Latest Program BRILink: Kisah Sukses dari Modal Rp 20 Juta hingga Transaksi Rp 5 Miliar per Bulan
Latest Program BRILink menghadirkan kesempatan bisnis yang menjanjikan bagi pelaku usaha kecil. Di tengah persaingan ketat di pasar Sukamakmur, Kota Bogor, salah satu agen BRILink mencatatkan pertumbuhan luar biasa. Dengan modal awal hanya sekitar Rp 20 juta, mereka kini mengelola tiga cabang yang menghasilkan transaksi hingga Rp 5 miliar per bulan. Ini membuktikan bahwa layanan perbankan digital dapat menjadi jalan berkelanjutan bagi pengusaha lokal.
Motivasi Awal dan Awal Karier
Pasangan Niseu Susila (30) dan Suryani (35) memulai usaha BRILink setelah berpengalaman di berbagai waralaba sederhana. Mereka memilih berbasis kemitraan karena menggabungkan kebutuhan masyarakat akan layanan keuangan mudah. Seiring waktu, usaha ini berkembang sesuai dengan permintaan warga sekitar, sebelum akhirnya mereka memutuskan bergabung dengan BRILink pada tahun 2022.
“Kami buka BRILink karena kebutuhan warga sekitar. Karena bank jauh banget dari sini,” kata Niseu saat berbincang dengan Liputan6.com, Sabtu (2/5/2026).
Bagi para pelaku usaha kecil, Latest Program BRILink menjadi solusi praktis untuk menjangkau layanan keuangan tanpa harus ke kantor cabang. Awalnya, transaksi harian hanya lima orang, tetapi jumlah pelanggan terus bertambah. Setahun kemudian, aktivitas transaksi mencapai ratusan per hari. Dalam tiga tahun, mereka menambah dua cabang dengan konsep penjualan yang beragam, termasuk fokus pada kerudung dan kosmetik.
Strategi dan Pertumbuhan Bisnis
Dengan memanfaatkan Latest Program BRILink, Niseu dan Suryani mampu meningkatkan daya tarik usaha mereka. Layanan tarik tunai dan transfer menjadi andalan, dengan transaksi harian mencapai Rp 100 juta. Biaya administrasi mulai dari Rp 5 ribu untuk nominal Rp 1 juta hingga Rp 10 ribu untuk transaksi lebih besar. Kombinasi antara layanan keuangan dan penjualan produk lokal membantu membangun kepercayaan pelanggan.
Total transaksi BRILink mereka saat ini mencapai Rp 5 miliar per bulan, dengan pendapatan utama sekitar Rp 2 miliar. Transaksi utama berasal dari warga sekitar, khususnya pembayaran kebutuhan harian seperti BPJS. Layanan tarik tunai, misalnya, menjadi pilihan favorit banyak orang, menjadikan BRILink sebagai titik kepercayaan keuangan di lingkungan mereka.
Dampak Keuangan dan Pencapaian
Berkat Latest Program BRILink, kondisi keuangan keluarga Niseu dan Suryani meningkat drastis. Pendapatan tambahan memperkuat pengembangan usaha lain yang mereka jalankan. “Alhamdulillah mempengaruhi,” ujar Niseu sambil tersenyum. Kini, mereka sedang membangun rumah dan sudah mampu melakukan umrah bersama keluarga. “Alhamdulillah lagi bangun rumah. Sudah umrah juga,” tambah Suryani.
Usaha BRILink juga memberi dampak sosial signifikan. Kebutuhan masyarakat akan layanan perbankan yang mudah diakses menjadi dasar pertumbuhan usaha ini. Selain itu, pelaku usaha ini menciptakan peluang kerja baru, dari satu karyawan awal hingga lima orang yang membantu operasional tiga cabang.
Kerja Keras dan Persaingan
Keberhasilan Latest Program BRILink ini tidak terlepas dari upaya maksimal Niseu dan Suryani. Mereka menggunakan pendekatan personal untuk menarik pelanggan, sekaligus mengembangkan strategi promosi melalui media sosial seperti Instagram dan TikTok. Meski penjualan online belum maksimal, langkah ini membantu memperluas jangkauan.
Program kartu member yang mereka ciptakan juga menjadi daya tarik tambahan. Stempel per hari bisa ditukar dengan hadiah, mulai dari kipas angin hingga minyak goreng. Keberhasilan ini membuktikan bahwa integrasi layanan digital dengan strategi pemasaran bisa meningkatkan daya saing usaha kecil.
Perencanaan Masa Depan
Ke depan, Niseu dan Suryani berencana memperluas usaha dengan menambah empat cabang baru. Saat ini, satu lokasi lain sudah dalam persiapan untuk dioperasikan di atas lahan yang sudah dipersiapkan. Dengan Latest Program BRILink sebagai fondasi, mereka optimis bisa mencapai pertumbuhan lebih besar lagi. Tekad ini juga menggambarkan potensi bisnis digital bagi pelaku usaha lokal.
