Skip to content
beritaterbaik
bd66379f-ae92-4c3e-ba95-2e54682ea02d-0
  • Home
  • News
  • Bisnis
  1. Home
  2. Bisnis
  3. Special Plan: Harga Emas Antam Hari Ini Terjun Bebas
Bisnis

Special Plan: Harga Emas Antam Hari Ini Terjun Bebas

Mary Hernandez Reporter Kamis, 28 Mei 2026 pukul 10:30 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
5fcffcee-d8e0-4e8c-91b3-596da49abf99-0

Special Plan – Liputan6.com, Jakarta – Harga emas yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau harga emas antam hari ini Kamis 28 Mei 2026 kembali merosot. Usai turun Rp 13.000 pada perdagangan kemarin, hari ini harga emas anjlok Rp 31.000. Mengutip laman logammulia.com, Kamis (28/5/2026), harga emas antam dipatok Rp 2.754.000 per gram.

Pada perdagangan sebelumnya, harga emas antam ditetapkan Rp 2.785.000. Harga buyback emas Antam juga turun pada hari ini. Harga buyback emas Antam hari ini turun Rp 37.000 menjadi Rp 2.557.000 per gram.

Untuk diketahui, harga buyback ini adalah jika Anda akan menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 2.557.000 gram. Sebagai informasi, harga emas antam mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Kamis 29 Januari 2026 di harga Rp 3.168.000 per gram. Sedangkan harga buyback emas Antam di angka Rp 2.989.000 per gram.

Informasi mengenai harga emas Antam ini bersumber dari situs resmi Logam Mulia, unit bisnis PT Aneka Tambang Tbk. Dengan demikian, data yang disajikan memiliki akurasi dan kredibilitas yang tinggi bagi publik. Berikut daftar harga emas Antam hari ini Kamis 28 Mei 2026: Sebelumnya, harga emas merosot ke level terendah dalam hampir dua bulan pada perdagangan Rabu (Kamis waktu Jakarta).

Harga emas dunia tertekan oleh meningkatnya ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat untuk meredam lonjakan inflasi di tengah konflik berkepanjangan antara Iran dan pihak sekutunya di Timur Tengah. Dikutip dari CNBC, Kamis (28/5/2026), harga emas di pasar spot turun 1,3% menjadi USUSD 4.450,09 per ons setelah sebelumnya menyentuh level terendah sejak 30 Maret 2026. Sementara itu, harga emas Amerika Serikat (AS) untuk pengiriman Juni juga melemah 1,2% ke posisi USD 4.448,90 per ons.

Wakil Presiden sekaligus analis senior logam mulia di Zaner Metals, Peter Grant mengatakan bahwa situasi di Timur Tengah masih menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan pasar emas. “Masih ada sedikit optimisme di pasar sebelumnya, tetapi semakin lama konflik berlangsung, optimisme tersebut mulai memudar,” ujar Grant. Ia menambahkan bahwa konflik yang terus berkepanjangan turut meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi global.

Tekanan terhadap harga emas sudah berlangsung sejak pecahnya perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran pada akhir Februari lalu. Penutupan efektif Selat Hormuz yang merupakan jalur penting yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia, telah memicu lonjakan harga minyak mentah Brent hingga 31%. Kenaikan harga energi tersebut memperbesar tekanan inflasi global dan memicu spekulasi bahwa bank-bank sentral di berbagai negara akan kembali menaikkan suku bunga acuan.

Di tengah ketegangan tersebut, televisi pemerintah Iran melaporkan bahwa Teheran telah menerima rancangan awal kerangka nota kesepahaman tidak resmi dengan Amerika Serikat. Dalam rancangan itu, Iran disebut bersedia memulihkan aktivitas pelayaran komersial melalui Selat Hormuz ke tingkat normal sebelum perang dalam waktu satu bulan. Sebagai imbalannya, Amerika Serikat akan menarik pasukan militernya dan menghentikan blokade laut yang diberlakukan sebelumnya.

Laporan tersebut sempat membuat harga emas mengurangi sebagian kerugiannya, meskipun sentimen pasar secara umum masih negatif. Pelaku pasar kini memperkirakan inflasi yang dipicu lonjakan harga energi akan mendorong bank sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed) menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin sebelum akhir tahun. Meski emas sering dianggap sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi, logam mulia ini cenderung kurang diminati saat suku bunga tinggi karena tidak memberikan imbal hasil.

Presiden Federal Reserve Minneapolis, Neel Kashkari, menyatakan bahwa bank sentral AS harus tetap fokus menahan risiko inflasi yang mulai meningkat. Namun, ia menilai masih terlalu dini untuk memastikan kapan perubahan kebijakan suku bunga akan dilakukan. Investor saat ini menantikan sejumlah data ekonomi Amerika Serikat yang akan dirilis pekan ini, termasuk indeks harga Personal Consumption Expenditures (PCE) untuk April yang dijadwalkan terbit pada Kamis.

Data tersebut dipandang sebagai salah satu indikator utama untuk menentukan arah kebijakan moneter The Fed selanjutnya.

Bagikan:

Berita Terkait

75cb4b5e-2e23-4076-8b0c-2d38f1fd0103-0

Key Strategy: Aturan Baru PPH Final UMKM 0,5%, Ini Daftar Wajib Pajak yang Berhak Menerima

30 Mei 2026
054781200_1469523917-agustina_melani-44

Liga Champions PSG Vs Arsenal: Segini Hadiah Uang yang Bakal Diterima Pemenang

30 Mei 2026

New Policy: Pegadaian Salurkan 913 Hewan Kurban pada Idul Adha 1447 H, Jangkau Berbagai Daerah di Indonesia

30 Mei 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

75cb4b5e-2e23-4076-8b0c-2d38f1fd0103-0

Key Strategy: Aturan Baru PPH Final UMKM 0,5%, Ini Daftar Wajib Pajak yang Berhak Menerima

53 menit yang lalu
054781200_1469523917-agustina_melani-44

Liga Champions PSG Vs Arsenal: Segini Hadiah Uang yang Bakal Diterima Pemenang

55 menit yang lalu

New Policy: Pegadaian Salurkan 913 Hewan Kurban pada Idul Adha 1447 H, Jangkau Berbagai Daerah di Indonesia

57 menit yang lalu

Latest Program: Influencer dan Selebgram Tak Bisa Nikmati PPh Final UMKM 0,5%

1 jam yang lalu
054781200_1469523917-agustina_melani-43

Official Announcement: Michael Dell Salip Mark Zuckerberg jadi Orang Terkaya ke-6 di Dunia

1 jam yang lalu

Kategori

  • Bisnis (795)
  • News (1063)
  • Uncategorized (1)

About Us

beritaterbaik menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Solving Problems: Jokowi Kaget, Demam ‘Mas Bahlil Ganteng’ Sampai Depan Rumahnya
  • Historic Moment: Polri Buru Bos dan Perekrut Utama di Balik Markas Judi Online di Hayam Wuruk
  • Top 3 News: Aktivitas Terakhir Anggota BPK Haerul Saleh Sebelum Meninggal dalam Kebakaran Rumah
  • Historic Moment: Kapolri Rotasi 9 Kapolda, Ini Daftar Lengkapnya

Quick Links

  • Bisnis
  • News
  • Uncategorized

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 . All rights reserved.