Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Historic Moment: Shelter Ojol Sudirman-Thamrin Resmi Beroperasi, Gratis 24 Jam

Linda Moore 2 mins read 10 views

Gratis 24 Jam Historic Moment – Liputan6.com, Jakarta – Pada Selasa (7/7/2026), Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi membuka Shelter Ojol

Historic Moment: Shelter Ojol Sudirman-Thamrin Resmi Beroperasi, Gratis 24 Jam

Shelter Ojol Sudirman-Thamrin Beroperasi, Gratis 24 Jam

Historic Moment – Liputan6.com, Jakarta – Pada Selasa (7/7/2026), Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi membuka Shelter Ojol Sudirman-Thamrin di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat. Fasilitas ini menjadi Historic Moment penting dalam upaya pengelolaan transportasi ojek online (ojol) di Ibu Kota. Dengan adanya shelter ini, pengguna bisa lebih nyaman dan terorganisir saat menggunakan layanan ojol, terutama di area yang menjadi pusat aktivitas sehari-hari.

Langkah Strategis dalam Menata Mobilitas

Shelter Ojol Sudirman-Thamrin merupakan hasil kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta, Wisma Kosgoro, dan Grab Indonesia. Dalam peresmian, Pramono Anung menekankan bahwa Historic Moment ini bukan hanya tentang pembukaan fisik, tetapi juga tentang pengembangan sistem transportasi yang lebih terpadu. Menurutnya, penataan antar-jemput ojol dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di kota yang padat penduduknya ini.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menjelaskan bahwa shelter ini dirancang untuk menjadi Historic Moment baru dalam efisiensi mobilitas. “Fasilitas ini bisa mengoptimalkan ketersediaan pengemudi dan penumpang, sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna layanan transportasi ojol,” kata Budi. Selain itu, pengguna bisa memanfaatkan shelter ini secara gratis 24 jam sehari, tanpa batas waktu.

“Dengan adanya shelter ini, kita bisa menciptakan Historic Moment dalam peningkatan konektivitas Jakarta,” ujarnya. Ia menambahkan, pihaknya terus mendorong kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan pengelolaan transportasi yang lebih baik.

Komersialisasi dan Fasilitas Lengkap

Shelter Ojol Sudirman-Thamrin didirikan dengan tujuan menata ruang antar-jemput ojol di area strategis. Menurut Budi, fasilitas ini akan dilengkapi dengan tempat tunggu yang nyaman, informasi layanan, dan area istirahat untuk pengemudi. “Selain itu, kita juga akan mengintegrasikan sistem ini dengan layanan transportasi umum lainnya,” jelasnya. Dengan adanya shelter, pengguna bisa lebih mudah menemukan pengemudi ojol yang siap melayani.

Pemprov DKI Jakarta juga mengungkapkan rencana untuk memperluas jaringan shelter ke berbagai titik lain. Budi menyebutkan, selain Sudirman-Thamrin, lokasi strategis seperti Bundaran HI, Stasiun Palmerah, dan terminal perjalanan akan menjadi prioritas. “Ini adalah Historic Moment awal dari perluasan fasilitas transportasi yang lebih terstruktur,” tegasnya. Harapan pemerintah adalah konsep ini bisa diterapkan di lebih banyak wilayah, termasuk daerah yang membutuhkan penataan lebih intensif.

Di sisi lain, pengguna ojol dan masyarakat umum antusias menyambut adanya shelter ini. Banyak yang mengatakan bahwa Historic Moment ini bisa meningkatkan pengalaman pengguna dan memperbaiki kualitas transportasi. “Saya senang bisa menggunakan layanan ojol dengan lebih nyaman karena ada tempat antar-jemput yang teratur,” ujar salah satu pengguna. Menurutnya, shelter ini juga membantu mengurangi kebingungan saat mencari pengemudi di jam sibuk.

Menurut data yang dihimpun, penggunaan ojol di Jakarta terus meningkat seiring berkembangnya kebutuhan mobilitas masyarakat. Dengan adanya shelter, diharapkan ada peningkatan efisiensi operasional para pengemudi, serta keberlanjutan layanan bagi pengguna. “Ini adalah Historic Moment menuju transportasi yang lebih baik dan berkelanjutan,” imbuh Budi. Ia menargetkan pembukaan lima shelter lain dalam setahun ke depan sebagai bagian dari strategi transportasi DKI Jakarta.

Gabung diskusi