Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Dua Kelompok Bentrok di Menteng Berdamai, Minta Proses Hukum Tetap Lanjut

James Brown - beritaterbaik.com 2 mins read 6 views

Jakarta - Setelah terjadi keributan di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, keluarga korban yang meninggal dunia bersama perwakilan warga setempat telah

Dua Kelompok Bentrok di Menteng Berdamai, Minta Proses Hukum Tetap Lanjut

Kedua Pihak Berdamai Pasca Bentrok di Menteng, Proses Hukum Diserahkan ke Polisi

Beritaterbaik.com – Jakarta – Setelah terjadi keributan di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, keluarga korban yang meninggal dunia bersama perwakilan warga setempat telah mencapai kesepakatan. Keduanya berkomitmen untuk menjaga situasi tetap kondusif dan menyerahkan sepenuhnya penanganan hukum kepada kepolisian. Keputusan ini diumumkan setelah pertemuan yang difasilitasi oleh Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol Asep Edi Suheri, pada Senin (27/7/2026).

Kesepakatan Menjaga Ketertiban Lingkungan

Ica Risanggeni, Ketua RT 08 RW 04 Kelurahan Pegangsaan, Menteng, menjelaskan bahwa kedua belah pihak telah berdamai. Mereka juga sepakat untuk menjaga keamanan lingkungan agar aktivitas masyarakat dapat kembali seperti semula.

“Kami sudah dipertemukan oleh Bapak Kapolda maupun aparat setempat dengan perwakilan keluarga korban. Kami juga mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya rekan kita,” ujar Ica di Polda Metro Jaya.

Ica juga memberikan imbauan kepada warga, terutama di kawasan Matraman dan sekitarnya, agar tidak mudah terprovokasi dan tetap menjaga ketertiban umum.

“Saya berharap semua warga di sekitar Matraman dapat menjaga kondusivitas. Tidak usah takut bagi warga yang ingin berdagang, silakan dilanjutkan saja. Kami sudah berdamai dengan perwakilan keluarga korban,” tambahnya.

Keluarga Korban Serahkan Semua pada Polisi

Dari pihak keluarga korban, Dami Renjaan menyampaikan rasa menyesal atas peristiwa yang menewaskan P. Meskipun demikian, keluarga memutuskan untuk mempercayakan seluruh proses hukum kepada aparat penegak hukum.

“Kami yakin dan percaya aparat penegak hukum dapat bekerja secara profesional dan adil dalam menyelesaikan persoalan ini sehingga memberikan rasa keadilan bagi kita semua,” kata Dami.

Dami juga mengimbau seluruh keluarga, termasuk masyarakat Indonesia Timur, untuk tidak terpancing emosi dan tetap menjaga keamanan serta ketertiban.

“Mari kita kembali menjaga keamanan dan ketertiban. Kita serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Kami yakin proses ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan keadilan bagi kita semua,” tegasnya.

Korban Bukan Warga Lokal atau Anggota Kelompok Tertentu

Dami juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Metro Jaya beserta jajarannya yang telah memfasilitasi pertemuan antara keluarga korban dan warga serta mengawal proses hukum yang sedang berjalan.

Merespons isu yang berkembang, Dami menegaskan bahwa korban bukanlah warga yang berdomisili di kawasan Jalan Tambak maupun bagian dari kelompok tertentu. Menurutnya, P hanya kebetulan berada di lokasi saat insiden terjadi dan tidak terlibat dalam aksi yang memicu bentrok.

“Adik kami ini kebetulan hanya berada di situ. Bukan pihak yang sebagaimana diberitakan sebelumnya, seolah-olah makan tidak bayar atau menggeber-geber knalpot motor. Itu tidak,” jelas Dami.

Gabung diskusi