Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Latest Program: Usia Harapan Hidup Warga Banyuwangi Naik, Bupati Ipuk Terus Perkuat Program Lansia

Linda Moore 2 mins read 9 views

apan Hidup Warga Banyuwangi Naik, Bupati Ipuk Perkuat Program untuk Lansia Latest Program - Kabupaten Banyuwangi mencatat peningkatan rata-rata usia harapan

Latest Program: Usia Harapan Hidup Warga Banyuwangi Naik, Bupati Ipuk Terus Perkuat Program Lansia

Usia Harapan Hidup Warga Banyuwangi Naik, Bupati Ipuk Perkuat Program untuk Lansia

Latest Program – Kabupaten Banyuwangi mencatat peningkatan rata-rata usia harapan hidup (UHH) secara bertahap setiap tahunnya. Angka UHH pada 2025 mencapai 74,43 tahun, naik dari 74,13 tahun pada 2024. Kenaikan ini menjadi bukti keberhasilan upaya pembangunan daerah, terutama dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam rangkaian perayaan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengungkapkan komitmen untuk melanjutkan program yang memperkuat kesejahteraan lansia. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memimpin berbagai inisiatif, seperti pengembangan layanan kesehatan, penguatan Posyandu Lansia, serta pembinaan keluarga dan masyarakat.

Program Pemberdayaan yang Berkelanjutan

Usia harapan hidup yang meningkat dianggap sebagai indikator penting dalam memperlihatkan kemajuan pembangunan. Bupati Ipuk menekankan perlunya pendekatan inklusif, karena menurutnya lansia harus dianggap sebagai bagian aktif dari proses pembangunan.

“Kami terus mendorong kegiatan sosial kemasyarakatan agar lansia tetap sehat, mandiri, dan aktif. Mereka adalah bagian penting dari masyarakat yang berperan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ipuk saat bertemu lansia di Pendopo Sabha Swagata Blambangan.

Bupati juga menjelaskan bahwa lansia di Banyuwangi dilibatkan dalam perencanaan pembangunan melalui program “Rembang Lansia”. Forum ini bertujuan menyusun kebijakan yang lebih memperhatikan kebutuhan lansia.

Rembang Lansia dan Sekolah Lansia Tangguh

HLUN 2026 mengusung tema “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh”, yang menegaskan lansia bukan beban melainkan aset penting. Mereka dianggap memiliki pengalaman dan nilai-nilai kehidupan yang bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda.

“Lansia adalah subjek pembangunan, bukan objek. Mereka aktif dalam berbagai bidang, seperti sosial, ekonomi, dan pendidikan,” tambah Ipuk.

Dalam acara tersebut, Ipuk menyerahkan sertifikat kepada 30 lansia yang telah menyelesaikan program Sekolah Lansia Tangguh (Selantang). Program ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup lansia melalui pendidikan nonformal.

Plt Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan KB Banyuwangi, Puguh Setyo Widodo, menjelaskan bahwa Selantang membekali lansia dengan pengetahuan tentang kesehatan, keterampilan, dan psikologi. Selain itu, lansia juga diberi pelatihan kewirausahaan.

“Dengan bekal tersebut, lansia diharapkan mampu menikmati masa tuanya secara lebih bermakna dan mandiri,” kata Puguh.

Pemerintah terus memberikan apresiasi kepada lansia atas kontribusi mereka dalam mengembangkan masyarakat. Keberhasilan program ini menunjukkan upaya yang terus dilakukan untuk mewujudkan lansia yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat).

Gabung diskusi