Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Important Visit: Daftar Barang Bukti Disita Polisi dari 12 Lokasi Penggeledahan

Barbara Miller 3 mins read 1 views

Important Visit: Daftar Barang Bukti Disita Polisi dari 12 Lokasi Penggeledahan Important Visit – Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan terhadap 12 lokasi

Important Visit: Daftar Barang Bukti Disita Polisi dari 12 Lokasi Penggeledahan

Important Visit: Daftar Barang Bukti Disita Polisi dari 12 Lokasi Penggeledahan

Important Visit – Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan terhadap 12 lokasi berbeda dalam upaya mengungkap kasus dugaan suap, gratifikasi, serta tindak pidana pencucian uang (TPPU). Investigasi ini melibatkan pemeriksaan terhadap 15 saksi guna memperdalam fakta-fakta yang terkait dengan skandal korupsi yang sedang diselidiki. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan bahwa penyidik menggunakan berbagai strategi untuk memastikan proses penggeledahan berjalan efektif, termasuk memeriksa barang bukti serta mengumpulkan data dari sumber-sumber terpercaya.

“Penyidikan terhadap 12 lokasi merupakan bagian dari langkah strategis dalam menegakkan hukum secara transparan. Dengan menggabungkan keterangan saksi dan bukti fisik, kita dapat membangun kasus yang kuat,” kata Budi dalam konferensi pers, Jumat (10/7/2026) malam.

Rumah Parahyangan Golf Nomor Dua, Babakan Madang

Dalam satu dari 12 lokasi, yaitu rumah di Parahyangan Golf Nomor 2, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, petugas menyita sejumlah barang bukti penting. Di antaranya adalah 74 kilogram emas batangan, 4.767.300 dolar Amerika Serikat (US Dollar), 14.083.800 dolar Singapura, serta Rp 100 juta. Barang bukti ini diyakini berkaitan dengan transaksi korupsi yang terjadi di lingkungan korporasi tertentu. Selain itu, penyidik juga menemukan dua bingkai foto keluarga dan uang dalam bentuk mata uang asing seperti 84.356 US Dollar, 83.394 dolar Singapura, 33.100 baht Thailand, serta uang dari negara lain.

Kafe De’Clan di Cipete

Dari lokasi kedua, yaitu Kafe De’Clan di Cipete, penyidik mengamankan 3.130.000 dolar Singapura. Lokasi ini diduga menjadi tempat pertemuan para pihak terkait dalam upaya menyelesaikan transaksi korupsi. Budi menyebutkan bahwa selama penggeledahan, petugas juga memastikan tidak ada barang bukti yang terlewat, termasuk dokumen-dokumen yang bisa menjelaskan alur dana ilegal.

Rumah di Cilandak, Jakarta Selatan

Di salah satu lokasi, yaitu rumah di Cilandak, Jakarta Selatan, penyidik menemukan bukti-bukti terkait dugaan TPPU. Budi menjelaskan bahwa penyidik terus memperluas investigasi, baik melalui pemeriksaan saksi maupun pengumpulan barang bukti di berbagai lokasi. Proses ini dilakukan dalam rangka memberikan informasi akurat kepada publik terkait kasus yang sedang diusut.

Barang Bukti Lainnya dari Lokasi Penggeledahan

Dari 12 lokasi yang disita, petugas mengumpulkan berbagai jenis bukti, termasuk uang dalam bentuk rupiah dan mata uang asing. Selain itu, barang bukti seperti rekening bank, dokumen perjanjian, dan alat komunikasi juga diperiksa secara rinci. Total nilai barang bukti yang disita mencapai lebih dari 4 miliar rupiah, menunjukkan skala transaksi korupsi yang cukup besar.

Important Visit ini menjadi momentum penting bagi penyidik untuk mengungkap seluruh jaringan korupsi yang terlibat. Berbagai bukti yang ditemukan, seperti uang tunai dan dokumen, akan menjadi dasar untuk menetapkan tersangka dalam kasus dugaan suap dan TPPU. Budi menegaskan bahwa penyidikan tidak hanya berfokus pada satu lokasi, tetapi menyebar ke berbagai titik yang relevan.

Koordinasi dengan KPK dan Proses Selanjutnya

Kehadiran aparat penegak hukum dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam penggeledahan ini menunjukkan komitmen lembaga-lembaga hukum untuk memperkuat investigasi. Budi menyatakan bahwa KPK terlibat aktif dalam memastikan proses penyidikan berjalan lancar, khususnya dalam menyelidiki dugaan korupsi pada periode 2020–2025. “KPK memberikan dukungan teknis dan berbagi data untuk mempercepat proses penyelesaian,” tambah Budi.

Important Visit ini juga menjadi bagian dari upaya menyelidiki kasus korupsi tata kelola pasokan batu bara yang menyebabkan pemadaman listrik. Selain itu, penyidik sedang memeriksa dugaan pengelolaan dana yang tidak transparan dalam PT Asabri dan PT Jiwasraya. Dengan menemukan bukti-bukti kuat, Polda Metro Jaya berharap dapat menyampaikan hasil penyidikan dalam waktu dekat.

Gabung diskusi