Skip to content
Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Isi Pesan Terakhir Tersangka Mutilasi di Depok, Sempat Minta Maaf ke Bos

James Gonzalez - beritaterbaik.com 4 mins read

Isi Pesan Terakhir Tersangka Mutilasi di Depok mengungkap momen emosional sebelum Saepul atau SA (26) ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan pembunuhan

Tersangka Kasus Mutilasi Depok Kirim Pesan Maaf ke Atasan Sebelum Mengundurkan Diri

Beritaterbaik.com – Isi Pesan Terakhir Tersangka Mutilasi di Depok mengungkap momen emosional sebelum Saepul atau SA (26) ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan pembunuhan disertai mutilasi terhadap Kunaefi (51). Pria berusia 26 tahun tersebut sempat mengirimkan pesan kepada atasannya melalui aplikasi WhatsApp. Dalam percakapan terakhirnya, SA bahkan meminta maaf secara tulus atas segala kekurangan selama bekerja di tempat tersebut.

Pesan yang dikirim pada Rabu, 22 Juli 2026 pukul 08.09 WIB itu menjadi momen terakhir SA berbicara dengan bosnya sebelum mengundurkan diri sehari kemudian. Momen ini menjadi penting karena memberikan gambaran tentang kondisi mental tersangka pada hari-hari terakhir sebelum tragedi terjadi.

Perjalanan Pesan WhatsApp SA ke Atasan

Dalam pesan pertama yang dilihat pada Jumat, 7 Agustus 2026, SA memberitahu bahwa ia tidak akan masuk kerja karena ada jadwal wawancara. Hal ini menunjukkan bahwa SA sedang mencari peluang kerja baru saat itu. Pesan tersebut dikirimkan dengan sopan dan memberikan penjelasan yang jelas mengenai ketidakhadirannya.

Assalamualaikum mas, aku hari ini enggak masuk dulu ya mas. Aku ada panggilan interview,

Atasan SA membalas dengan mengingatkan agar perubahan jadwal tidak dilakukan secara tiba-tiba agar tidak mengganggu operasional usaha. Pemilik usaha tersebut ingin agar SA memberikan pemberitahuan lebih awal jika ingin mengubah jadwal kerjanya. Hal ini menunjukkan bahwa atasan SA cukup ketat dalam mengatur kehadiran karyawan.

Mase isi sebenarnya gimana yak. Maksud aku kan ini jadwal acak adul, semisal mas mau off off sekalian, jangan kita diinjek (kapan mau datang ya datang, libur ya libur),

Meskipun tidak masuk kerja, sekitar pukul 12.03 WIB sang atasan masih memberikan instruksi untuk membersihkan gerobak jualan keesokan harinya. Ia juga meminta SA membeli sabun cuci piring dan spons, mengambil air dari musala, serta membersihkan gerobak setelah selesai berjualan. Instruksi-instruksi ini menunjukkan bahwa SA masih memiliki tanggung jawab meskipun tidak masuk kerja.

SA merespons instruksi tersebut dengan singkat dan sopan. Tak lama kemudian, SA kembali mengirim pesan bahwa mulai besok ia akan berusaha tidak absen. Respons ini menunjukkan bahwa SA menghargai instruksi dari atasannya dan berkomitmen untuk memperbaiki kehadiran kerjanya.

Ok mas siap,

Siap mas mulai besok aku berusaha enggak buat miss,

Pesan Pengunduran Diri dan Permintaan Maaf

Keesokan harinya, tepatnya Kamis, 23 Juli 2026 pukul 10.12 WIB, SA justru mengirimkan pesan pengunduran diri. Dalam pesan tersebut, ia menyampaikan rasa terima kasih karena telah diberi kesempatan bekerja selama sekitar satu bulan. SA juga meminta maaf atas segala kekurangan selama bekerja di tempat tersebut.

Assalamu’alaikum mas. Aku minta maaf sebelumnya. Aku mengundurkan diri dari kerjaan ini, aku berterima kasih banget sama mas sudah mau terima aku buat satu bulan ini,

SA juga menyebutkan bahwa ia akan melunasi sisa utangnya secara tunai saat mengambil tumbler miliknya di lapak. Sekitar satu menit kemudian, ia kembali mengirim pesan permohonan maaf atas segala kekurangan selama bekerja. Pesan-pesan ini menunjukkan bahwa SA memiliki rasa tanggung jawab dan menghargai kesempatan yang diberikan kepadanya.

Aku amat sangat berterima kasih sama mas. Sudah dikasih kesempatan. Mohon maaf kalau selama kerja aku enggak sesuai apa yang mas harapkan, dan aku minta maaf kalau ada sikap, ucapan atau kelakuan yang tidak mengenakkan,

Profil Pekerjaan SA di UMKM Depok

Sebelum ditangkap oleh Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, SA diketahui bekerja di sebuah UMKM penjual pisang cokelat di kawasan Depok. Pemilik usaha tersebut membenarkan bahwa SA bekerja di tempatnya selama satu hingga satu setengah bulan. Selama periode tersebut, SA menunjukkan perilaku yang normal dan tidak berlebihan.

Menurut pemilik UMKM, SA bekerja setiap hari Senin dan Jumat di usahanya, sementara Sabtu dan Minggu ia bekerja di sebuah kafe di Depok. Jadwal kerja yang padat ini menunjukkan bahwa SA adalah orang yang rajin dan memiliki semangat kerja yang tinggi. Perkiraan SA bergabung sekitar satu bulan hingga satu setengah bulan. Selama bekerja, SA bertugas menggoreng pisang cokelat dan tidak terlibat dalam proses produksi. Pemilik UMKM juga menyebutkan bahwa SA tidak menunjukkan perilaku yang berlebihan dan bekerja dengan normal serta fokus.

Pada 22 Juli 2026, SA meminta izin tidak masuk kerja dengan alasan mengikuti wawancara kerja di food court Mal Margocity lantai 2. Keesokan harinya, ia memutuskan untuk mengundurkan diri. Tanggal izin SA bertepatan dengan hari yang disebut sebagai waktu terjadinya dugaan pembunuhan. Meski demikian, ia berharap kasus ini tidak memengaruhi kepercayaan pelanggan terhadap produk usahanya.

Pemilik UMKM menyatakan bahwa tanggal izin SA bertepatan dengan hari yang disebut sebagai waktu terjadinya dugaan pembunuhan. Meski demikian, ia berharap kasus ini tidak memengaruhi kepercayaan pelanggan terhadap produk usahanya.

Untuk penikmat piscok, kami berharap tetap menjadi penikmat piscok tanpa rasa takut. Semua proses produksi dilakukan dengan baik, terpisah antara lapangan dan produksi,

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kasus Mutilasi Depok

Siapa nama lengkap tersangka mutilasi di Depok? Tersangka bernama Saepul atau dikenal dengan inisial SA, berusia 26 tahun saat kasus terjadi.

Kapan SA mengirimkan pesan terakhir kepada atasannya? SA mengirimkan pesan terakhir pada Rabu, 22 Juli 2026 pukul 08.09 WIB melalui WhatsApp.

Di mana SA bekerja sebelum ditangkap? SA bekerja di sebuah UMKM penjual pisang cokelat di kawasan Depok selama satu hingga satu setengah bulan.

Apa alasan SA tidak masuk kerja pada 22 Juli 2026? SA meminta izin tidak masuk kerja dengan alasan mengikuti wawancara kerja di food court Mal Margocity lantai 2.

Bagaimana reaksi pemilik UMKM terhadap kasus ini? Pemilik UMKM berharap kasus ini tidak memengaruhi kepercayaan pelanggan dan berencana melakukan evaluasi proses perekrutan karyawan.

Gabung diskusi