Skip to content
beritaterbaik
bd66379f-ae92-4c3e-ba95-2e54682ea02d-0
  • Home
  • News
  • Bisnis
  1. Home
  2. Bisnis
  3. Special Plan: Pengusaha Ungkap Potensi PHK Massal di Industri Rokok
Bisnis

Special Plan: Pengusaha Ungkap Potensi PHK Massal di Industri Rokok

Barbara Miller Reporter Minggu, 07 Juni 2026 pukul 00:02 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
0d25ebd9-5dd8-41d5-9862-bb9873b98c50-0

Table of Contents

Toggle
  • Pengusaha Peringatkan Risiko PHK Massal dan Kemiskinan Akibat Kebijakan Kemasan Rokok
    • Risiko Terhadap Sejumlah Sektor Utama
    • Kebutuhan Penyesuaian dalam Kebijakan

Pengusaha Peringatkan Risiko PHK Massal dan Kemiskinan Akibat Kebijakan Kemasan Rokok

Special Plan – Jakarta, Liputan6.com – Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (GAPPRI) mengungkapkan adanya risiko PHK massal yang mengancam sektor industri hasil tembakau (IHT) akibat kebijakan kemasan seragam yang diusulkan dalam Special Plan. Dalam rangkaian diskusi di sebuah forum ekonomi, para pengusaha mengingatkan bahwa kebijakan ini berpotensi merusak kestabilan pasar dan meningkatkan angka kemiskinan, khususnya bagi ribuan pekerja yang bergantung pada industri rokok.

Kebijakan kemasan seragam, yang dirancang untuk memudahkan pengingatkan kesehatan masyarakat, dinilai memberi ruang bagi rokok ilegal untuk berkembang lebih cepat. Dengan desain dan warna kemasan yang diatur secara konsisten, konsumen semakin sulit membedakan antara produk legal dan ilegal. Hal ini berdampak pada penurunan daya saing industri rokok nasional, yang sebelumnya dianggap stabil dalam beberapa tahun terakhir.

“Special Plan bukan hanya tentang peringatan kesehatan, tetapi juga mengatur kebijakan industri yang mengurangi ruang kreativitas merek dan mengancam keberlanjutan usaha,” ujar Henry Najoan, anggota GAPPRI, dikutip dari Antara, Sabtu (6/6/2026). Ia menekankan bahwa desain kemasan merupakan aset penting yang bisa dipakai sebagai diferensiasi produk.

Kebijakan ini juga menimbulkan risiko adopsi Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) yang lebih cepat di Indonesia. Meski hingga saat ini negara ini belum meratifikasi konvensi tersebut, Special Plan dianggap bisa memaksa perusahaan rokok untuk mengikuti standar internasional. Hal ini berpotensi memicu ketidakpastian hukum, terutama bagi produsen yang belum siap mengubah proses produksi.

Dari data yang dirilis, pengendalian jumlah produksi rokok telah menunjukkan efek signifikan. Dalam lima tahun terakhir, produksi tembakau turun dari 356,5 miliar batang pada tahun 2019 menjadi 307 miliar batang pada tahun 2025, atau mengalami penurunan sekitar 49,5 miliar batang. Namun, Henry Najoan mengingatkan bahwa penurunan ini bisa mempercepat perubahan struktur industri, terutama jika Special Plan diterapkan tanpa ada kebijakan pelindung yang jelas.

Risiko Terhadap Sejumlah Sektor Utama

Pengusaha di industri rokok menyoroti dampak khusus dari Special Plan terhadap sektor Sigaret Kretek Tangan (SKT), yang merupakan salah satu pilar ekonomi nasional. SKT menyerap sekitar enam juta tenaga kerja, terutama di daerah seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Kalimantan. Kebijakan kemasan seragam dikhawatirkan akan mengurangi permintaan akan produk SKT, yang saat ini menjadi sumber penghidupan utama bagi banyak keluarga.

“Jika standar kadar tar dan nikotin diterapkan secara ekstrem dalam Special Plan, produsen mungkin harus beralih ke bahan baku impor atau teknologi otomatis. Ini akan mengurangi kesempatan kerja bagi jutaan orang, terutama petani tembakau,” jelas Nurhadi, anggota Komisi IX DPR RI, Senin (2/3/2026).

Nurhadi menambahkan bahwa peraturan baru ini bisa menyebabkan tumpang tindih dengan regulasi yang sudah berlaku. Contohnya, Badan Standardisasi Nasional (BSN) melalui Standar Nasional Indonesia (SNI) telah menetapkan batas kadar tar dan nikotin. Jika Special Plan menambahkan aturan yang lebih ketat, maka kebijakan tersebut bisa memperumit proses produksi dan menciptakan ketidakpastian bagi industri yang sudah berjalan selama bertahun-tahun.

Kebutuhan Penyesuaian dalam Kebijakan

Pengusaha berharap pemerintah mampu menyesuaikan Special Plan agar tidak merugikan industri nasional. Mereka menekankan perlunya penelitian yang mendalam sebelum menetapkan standar kemasan seragam, terutama mengingat sektor tembakau memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia. Selain itu, diskusi tentang Special Plan seharusnya melibatkan berbagai pihak, termasuk petani, pekerja, dan konsumen, untuk memastikan kebijakan ini memberi dampak yang seimbang.

Dalam mengevaluasi Special Plan, beberapa pakar ekonomi menyoroti pentingnya mempertimbangkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong inovasi. Mereka mengusulkan penggunaan teknologi otomatis sebagai solusi jangka panjang, tetapi menekankan bahwa proses transisi harus dilakukan secara bertahap untuk menghindari PHK massal yang bisa memperburuk ketimpangan sosial.

Di sisi lain, Special Plan juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya merokok. Namun, para pengusaha mengingatkan bahwa kebijakan ini tidak boleh menjadi alasan untuk memutus rantai ekonomi yang selama ini menjadi penyangga perekonomian nasional. Dengan penyesuaian yang tepat, Special Plan bisa menjadi langkah positif yang tidak hanya melindungi kesehatan, tetapi juga mendorong pertumbuhan industri yang lebih modern dan berkelanjutan.

Bagikan:

Berita Terkait

22595604-46fd-40be-abcb-34d6694eadec-0

New Policy: Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, OJK Pastikan Risiko Perbankan Terkendali

7 Jun 2026
9e520253-9777-4ff1-9a9b-51b6dcffb9d6-0

Special Plan: Dirut Bank Mandiri Taspen: Masa Pensiun Tetap Bisa Produktif

7 Jun 2026
91bf93a5-0307-40ba-88bb-5afbfd42bcb3-0

Latest Update: Purbaya Bakal Hajar Oknum di Pelabuhan Jika Minta Bayaran Pakai Dolar

7 Jun 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

22595604-46fd-40be-abcb-34d6694eadec-0

New Policy: Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, OJK Pastikan Risiko Perbankan Terkendali

1 jam yang lalu
9e520253-9777-4ff1-9a9b-51b6dcffb9d6-0

Special Plan: Dirut Bank Mandiri Taspen: Masa Pensiun Tetap Bisa Produktif

1 jam yang lalu
91bf93a5-0307-40ba-88bb-5afbfd42bcb3-0

Latest Update: Purbaya Bakal Hajar Oknum di Pelabuhan Jika Minta Bayaran Pakai Dolar

1 jam yang lalu
f14560c6-eb30-4bc8-8374-3d53051e5985-0

Special Plan: Importir Sengaja Parkir Kontainer di Pelabuhan, Siap-Siap Kena Sanksi

1 jam yang lalu
d720f0f9-fcbc-4e27-8a11-b13613d602f6-0

Pertamina Bor Sumur Baru di Riau – Hasilkan 903 Barel Minyak per Hari

1 jam yang lalu

Kategori

  • Bisnis (958)
  • News (1497)
  • Uncategorized (1)

About Us

beritaterbaik menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Special Plan: Pentingnya JKN untuk Ibadah Haji yang Tenang, Kisah Calon Jemaah Asal Tuban
  • Historic Moment: Polri Buru Bos dan Perekrut Utama di Balik Markas Judi Online di Hayam Wuruk
  • Top 3 News: Aktivitas Terakhir Anggota BPK Haerul Saleh Sebelum Meninggal dalam Kebakaran Rumah
  • Historic Moment: Kapolri Rotasi 9 Kapolda, Ini Daftar Lengkapnya

Quick Links

  • Bisnis
  • News
  • Uncategorized

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 . All rights reserved.