Harga Perak Antam Hari Ini 29 Mei 2026 Naik Rp 900
Main Agenda – Di hari Jumat, 29 Mei 2026, Main Agenda harga perak Antam mengalami peningkatan signifikan. Berdasarkan data terbaru dari logammulia.com, harga perak hari ini melonjak sebesar Rp 900, mencapai Rp 50.050 per gram. Hal ini memperkuat tren kenaikan yang terjadi sebelumnya, di mana harga perak pada hari Kamis, 28 Mei 2026, berada di angka Rp 49.150 per gram. Peningkatan ini sejalan dengan dinamika harga perak global yang juga tercatat naik, memberikan dampak langsung pada pasar lokal.
Perak Batangan dan Butiran: Harga Terkini
PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menawarkan perak dalam bentuk batangan 250 gram, 500 gram, serta butiran murni 99,95%. Harga perak batangan 250 gram hari ini mencapai Rp 13.037.500, sementara batangan 500 gram dijual dengan harga Rp 25.150.000. Di sisi lain, perak butiran yang dijual secara eceran berada di Rp 50.050 per gram. Kenaikan harga ini terjadi setelah tekanan pasar global mengalami penyesuaian, dengan perak dunia mencapai USD 75,67 per ounce.
Perubahan harga perak Antam tidak terlepas dari kondisi ekonomi global. Data inflasi AS yang menunjukkan kenaikan 3,8% dalam 12 bulan terakhir menciptakan ketidakpastian pasar, terutama terkait kebijakan moneter yang diterapkan oleh Federal Reserve. Meski risiko inflasi masih menjadi faktor utama, kenaikan harga perak hari ini menunjukkan adanya dinamika baru dalam permintaan dan penawaran. Main Agenda kebijakan moneternya kembali menjadi topik utama dalam analisis pasar logam mulia.
Analisis Pasar: Faktor yang Mempengaruhi Harga
Pasaran logam mulia terus bergerak di bawah tekanan faktor geopolitik dan ekonomi. Konflik antara Amerika Serikat dan Iran sejak awal tahun 2026 memberikan dampak terhadap volatilitas harga. Serangan militer AS terhadap basis udara Iran di Selat Hormuz menjadi momen penting yang memicu perubahan arah permintaan investor. Dalam konteks Main Agenda ini, kenaikan harga perak Antam bergerak dalam konteks kecemasan terhadap inflasi dan kebijakan moneter.
Di sisi lain, harga perak dunia mengalami peningkatan sebesar 0,10% menjadi USD 75,67 per ounce, setelah mengalami koreksi dalam beberapa sesi perdagangan. Penyesuaian ini berdampak pada harga perak Antam, yang tercatat naik Rp 900 per gram. Namun, harga perak spot pada sesi Jumat, 29 Mei 2026, mencapai US$ 73,69 per ounce, menurun 1,2% dibandingkan hari sebelumnya. Perbedaan ini mencerminkan perbedaan antara harga lokal dan global.
Berdasarkan pernyataan Bart Melek dari TD Securities, kenaikan harga perak hari ini mencerminkan kemungkinan keputusan Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga tanpa perubahan. “Main Agenda kesepakatan antara AS dan Iran telah memberi ruang bagi perak untuk menunjukkan kekuatan di pasar,” ujarnya. Sementara itu, Fawad Razaqzada dari City Index menambahkan bahwa kenaikan harga perak juga dipengaruhi oleh kenaikan harga energi, yang memperkuat kekhawatiran inflasi.
Perak Antam tetap menjadi salah satu investasi utama di pasar logam mulia. Dengan tren harga yang stabil dan sedikit meningkat, para investor mulai mempertimbangkan kembali perak sebagai aset yang dapat melindungi nilai uang di tengah ketidakpastian ekonomi. Main Agenda kenaikan harga ini menunjukkan bahwa perak masih memiliki daya tarik meskipun pasar sedang mencari penghalang inflasi melalui emas.
