Skip to content
beritaterbaik
bd66379f-ae92-4c3e-ba95-2e54682ea02d-0
  • Home
  • News
  • Bisnis
  1. Home
  2. News
  3. Official Announcement: Waspada, Hantavirus Bisa Menular dari Kotoran Tikus Kering
News

Official Announcement: Waspada, Hantavirus Bisa Menular dari Kotoran Tikus Kering

James Brown Reporter Selasa, 19 Mei 2026 pukul 12:52 WIB 4 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
5bac2d70-52aa-4b7f-b37e-0b2f117e29ca-0

Table of Contents

Toggle
  • Waspada, Hantavirus Bisa Menular dari Kotoran Tikus Kering
    • Transmisi Hantavirus melalui Partikel Udara
    • Langkah Pencegahan yang Disarankan
    • Kasus Hantavirus di Jakarta
    • Penempatan Rumah Sakit Sentinel untuk Pemantauan
    • Penyebab dan Risiko Infeksi

Waspada, Hantavirus Bisa Menular dari Kotoran Tikus Kering

Official Announcement – Jakarta, Liputan6.com – Dinas Kesehatan Daerah Khusus Ibukota (Dinkes DKI) Jakarta memberikan peringatan kepada masyarakat untuk lebih mewaspadai keberadaan kotoran tikus sebagai langkah pencegahan penyebaran hantavirus. Wakil Kepala Dinkes DKI, Ani Ruspitawati, menjelaskan bahwa hantavirus memiliki potensi menular melalui berbagai cara, termasuk paparan kotoran, urine, air liur, hingga gigitan tikus. Peringatan ini diberikan sebagai upaya mengurangi risiko infeksi di tengah meningkatnya keberadaan hewan pengerat di sejumlah area kota.

Transmisi Hantavirus melalui Partikel Udara

Dalam wawancara dengan wartawan di Jakarta, Ani menyebutkan bahwa hantavirus bisa ditularkan melalui aerosol partikel kotoran tikus yang mengering. “Saat kotoran tikus mengering dan bercampur dengan udara, partikel tersebut dapat terhirup oleh manusia, atau terjadi kontak langsung dengan sekresi tikus yang mengandung virus Hanta, termasuk melalui gigitan tikus,” ujarnya. Menurut Ani, indikasi adanya tikus sering ditemukan di tempat-tempat yang kurang terawat, sehingga menjadi sumber penyebaran virus.

“Karena hantavirus ditularkan oleh tikus, masyarakat harus lebih waspada saat membersihkan area yang diduga banyak tikus berkeliaran,” kata Ani kepada wartawan.

Langkah Pencegahan yang Disarankan

Untuk mencegah penyebaran hantavirus, Ani meminta masyarakat tidak langsung membersihkan kotoran tikus dalam kondisi kering. Sebelum membersihkan, area tersebut sebaiknya disemprotkan cairan disinfektan terlebih dahulu. “Pastikan ventilasi cukup, dan hindari pembersihan kotoran tikus yang sudah kering. Pemutih rumah tangga bisa digunakan sebagai bahan disinfektan sederhana,” jelas Ani.

“Menggunakan cairan disinfektan sebelum pembersihan meminimalkan risiko paparan partikel virus yang berpotensi menginfeksi manusia,” terang Ani.

Menurut Ani, langkah-langkah ini penting karena hantavirus bisa menyebabkan penyakit serius, seperti Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS), yang memerlukan perawatan intensif. “Pola hidup bersih dan sehat tetap menjadi kunci utama untuk mencegah virus masuk ke tubuh manusia,” tambahnya. Ani juga menekankan pentingnya kebersihan tangan, terutama sebelum dan setelah melakukan aktivitas yang berpotensi menyentuh kotoran tikus.

Kasus Hantavirus di Jakarta

Dinkes DKI Jakarta mencatat adanya tiga kasus positif hantavirus yang dikonfirmasi hingga saat ini. Selain itu, ada enam kasus dugaan infeksi yang masih dalam pemantauan. “Update kasus hantavirus di Jakarta menunjukkan tiga kasus konfirmasi dan enam suspek yang terus kami observasi,” kata Ani. Angka ini menunjukkan bahwa wabah hantavirus belum sepenuhnya terkendali, sehingga perlu dilakukan langkah pencegahan secara aktif.

“Dengan tiga kasus positif yang telah ditemukan, kami memastikan bahwa keberadaan hantavirus di Jakarta memerlukan perhatian khusus,” ujarnya.

Ani juga menyebutkan bahwa Dinkes DKI telah menerbitkan surat edaran kewaspadaan hantavirus kepada seluruh fasilitas kesehatan di Jakarta. Surat ini disampaikan sebagai tindak lanjut dari arahan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk memperketat pengawasan dan respons terhadap penyakit ini. “Kami telah memberikan edaran kewaspadaan hantavirus kepada rumah sakit dan puskesmas untuk memastikan kesiapan pemeriksaan dan penanganan kasus,” terang Ani.

Penempatan Rumah Sakit Sentinel untuk Pemantauan

Sebagai bagian dari upaya pencegahan, sejumlah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Jakarta ditetapkan sebagai rumah sakit sentinel. “Dengan menempatkan RSUD sebagai sentimen, kami memperkuat sistem pemantauan dan mencegah penyebaran hantavirus ke tingkat yang lebih luas,” kata Ani. RSUD ini akan menjadi pusat pengumpulan data dan penanganan kasus yang diduga terkait virus.

“Kami mempercayakan RSUD untuk menjadi titik awal pengawasan, sehingga masyarakat yang menunjukkan gejala dapat segera terdeteksi dan ditangani secara tepat waktu,” ujarnya.

Menurut Ani, hantavirus seringkali tidak terdeteksi secara dini karena gejalanya mirip dengan penyakit lain, seperti flu atau demam. “Gejala awal bisa termasuk sakit kepala, demam, dan kesulitan bernapas. Jika tidak segera diatasi, kondisi bisa memburuk menjadi penyakit parah,” jelasnya. Dinkes DKI juga mengimbau masyarakat untuk lebih rutin membersihkan lingkungan sekitar, terutama di area yang rawan tikus, seperti tempat sampah, lorong, dan bangunan lama.

Beberapa upaya lain yang dianjurkan meliputi penutupan sumber masuknya tikus ke rumah, seperti memperbaiki saluran air dan menutup celah di dinding. “Menggunakan papan penghalang atau kawat di sekitar rumah bisa mengurangi risiko kontak langsung dengan hewan pengerat,” tambah Ani. Selain itu, masyarakat diminta untuk menghindari aktivitas yang mengganggu tikus, seperti membuang sampah secara sembarangan, karena dapat memicu tikus berpindah ke area yang lebih dekat dengan manusia.

Penyebab dan Risiko Infeksi

Hantavirus, menurut Ani, dapat menyebar melalui berbagai saluran, termasuk udara, kulit, dan makanan. “Partikel kotoran tikus yang mengering bisa mengandung virus dan menginfeksi manusia saat terhirup atau terkena langsung,” kata Ani. Virus ini juga bisa menyebar melalui gigitan tikus, terutama pada tikus yang menginfeksi manusia secara langsung.

“Hantavirus memang bisa terhirup atau terkontak secara langsung, jadi kehati-hatian dalam pembersihan area penting untuk dilakukan,” ucap Ani.

Menurut Ani, masyarakat harus lebih peka terhadap lingkungan sekitar, terutama pada musim hujan atau saat cuaca berubah. “Perubahan iklim bisa memicu tikus berpindah ke area

Bagikan:

Berita Terkait

2c8069c6-761a-4ea8-8593-f63a0f5f2a07-0

Special Plan: Dituntut 5 Tahun Bui, Noel Mengaku Menyesal Tak Korupsi Lebih Banyak

19 Mei 2026
9602855c-8562-472e-9a28-463f95d969ba-0

New Policy: Pakai Dalih Bekerja, 32 WNI Nekat Berangkat Haji Ilegal di Menit Akhir

19 Mei 2026
3f17c753-73dd-44db-94a4-afcf0d8941ff-0

Important Visit: Pernah jadi Menag Ad Interim, Muhadjir Effendy Buka Suara usai Diperiksa KPK

19 Mei 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

2c8069c6-761a-4ea8-8593-f63a0f5f2a07-0

Special Plan: Dituntut 5 Tahun Bui, Noel Mengaku Menyesal Tak Korupsi Lebih Banyak

2 jam yang lalu
9602855c-8562-472e-9a28-463f95d969ba-0

New Policy: Pakai Dalih Bekerja, 32 WNI Nekat Berangkat Haji Ilegal di Menit Akhir

2 jam yang lalu
3f17c753-73dd-44db-94a4-afcf0d8941ff-0

Important Visit: Pernah jadi Menag Ad Interim, Muhadjir Effendy Buka Suara usai Diperiksa KPK

2 jam yang lalu
510452ff-bcdf-47af-83b6-67cf65e36eab-0

Key Strategy: Gaya Pramono Anung Jajal Ring Tinju, Ampuh Tekan Tawuran

2 jam yang lalu
0a21e076-48b2-4042-a689-425c189c61b5-0

Kisah Jumairah – Buruh Kebun Menabung 20 Tahun di Ember Demi Lihat Ka’bah

2 jam yang lalu

Kategori

  • Bisnis (404)
  • News (425)
  • Uncategorized (1)

About Us

beritaterbaik menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Official Announcement: Waspada, Hantavirus Bisa Menular dari Kotoran Tikus Kering
  • Historic Moment: Polri Buru Bos dan Perekrut Utama di Balik Markas Judi Online di Hayam Wuruk
  • Top 3 News: Aktivitas Terakhir Anggota BPK Haerul Saleh Sebelum Meninggal dalam Kebakaran Rumah
  • Historic Moment: Kapolri Rotasi 9 Kapolda, Ini Daftar Lengkapnya

Quick Links

  • Bisnis
  • News
  • Uncategorized

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 . All rights reserved.