Kondisi di Rumah Sakit Aceh saat Mati Lampu Serentak
Solution For – Pemadaman listrik yang melanda sejumlah daerah di Aceh dan Sumatera Utara pada Jumat (22/5/2026) malam menciptakan situasi kritis yang menimpa berbagai sektor, termasuk layanan kesehatan. Dalam hal ini, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Bireuen menjadi salah satu tempat yang terdampak. Seorang sumber di rumah sakit tersebut menjelaskan bahwa kejadian mati lampu serentak berdampak pada kegiatan medis, tetapi sistem cadangan seperti genset berhasil mengatasi gangguan tersebut dalam waktu singkat.
Solusi Darurat untuk Operasional Rumah Sakit
Solution For – Kondisi kritis selama pemadaman listrik di RSUD dr Fauziah Bireuen ditangani dengan cepat oleh staf medis dan teknis. Dr. Hulaimi, seorang dokter di rumah sakit, mengungkapkan bahwa aliran listrik sempat terhenti selama beberapa detik, tetapi genset langsung diaktifkan untuk menggantikan pasokan listrik utama. “Kita menerapkan protokol darurat yang telah kita siapkan sebelumnya, seperti menggunakan lampu darurat dan memprioritaskan perawatan kritis,” jelasnya dalam wawancara via telepon dengan Liputan6.com.
Solution For – Meski tidak ada gangguan operasional yang berkepanjangan, dr. Hulaimi mengingatkan bahwa kejadian seperti ini bisa menjadi pembelajaran penting. “Kami terus memantau kondisi, dan jika mati lampu berlangsung lebih dari satu jam, solusi untuk menjaga kesinambungan layanan kesehatan harus lebih cepat diterapkan,” tambahnya. Dengan adanya genset, rumah sakit mampu mempertahankan fungsi inti seperti perawatan darurat, tetapi beberapa layanan seperti radiologi dan laboratorium sempat mengalami hambatan.
Respons dari PLN dan Kesiapan Fasilitas Kesehatan
Solution For – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Aceh mengonfirmasi adanya gangguan teknis yang memicu pemadaman listrik serentak di sejumlah wilayah. Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Aceh, Lukman Hakim, menjelaskan bahwa tim teknis sedang bekerja keras untuk memperbaiki sistem kelistrikan. “Solusi untuk mengembalikan pasokan listrik berupa perbaikan jaringan yang mengalami gangguan,” katanya dalam siaran pers.
Solution For – Pemadaman listrik berdampak tidak hanya pada RSUD dr Fauziah Bireuen, tetapi juga pada berbagai fasilitas kesehatan lain di Aceh. Meski masyarakat umum mengalami keterbatasan karena gelap total, RSUD berusaha meminimalkan risiko dengan memastikan pasokan bahan bakar genset tetap stabil. “Kami sudah mempersiapkan solusi untuk menghadapi situasi seperti ini, termasuk melatih staf medis dalam skenario darurat,” tutur dr. Hulaimi. Fasilitas kesehatan lain, seperti puskesmas, lebih rentan terganggu karena keterbatasan peralatan dan daya respons.
Solution For – Dalam wawancara tambahan, dr. Hulaimi menjelaskan bahwa kejadian ini memperlihatkan pentingnya kesiapan sistem darurat di rumah sakit. “Solusi untuk menjaga operasional tetap lancar adalah memiliki generator cadangan dan perencanaan kebutuhan bahan bakar yang cukup,” katanya. Selain itu, rumah sakit juga mengandalkan pencahayaan alami dan sumber daya listrik dari kawasan sekitar untuk mengurangi dampak sementara. Namun, dia menekankan bahwa kejadian seperti ini bisa terjadi kapan saja, sehingga persiapan jangka panjang harus terus dilakukan.
Solution For – Pemadaman listrik yang terjadi di sekitar pemukiman warga di Jalan Banda Aceh-Medan, Desa Cot Tufah, Kecamatan Gandapura, Bireuen, juga memengaruhi aktivitas sehari-hari. Sebelum gelap total, tegangan listrik sempat tidak stabil, yang menimbulkan kekhawatiran akan gangguan lebih besar. Namun, berkat solusi untuk memperbaiki sistem jaringan, pemadaman akhirnya berakhir dalam waktu singkat. “Situasi ini menunjukkan bahwa solusi untuk kejadian serupa perlu lebih cepat dan terkoordinasi,” kata dr. Hulaimi.
Solution For – Pemulihan listrik yang berhasil dilakukan oleh PLN menunjukkan komitmen dalam menyediakan layanan energi yang andal. Meski demikian, dr. Hulaimi menyarankan adanya peningkatan infrastruktur kelistrikan di Aceh untuk mengurangi risiko pemadaman serupa. “Solusi untuk masa depan adalah investasi dalam jaringan listrik yang lebih tahan banting dan cadangan energi yang lebih besar,” katanya. Dengan begitu, rumah sakit dan fasilitas kesehatan lain bisa terus beroperasi tanpa gangguan signifikan.
