Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Gubernur Agustiar Sabran Turun Langsung Pimpin Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah

Daniel Smith - beritaterbaik.com 3 mins read 1 views

Palangka Raya — Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, turun langsung memimpin penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah

Gubernur Agustiar Sabran Turun Langsung Pimpin Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah

Gubernur Agustiar Sabran Turun Langsung Pimpin Karhutla

Beritaterbaik.com – Palangka Raya — Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, turun langsung memimpin penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah tersebut. Kunjungan ini dilakukan pada hari Jumat, 24 Juli 2026, bersama Kapolda dan Kabinda ke Kabupaten Pulang Pisau. Kehadiran langsung sang gubernur menunjukkan komitmen pemerintah provinsi dalam mempercepat respons terhadap bencana yang sedang terjadi.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Agustiar Sabran Turun Langsung memantau secara langsung kinerja tim gabungan yang bertugas melakukan pemadaman api. Ia juga turut serta dalam proses penanganan yang mulai menunjukkan kemajuan positif. Menurut Agustiar Sabran, dampak karhutla tidak hanya mencakup kerusakan pada hutan dan lahan, namun juga berpotensi menurunkan kualitas udara sehingga dapat memicu penyakit infeksi saluran pernapasan (ISPA).

Pokoknya gerak cepat, harus gerak cepat. Tidak boleh ada tunggu-tungguan, semua stakeholder harus siap, kita sama-sama menjaga rakyat Kalimantan Tengah dari berbagai dampak dari karhutla.

Untuk mempercepat pengendalian kebakaran, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengerahkan seluruh unsur operasi, baik melalui jalur darat maupun udara, di sejumlah lokasi prioritas. Berbagai langkah dilakukan secara terpadu, mulai dari patroli udara, pemadaman di darat, operasi water bombing, hingga patroli dan sosialisasi kepada masyarakat. Koordinasi yang baik antar instansi menjadi kunci keberhasilan penanganan bencana ini.

Koordinasi Lintas Instansi Diperkuat

Agustiar Sabran mengatakan koordinasi lintas instansi terus diperkuat agar penanganan karhutla dapat berjalan lebih efektif. Ia menekankan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam upaya ini. Kami juga terus memperkuat koordinasi dengan BNPB, BMKG, TNI, Polri, kementerian/lembaga terkait, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, relawan, serta seluruh elemen masyarakat agar penanganan Karhutla berjalan efektif dan terintegrasi.

Dalam operasi udara, Satuan Tugas (Satgas) mengerahkan armada patroli sekaligus helikopter water bombing untuk memantau dan menangani titik-titik kebakaran. Berdasarkan hasil patroli udara, masih terdapat sejumlah lokasi yang memerlukan penanganan intensif, terutama di Kecamatan Jabiren, Kabupaten Pulang Pisau. Kawasan tersebut tercatat memiliki area terbakar sekitar 9 hektare, sementara sekitar 15 hektare lainnya masih mengeluarkan asap tebal.

Sebagai bagian dari upaya percepatan pemadaman, operasi water bombing terus dilakukan. Helikopter AS332C1 PK-DAN telah melaksanakan 72 kali pengeboman air di wilayah Jabiren, sedangkan helikopter EH-60A ZK-HKU melakukan 82 kali pengeboman air di kawasan Tumbang Nusa. Angka-angka ini menunjukkan intensitas operasi yang tinggi untuk mengatasi api yang masih berkobar.

Kesiapsiagaan Personel Ditingkatkan

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalimantan Tengah yang juga menjabat sebagai Komandan Harian Satgas Pengendali Karhutla, Ahmad Toyib, memastikan seluruh personel terus meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi meningkatnya potensi kebakaran di wilayah tersebut. Seluruh personel, baik Satgas Udara, Satgas Darat maupun tim pendukung operasi, kami kerahkan secara optimal sesuai tugas dan fungsinya.

Fokus kami memastikan setiap titik api dapat segera terdeteksi dan ditangani secepat mungkin agar tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas. Ahmad Toyib juga menambahkan bahwa personel akan bekerja dalam sistem shift untuk memastikan pemantauan berjalan 24 jam. Selain itu, peralatan pemadam dan kendaraan operasional juga telah disiapkan dengan baik untuk mendukung operasi di lapangan.

Gubernur Agustiar Sabran Turun Langsung dalam kunjungan ini juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan karhutla. Ia berharap kerja sama yang baik ini dapat terus dipertahankan hingga situasi kembali normal. Dengan upaya yang terkoordinasi dan konsisten, diharapkan bencana karhutla di Kalimantan Tengah dapat segera ditangani dengan optimal.

Gabung diskusi