Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Bisnis

Cadangan Devisa Juli 2026 Sentuh Rp 2.605 Triliun

Barbara Miller - beritaterbaik.com 3 mins read 1 views

Bank Indonesia (BI) resmi mengumumkan bahwa Cadangan Devisa Juli 2026 Sentuh level Rp 2.605 triliun. Pencapaian ini mencerminkan posisi cadangan devisa

Posisi Cadangan Devisa Juli 2026 Sentuh Rp 2.605 Triliun

Beritaterbaik.com – Bank Indonesia (BI) resmi mengumumkan bahwa Cadangan Devisa Juli 2026 Sentuh level Rp 2.605 triliun. Pencapaian ini mencerminkan posisi cadangan devisa nasional yang tercatat sebesar US$ 145,3 miliar pada akhir Juli 2026. Perhitungan nilai dalam rupiah menggunakan asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah sebesar Rp 17.930. Angka ini menunjukkan stabilitas yang terjaga meskipun terjadi penurunan tipis dibandingkan posisi akhir Juni 2026 yang mencapai Rp 2.610 triliun.

Secara rinci, cadangan devisa mengalami penurunan sebesar US$ 300.000 atau setara Rp 5,37 miliar. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa perkembangan posisi pada Juli 2026 ini didorong oleh beberapa faktor utama. Faktor-faktor tersebut meliputi penerimaan pajak dan jasa serta penerbitan global bond pemerintah. Hal ini terjadi di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah oleh BI sebagai respons terhadap meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global.

Standar Kecukupan dan Ketahanan Eksternal

Posisi cadangan devisa pada akhir Juli 2026 setara dengan pembiayaan 5,5 bulan impor atau 5,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Ramdan menyampaikan pernyataan tersebut saat dikutip dari laman resmi Bank Indonesia pada Jumat, 7 Agustus 2026. Ia menambahkan bahwa BI menilai cadangan devisa mampu mendukung ketahanan sektor eksternal sekaligus menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan nasional. Ke depan, Bank Indonesia meyakini bahwa ketahanan sektor eksternal akan tetap baik. Keyakinan ini didasarkan pada posisi cadangan devisa yang memadai serta aliran masuk modal asing yang sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional. Selain itu, imbal hasil investasi yang tetap menarik juga menjadi faktor pendukung penting.

Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Sebelumnya, BI telah melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2026 mencapai US$ 145,6 miliar atau Rp 2.618 triliun dengan kurs Rp 17.98. Angka ini menunjukkan peningkatan sedikit dibandingkan dengan posisi akhir Mei 2026 yang sebesar US$ 144,9 miliar atau Rp 2.606 triliun. Perkembangan ini menunjukkan tren positif dalam akumulasi cadangan devisa nasional selama beberapa bulan terakhir.

Dalam keterangan yang disampaikan di Jakarta pada Selasa, 7 Juli 2026, Ramdan Denny Prakoso menjelaskan bahwa perkembangan posisi cadangan devisa Juni 2026 dipengaruhi terutama oleh penerimaan pajak dan jasa. Faktor ini terjadi di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah oleh Bank Indonesia sebagai respons terhadap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global.

Posisi cadangan devisa pada akhir Juni 2026 setara dengan pembiayaan 5,5 bulan impor atau 5,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Posisi ini juga berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Bank Indonesia menilai bahwa cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Cadangan Devisa

Apa yang dimaksud dengan cadangan devisa? Cadangan devisa adalah aset valas yang dimiliki oleh bank sentral suatu negara untuk keperluan pembayaran internasional dan stabilisasi nilai tukar mata uang domestik.

Mengapa cadangan devisa penting bagi Indonesia? Cadangan devisa berfungsi sebagai penyangga terhadap guncangan eksternal, memastikan kemampuan pembayaran utang luar negeri, dan menjaga kepercayaan investor asing terhadap perekonomian nasional.

Berapa standar kecukupan cadangan devisa internasional? Standar internasional umumnya menetapkan minimal 3 bulan impor sebagai indikator kecukupan cadangan devisa. Posisi Indonesia saat ini berada di atas standar tersebut.

Faktor apa saja yang mempengaruhi perubahan cadangan devisa? Perubahan cadangan devisa dipengaruhi oleh penerimaan ekspor, pembayaran utang luar negeri, aliran modal asing, penerbitan obligasi internasional, serta kebijakan stabilisasi nilai tukar oleh bank sentral.

Gabung diskusi