Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Pramono Minta Warga Tak Terprovokasi Usai Bentrokan di Menteng

Mary Hernandez - beritaterbaik.com 3 mins read 10 views

Jakarta — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung kembali menegaskan posisinya untuk menjaga ketenangan masyarakat setelah terjadinya insiden kekerasan antarwarga

Pramono Minta Warga Tak Terprovokasi Usai Bentrokan di Menteng

Pramono Minta Warga Tak Terprovokasi Usai Bentrokan di Menteng

Beritaterbaik.com – Jakarta — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung kembali menegaskan posisinya untuk menjaga ketenangan masyarakat setelah terjadinya insiden kekerasan antarwarga di kawasan Menteng. Dalam pernyataannya, Pramono Minta Warga Tak Terprovokasi agar situasi tidak semakin memanas dan meluas ke berbagai titik di ibu kota. Imbauan ini disampaikan menyusul kerusuhan yang terjadi di Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu pagi (26/7/2026).

Politisi senior dari PDI Perjuangan tersebut juga menekankan pentingnya setiap warga menahan diri dan tidak mudah terpancing emosi. Ia berharap masyarakat tidak melakukan langkah-langkah yang dapat memicu eskalasi konflik lebih lanjut. Pramono Minta Warga Tak Terprovokasi karena tindakan provokatif dari salah satu pihak dapat memperburuk keadaan dan menimbulkan korban lebih banyak.

Saya mengimbau kepada semua masyarakat kita untuk kepala dingin, tidak melakukan tindakan provokasi yang berpotensi untuk memperluas konflik.

Pernyataan tersebut disampaikan Pramono di Balai Kota DKI Jakarta pada Senin (27/7/2026). Ia juga meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, karena hal tersebut berpotensi memperlebar lingkup konflik. Pramono Minta Warga Tak Terprovokasi dengan tidak tergesa-gesa mengambil kesimpulan dari berita yang beredar di media sosial maupun platform digital lainnya.

Tidak menyebarkan informasi atau disinformasi yang tidak berdasarkan fakta, dan tidak merusak fasilitas umum.

Kronologi Lengkap Insiden di Menteng

Polisi mengungkap bahwa bentrokan terjadi pada Minggu pagi (26/7/2026). Insiden ini menewaskan satu orang dan diduga bermula dari perselisihan saat sekelompok orang hendak membeli sarapan. Menurut keterangan saksi mata, awalnya ada kelompok yang datang untuk membeli sarapan namun merasa tidak dilayani dengan baik. Hal ini memicu kemarahan dan mereka menggeber kendaraannya pergi.

Jadi ada kelompok dari yang diserang ini datang mau beli sarapan, kemudian mungkin tidak dilayani dengan baik atau tidak berkenan, sehingga menggeber kendaraannya. Kemudian dia pergi, kemudian datang lagi dengan membawa teman-temannya merusak gerobak penjual nasi uduk atau sarapan tersebut.

Kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, perusakan gerobak tersebut memicu reaksi warga sekitar hingga terjadi aksi saling serang. Saat melakukan olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan puing bangunan dan kendaraan yang terbakar, serta bercak darah dan batu yang berlumuran darah. Bukti-bukti ini menjadi penting dalam proses penyelidikan selanjutnya.

Di TKP kita menemukan ada puing-puing, puing-puing dari bangunan yang terbakar, juga ada kendaraan yang terbakar, juga jejak darah dan batu yang berlumuran darah.

Akibat bentrokan tersebut, dua orang sempat dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis. Namun, satu di antaranya meninggal dunia. Pramono Minta Warga Tak Terprovokasi agar tidak ada tindakan balas dendam yang dapat memperparah situasi. Insiden ini menjadi pengingat penting bagi seluruh warga Jakarta untuk tetap menjaga toleransi dan saling menghormati.

Informasi terbaru dari dua orang yang diamankan dari TKP masih dalam kondisi kritis saat dibawa, namun ketika di rumah sakit ada satu yang sudah meninggal.

Upaya Menjaga Situasi Kondusif

Menurut Pramono, Pemprov DKI Jakarta telah menginstruksikan seluruh jajarannya untuk berkoordinasi dengan aparat penegak hukum serta berbagai elemen masyarakat guna menjaga situasi tetap kondusif. Koordinasi ini mencakup tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda yang memiliki peran penting dalam menenangkan warga. Pramono Minta Warga Tak Terprovokasi dengan memberikan ruang bagi dialog dan musyawarah untuk menyelesaikan masalah.

Saya telah melakukan dan menginstruksikan kepada jajaran Pemerintah DKI Jakarta untuk berkoordinasi dengan aparat penegak hukum, dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, guna menjaga situasi agar tetap berjalan dengan kondusif dan damai.

Pramono menyatakan bahwa Pemprov DKI menaruh harapan kepada aparat penegak hukum agar menangani kasus tersebut sesuai ketentuan yang berlaku. Ia ingin agar persoalan kasus bentrokan antarwarga ini dapat diselesaikan dengan baik tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan. Proses hukum yang transparan dan adil akan menjadi kunci dalam memulihkan kepercayaan masyarakat.

Lebih lanjut, Pramono kembali mengingatkan soal pentingnya menjaga Jakarta secara bersama-sama di tengah situasi yang bergejolak. Ia menegaskan bahwa setiap warga memiliki tanggung jawab untuk tidak menjadi bagian dari masalah. Pramono Minta Warga Tak Terprovokasi dengan tetap tenang dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.

Sekali lagi saya mengajak seperti hal yang selalu berulang kali saya sampaikan, Jakarta ini perlu kita jaga bersama-sama, maka ‘Jaga Jakarta’ menjadi penting dalam kondisi yang seperti ini.

Gabung diskusi