Cek Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Mobil Diesel 30 Mei 2026
Topics Covered – Pertamina melanjutkan penyesuaian harga BBM nonsubsidi untuk kendaraan diesel mulai 4 Mei 2026. Perubahan ini mencakup Dexlite (CN 51) dan Pertamina Dex (CN 53), dua jenis bahan bakar yang sering digunakan di Indonesia. Meski kenaikan harga sudah diberlakukan, hingga 30 Mei 2026, dampaknya belum merata di seluruh jaringan SPBU. Di Jakarta, Dexlite tetap stabil dengan harga Rp26.000 per liter, sementara Pertamina Dex dijual seharga Rp27.900 per liter.
Regions seperti Sumatera menunjukkan variasi harga yang cukup signifikan. Dexlite di Aceh hingga Lampung berada dalam rentang Rp26.600 hingga Rp27.150 per liter. Sementara Pertamina Dex di daerah tersebut mencapai harga Rp28.500-29.100 per liter. Pengecualian terjadi di FTZ Sabang, di mana Dexlite dijual lebih murah, Rp24.400 per liter. Namun, stok Pertamina Dex di sana masih terbatas, sehingga konsumen terpaksa memilih alternatif lain. Di Indonesia Tengah dan Timur, harga BBM nonsubsidi Pertamina juga mengikuti pola serupa, dengan pengecualian di Maluku dan Papua, di mana Pertamina Dex belum tersedia.
Perubahan Harga BBM Nonsubsidi Per Mei 2026
Daftar harga BBM nonsubsidi per Mei 2026 menunjukkan distribusi harga yang berbeda-beda di berbagai wilayah. Region seperti Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung menyediakan Pertamina Dex dengan harga Rp28.500 per liter. Di Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, harga Pertamina Dex lebih tinggi, yaitu Rp29.100 per liter. Wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur tetap mempertahankan harga Rp27.900 per liter untuk Pertamina Dex.
Di Kalimantan, harga Pertamina Dex bervariasi. Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara menetapkan harga sebesar Rp29.100 per liter, sementara Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur memiliki harga Rp28.500 per liter. Wilayah Sulawesi juga mengikuti harga serupa. Di Papua Barat dan Papua Barat Daya, Pertamina Dex dijual Rp28.500 per liter, sedangkan di Papua, Papua Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah, harga belum berubah hingga 30 Mei 2026. Perbedaan ini dipengaruhi oleh faktor produksi, biaya transportasi, dan kebijakan regional.
Pengaruh Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi
Kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamina memberikan dampak beragam pada masyarakat. Pengguna mobil diesel di daerah dengan harga lebih tinggi, seperti Sumatera Barat, mungkin merasakan tekanan tambahan terhadap anggaran transportasi. Namun, di Jakarta dan sekitarnya, kenaikan harga tidak terlalu signifikan, sehingga konsumen masih bisa memenuhi kebutuhan tanpa perubahan besar dalam pengeluaran. Dengan sejumlah wilayah masih menjual Pertamina Dex dengan harga yang lebih rendah, seperti Sabang, pengguna bisa memanfaatkan perbedaan ini untuk menghemat biaya.
“Kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamina pada Mei 2026 memperkuat upaya pemerintah dalam menyesuaikan subsidi energi sesuai dengan kebijakan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan penyesuaian harga, diharapkan keberlanjutan pendapatan negara dan pengurangan subsidi yang selama ini mengalami defisit,” ujar salah satu pihak terkait, Rabu (29/5/2026).
Pertamina terus memantau respons pasar terhadap penyesuaian harga. Sejumlah daerah masih mempertahankan harga yang sama, sementara lainnya menyesuaikan sesuai dengan dinamika harga internasional. Dalam konteks Topics Covered, perubahan ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjaga keseimbangan antara biaya produksi dan ketersediaan bahan bakar bagi masyarakat. Pertamina juga berencana menginformasikan perubahan harga lebih luas melalui berbagai saluran, termasuk media sosial dan website resmi.
