 Tahun Bui, Noel Mengaku Menyesal Tak Korupsi Lebih Banyak

19 Mei 2026
9602855c-8562-472e-9a28-463f95d969ba-0

New Policy: Pakai Dalih Bekerja, 32 WNI Nekat Berangkat Haji Ilegal di Menit Akhir

19 Mei 2026
3f17c753-73dd-44db-94a4-afcf0d8941ff-0

Important Visit: Pernah jadi Menag Ad Interim, Muhadjir Effendy Buka Suara usai Diperiksa KPK

19 Mei 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

2c8069c6-761a-4ea8-8593-f63a0f5f2a07-0

Special Plan: Dituntut 5 Tahun Bui, Noel Mengaku Menyesal Tak Korupsi Lebih Banyak

2 jam yang lalu
9602855c-8562-472e-9a28-463f95d969ba-0

New Policy: Pakai Dalih Bekerja, 32 WNI Nekat Berangkat Haji Ilegal di Menit Akhir

2 jam yang lalu
3f17c753-73dd-44db-94a4-afcf0d8941ff-0

Important Visit: Pernah jadi Menag Ad Interim, Muhadjir Effendy Buka Suara usai Diperiksa KPK

2 jam yang lalu
510452ff-bcdf-47af-83b6-67cf65e36eab-0

Key Strategy: Gaya Pramono Anung Jajal Ring Tinju, Ampuh Tekan Tawuran

2 jam yang lalu
3c197f99-3a9d-4ef0-a59c-1bf7320741c4-0

New Policy: Top 3 News: Politikus PDIP Ingatkan Bahaya Rupiah Melemah, Sebut Orang Kampung Pasti Ngerti

2 jam yang lalu

Kategori

  • Bisnis (404)
  • News (425)
  • Uncategorized (1)

About Us

beritaterbaik menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Official Announcement: Waspada, Hantavirus Bisa Menular dari Kotoran Tikus Kering
  • Historic Moment: Polri Buru Bos dan Perekrut Utama di Balik Markas Judi Online di Hayam Wuruk
  • Top 3 News: Aktivitas Terakhir Anggota BPK Haerul Saleh Sebelum Meninggal dalam Kebakaran Rumah
  • Historic Moment: Kapolri Rotasi 9 Kapolda, Ini Daftar Lengkapnya

Quick Links

  • Bisnis
  • News
  • Uncategorized

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 . All rights reserved.