Skip to content
beritaterbaik
bd66379f-ae92-4c3e-ba95-2e54682ea02d-0
  • Home
  • News
  • Bisnis
  1. Home
  2. Bisnis
  3. Key Discussion: Respons Protes Petani, Anak Usaha Bulog Jamin Tebu Lokal Terserap
Bisnis

Key Discussion: Respons Protes Petani, Anak Usaha Bulog Jamin Tebu Lokal Terserap

Daniel Smith Reporter Selasa, 02 Juni 2026 pukul 01:21 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
9da572eb-83b1-4471-8178-9808b262e039-0

Table of Contents

Toggle
  • Respons Protes Petani, Anak Usaha Bulog Jamin Tebu Lokal Terserap
    • Protes Petani dan Kebijakan Perum Bulog
    • Kebijakan Impor dan Dampak pada Pasar Lokal
    • Upaya Meningkatkan Keterlibatan Petani

Respons Protes Petani, Anak Usaha Bulog Jamin Tebu Lokal Terserap

Key Discussion – Berikut ini adalah Key Discussion mengenai pernyataan PT Gendhis Multi Manis, anak usaha Perum Bulog, yang menegaskan komitmen untuk menyerap hasil panen tebu dari petani lokal. Perusahaan ini berjanji akan mengalihkan produksi ke daerah seperti Blora atau wilayah lain yang lebih strategis. Dalam wawancara, Sri Emilia Mudiyanti, Plt Direktur Utama PT GMM, menyebutkan bahwa tim khusus telah dibentuk untuk menangani aspirasi petani dan menyusun skema penyerapan yang lebih optimal. Key Discussion ini juga menyoroti masalah pasokan tebu yang terganggu akibat peningkatan impor gula rafinasi.

Protes Petani dan Kebijakan Perum Bulog

Penjelasan dari PT GMM diberikan sebagai tanggapan atas aksi unjuk rasa petani tebu yang berlangsung di depan pabrik gula. Para petani mengeluhkan karena tebu hasil panen mereka tidak laku terjual. Emilia menjelaskan bahwa GMM belum beroperasi penuh akibat kendala teknis mesin. Sebagai bagian dari Perum Bulog, kebijakan penyerapan harus melewati proses evaluasi dan tata kelola yang ketat. Key Discussion dalam konteks ini menyoroti bagaimana kebijakan tersebut berdampak langsung pada keberlanjutan usaha petani.

“Kami sudah membentuk tim untuk membantu proses penyerapan dan pengalihan tebu petani ke pabrik gula lainnya. Saat ini juga sedang dilakukan pendataan wilayah-wilayah yang dapat membantu penyerapan tebu petani,” ujar Emilia, mengutip keterangan resmi, Senin (1/6/2026).

Dalam Key Discussion, para petani menyampaikan kekhawatiran terkait harga molase yang turun drastis hingga Rp1.000 per liter pada Maret 2026. “Ini persoalan besar. Jadi yang memukul petani kita, kita sendiri, molasenya tidak laku. Jadi harga turun terus, dulu Rp1.900 (per liter). Jadi aneh, kita satu sisi impor, tetapi produksi kita tidak laku,” sebut Emilia. Hal ini memicu kekhawatiran tentang efektivitas sistem distribusi gula nasional yang saat ini dianggap tidak seimbang.

Kebijakan Impor dan Dampak pada Pasar Lokal

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebelumnya menyoroti dampak banjir impor gula rafinasi yang mengganggu pasar lokal. Ia mengungkapkan bahwa gula rafinasi yang seharusnya diolah oleh industri justru masuk langsung ke lapangan, membuat harga gula konsumsi turun. Key Discussion dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR, Rabu (8/4/2026), menegaskan bahwa fenomena ini mengurangi daya saing produk lokal dan memperparah kesulitan petani.

“Yang terjadi di lapangan, Ibu, kita buka saja, rafinasi banjir, alau bocor, sedikit-sedikit, ini banjir. Nah itu terjadi, kami langsung telepon karena ada laporan dari petani di Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Sulsel. Itu rafinasi yang langsung masuk ke lapangan, ke pasar,” kata Amran dalam raker di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Key Discussion terkait dengan peran Bulog sebagai pelaku utama distribusi gula nasional juga menyoroti kesenjangan antara produksi dan kebutuhan. Dengan proyeksi 2025, luas panen tebu mencapai 563.357 hektare, dengan produktivitas GKP sebesar 4,74 ton per hektare. Produksi diperkirakan mencapai 2,67 juta ton, sedangkan kebutuhan nasional mencapai 6,7 juta ton. Hal ini menunjukkan adanya defisit yang perlu diperbaiki melalui kebijakan penyerapan yang lebih adil.

Upaya Meningkatkan Keterlibatan Petani

PT GMM berencana meningkatkan keterlibatan langsung petani melalui skema baru yang dirancang tim khusus. Key Discussion ini menggarisbawahi kebutuhan untuk memperkuat hubungan antara produsen dan pihak penyedia bahan baku. Selain itu, perusahaan juga mengadakan sesi diskusi dengan para petani untuk memahami permasalahan mereka secara mendalam. Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang bagi kenaikan harga dan penyerapan tebu lokal.

“Selain penyerapan, kita juga fokus pada peningkatan kualitas dan kuantitas. Kami ingin menyusun model kerja yang lebih responsif terhadap kebutuhan petani,” tambah Emilia dalam Key Discussion yang diadakan di kantor pusat GMM.

Dalam Key Discussion, para petani menginginkan kebijakan yang lebih transparan dan adil. Mereka menegaskan bahwa harga gula yang terus turun berdampak signifikan pada pendapatan. PT GMM berkomitmen untuk memperbaiki skema ini, meskipun masih ada tantangan teknis dan logistik yang perlu diatasi. Dengan kebijakan yang lebih efektif, Key Discussion ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk mengembalikan kepercayaan petani pada sistem distribusi gula nasional.

Bagikan:

Berita Terkait

4020eafe-7078-46e5-98f0-316906cc6362-0

Key Strategy: Prabowo: Desa Harus Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

2 Jun 2026
e1e20b7c-999e-47fe-9783-b6283f1c16f5-0

Key Strategy: 300 Pekerja Konstruksi Proyek Sekolah Rakyat Kantongi Sertifikasi Kompetensi

2 Jun 2026
f5c9cf35-5052-4d90-bd81-522b13e62cf2-0

New Policy: Harga Patokan Ekspor Emas Indonesia Turun

2 Jun 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

4020eafe-7078-46e5-98f0-316906cc6362-0

Key Strategy: Prabowo: Desa Harus Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

3 jam yang lalu
e1e20b7c-999e-47fe-9783-b6283f1c16f5-0

Key Strategy: 300 Pekerja Konstruksi Proyek Sekolah Rakyat Kantongi Sertifikasi Kompetensi

3 jam yang lalu
f5c9cf35-5052-4d90-bd81-522b13e62cf2-0

New Policy: Harga Patokan Ekspor Emas Indonesia Turun

3 jam yang lalu
3f30b6c5-b10b-4b60-8d0e-a79cce412393-0

Key Strategy: Aturan Baru, PT hingga BUMDes Tak Lagi Nikmati Pajak Penghasilan Final 0,5%

3 jam yang lalu
968d74ce-9391-4f43-910f-dde75ed7c7c9-0

Meeting Results: Harga Sawit Anjlok, Petani Swadaya Paling Terdampak

3 jam yang lalu

Kategori

  • Bisnis (837)
  • News (1188)
  • Uncategorized (1)

About Us

beritaterbaik menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Special Plan: PDIP Ungkap Arti Penting Keakraban Prabowo dan Megawati di Hari Lahir Pancasila
  • Historic Moment: Polri Buru Bos dan Perekrut Utama di Balik Markas Judi Online di Hayam Wuruk
  • Top 3 News: Aktivitas Terakhir Anggota BPK Haerul Saleh Sebelum Meninggal dalam Kebakaran Rumah
  • Historic Moment: Kapolri Rotasi 9 Kapolda, Ini Daftar Lengkapnya

Quick Links

  • Bisnis
  • News
  • Uncategorized

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 . All rights reserved.