Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Bukan Peredaran Etomidate, Ini Kasus yang Menjerat Kasat Narkoba Tangsel

Linda Moore - beritaterbaik.com 3 mins read 4 views

Bukan Peredaran Etomidate Ini Kasus yang sedang menjadi perhatian publik. Kepolisian telah resmi mengklarifikasi bahwa AKP Pardiman, Kepala Satuan Resnarkoba

Bukan Peredaran Etomidate, Ini Kasus yang Menjerat Kasat Narkoba Tangsel

Kasus AKP Pardiman Bukan Terkait Peredaran Etomidate Secara Langsung

Beritaterbaik.com – Bukan Peredaran Etomidate Ini Kasus yang sedang menjadi perhatian publik. Kepolisian telah resmi mengklarifikasi bahwa AKP Pardiman, Kepala Satuan Resnarkoba Polres Tangerang Selatan, tidak termasuk dalam daftar tersangka kasus kepemilikan dan peredaran narkotika jenis etomidate. Kasus ini kini sedang dalam tahap penyidikan intensif oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba di bawah naungan Bareskrim Polri. Penegasan ini penting untuk meluruskan persepsi masyarakat yang selama ini mengaitkan perwira tersebut dengan kasus peredaran narkoba.

Profil Kasus dan Tersangka Utama

Kombes Pol Budi Hermanto, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, dalam konferensi pers yang digelar pada Senin (27/7/2026), menjelaskan bahwa penyidik telah menetapkan dua tersangka dalam kasus ini. Kedua tersangka tersebut memiliki inisial MR dan DD yang telah ditahan untuk proses lebih lanjut. Menurut informasi yang dihimpun, kedua tersangka ini memiliki keterkaitan langsung dengan kasus etomidate yang melibatkan sekitar 200 unit narkotika tersebut.

“Bareskrim Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Narkoba sudah melakukan penyidikan dan penahanan terhadap dua orang tersangka, yaitu saudara MR dan saudara DD,” jelas Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya.

Penting untuk dicatat bahwa meskipun AKP Pardiman bukan tersangka, perwira tersebut tetap menjalani proses pemeriksaan administratif. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada kelalaian dalam menjalankan tugas pengawasan terhadap bawahan yang terlibat dalam kasus tersebut.

Proses Pemeriksaan di Bidpropam

Pemeriksaan terhadap AKP Pardiman dilakukan di Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Metro Jaya. Fokus utama dari pemeriksaan ini adalah untuk menelusuri tanggung jawab kepemimpinan perwira tersebut dalam mengawasi aktivitas para anggotanya. Meskipun bukan tersangka dalam kasus peredaran etomidate, status pemeriksaan ini menunjukkan bahwa kepolisian tetap serius dalam menindak setiap bentuk pelanggaran yang terjadi di lingkungan internal.

“Karena yang bersangkutan sebagai seorang Kasat, pengawasan dan pengendalian terhadap bawahan itu yang akan didalami oleh Bidpropam Polda Metro Jaya,” tambah Budi Hermanto.

Komjen Pol Asep Edi Suheri, Kapolda Metro Jaya, telah menegaskan komitmen kuat untuk menindak tegas setiap anggota kepolisian yang terbukti terlibat dalam kasus narkoba. Kebijakan ini mencerminkan sikap tidak toleran terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh personel kepolisian, baik yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam kasus tersebut.

Langkah Selanjutnya dan Transparansi

Proses pemeriksaan terhadap AKP Pardiman masih terus berlangsung hingga saat ini. Polda Metro Jaya berkomitmen untuk menyampaikan hasil akhir pemeriksaan secara terbuka kepada masyarakat setelah seluruh tahapan selesai dilakukan. Transparansi ini penting untuk memberikan kepastian hukum dan memastikan bahwa setiap pihak yang terlibat mendapatkan perlakuan yang adil sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Masih dilakukan pemeriksaan sebagai tindak lanjut tanggung jawab sebagai seorang Kasat. Nanti hasilnya akan kami sampaikan secara transparan,” pungkas Kombes Pol Budi Hermanto.

Kasus ini menjadi contoh bagaimana penegakan hukum dilakukan secara proporsional. Bukan Peredaran Etomidate Ini Kasus yang melibatkan AKP Pardiman secara langsung, namun pemeriksaan tetap dilakukan untuk memastikan integritas dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin satuan. Masyarakat dapat mengikuti perkembangan kasus ini melalui informasi resmi yang akan disampaikan oleh kepolisian dalam waktu dekat.

Gabung diskusi