Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Prabowo: Hukum Bukan Untuk Orang Kuat dan Kaya Saja

Mary Hernandez 2 mins read 1 views

Prabowo: Hukum Bukan Hanya untuk Orang Kuat dan Kaya Resmikan Bendungan Meninting di Lombok Timur, NTB Prabowo - Dalam acara peresmian Bendungan Meninting di

Prabowo: Hukum Bukan Untuk Orang Kuat dan Kaya Saja

Prabowo: Hukum Bukan Hanya untuk Orang Kuat dan Kaya

Resmikan Bendungan Meninting di Lombok Timur, NTB

Prabowo – Dalam acara peresmian Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, pada Jumat (10/7/2026), Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen terhadap pemberantasan korupsi. Ia menyampaikan bahwa penerapan hukum harus merata dan tidak terbatas pada kelompok tertentu.

“Kita akan menjalankan hukum secara konsisten, tidak hanya bagi orang kuat atau kaya. Karena hukum itu milik seluruh rakyat, bukan sekadar alat untuk memperkuat kekuasaan pihak tertentu,” tegas Prabowo.

Prabowo menekankan bahwa perjuangan untuk keadilan dan pemberantasan korupsi merupakan prioritas utama pemerintah. Ia menyebutkan bahwa upaya ini dilakukan bersama koalisi pendukungnya guna mencapai kemakmuran yang lebih luas.

“Dengan mandat dari rakyat, kita bersama-sama memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Tujuannya adalah mengurangi, bahkan menghabisi praktik korupsi agar anggaran tidak terbuang percuma,” jelasnya.

Menurut Prabowo, Indonesia tidak mungkin maju jika korupsi terus berjalan. Ia meminta semua pejabat negara, baik di kementerian maupun lembaga, untuk memperbaiki diri dan mematuhi kehendak masyarakat.

“Saya tidak ingin melihat ke belakang, tapi mohon perbaikan diri. Janganlah melawan keinginan rakyat. Mereka tidak ingin korupsi terus berlangsung dan penipuan dilanjutkan,” imbuh Prabowo.

Prabowo juga mengingatkan bahwa semua jabatan dan atribut kehormatan dalam institusi TNI, Polri, serta Kejaksaan Agung berasal dari rakyat. Ia meminta pejabat hukum untuk mengintrospeksi diri dan tetap berakhlak baik.

“Topi, sepatu, dan pangkat yang kalian gunakan milik rakyat. Jangan pernah lupa bahwa Anda adalah bagian dari mereka,” ujarnya.

Artikel terkini bisa dibaca di Berita Liputan6.

Gabung diskusi