Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Bisnis

New Policy: Program MBG Butuh 4,8 Miliar Kemasan Susu

Mary Hernandez 3 mins read 7 views

Program MBG Butuh 4,8 Miliar Kemasan Susu New Policy - Baru saja diluncurkan, New Policy ini memberikan perhatian khusus pada sektor industri pengolahan susu

New Policy: Program MBG Butuh 4,8 Miliar Kemasan Susu

Program MBG Butuh 4,8 Miliar Kemasan Susu

New Policy – Baru saja diluncurkan, New Policy ini memberikan perhatian khusus pada sektor industri pengolahan susu kemasan sebagai bagian dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan meningkatkan ketersediaan makanan sehat untuk masyarakat. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah berupaya memperkuat sektor ini sebagai langkah strategis untuk mendukung kebutuhan susu yang mencapai 4,8 miliar kemasan pada tahun 2026. Namun, saat ini kapasitas produksi nasional hanya mencapai sekitar 49 persen, yang menunjukkan kebutuhan akan peningkatan kapasitas dan inovasi dalam industri.

Analisis Kebutuhan Susu dan Tantangan Produksi

Menurut Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kemenperin, Merrijantij Punguan Pintaria, kebutuhan susu untuk program MBG pada 2026 mencapai angka yang cukup besar. New Policy yang diusung pemerintah berupaya mengatasi masalah pasokan yang belum memadai, sehingga target MBG yang sebelumnya ditetapkan untuk lima hari seminggu kini diperkecil. “Pengurangan ini sementara untuk memastikan keberlanjutan program, terutama karena keterbatasan kapasitas produksi,” jelas Merri di Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Kebutuhan 4,8 miliar kemasan susu ini mengisyaratkan pentingnya peran industri dalam memenuhi kebutuhan nasional. Merri menekankan bahwa kebijakan restrukturisasi yang diterapkan merupakan bagian dari New Policy yang menargetkan peningkatan efisiensi teknologi dan produktivitas sektor makanan dan minuman. “Pemerintah ingin memastikan industri ini tidak hanya bertahan tetapi juga berkembang secara berkelanjutan,” tambahnya.

Langkah Pemerintah Meningkatkan Kapasitas Produksi

Untuk mendukung New Policy, pemerintah telah menyiapkan berbagai fasilitas fiskal dan nonfiskal. Contohnya, super deduction tax yang memungkinkan industri mempercepat pengurangan pajak atas investasi. Selain itu, pembebasan bea masuk untuk impor barang modal juga diberikan, dengan harapan dapat mempercepat modernisasi mesin dan peralatan produksi. “Kebijakan ini bertujuan meningkatkan daya saing industri, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” papar Merri.

Dalam New Policy, Kemenperin juga menekankan penerapan praktik ramah lingkungan. “Karena pasar global kini semakin mengutamakan produk yang berkelanjutan, kita perlu memperkuat standar produksi dalam negeri,” tambah Merri. Regulasi baru seperti Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) Nomor 40 Tahun 2024 menjadi bagian dari strategi ini. Peraturan tersebut mengatur restrukturisasi mesin dan peralatan, yang diharapkan bisa meningkatkan kapasitas produksi hingga 35 persen dari biaya peralatan.

Dengan New Policy, sektor industri susu kemasan diharapkan mampu memenuhi target 4,8 miliar kemasan susu tahun 2026 secara stabil. Merri menyebutkan bahwa pemerintah juga berupaya mengoptimalkan rantai pasok dan mengurangi ketergantungan pada impor. “Kita perlu membangun kemandirian produksi lokal agar program MBG dapat berjalan secara berkelanjutan,” jelasnya. Tantangan utama terletak pada kemampuan industri dalam memenuhi standar kualitas dan kapasitas produksi, yang akan menjadi fokus utama New Policy selama beberapa tahun ke depan.

Manfaat dari New Policy ini tidak hanya terbatas pada meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap kesehatan masyarakat. Program MBG yang dipersiapkan dengan kebijakan ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak keluarga, terutama yang berada di daerah terpencil. Merri menambahkan bahwa Kemenperin akan terus berkoordinasi dengan pengusaha, koperasi, dan mitra pendukung untuk memastikan keberhasilan implementasi New Policy ini.

Dengan adanya New Policy, industri pengolahan susu kemasan di Indonesia diberi kesempatan untuk berkembang secara signifikan. Kemenperin yakin bahwa kebijakan ini akan membuka peluang investasi baru, mendorong inovasi, dan meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan. “Penting bagi kita untuk memanfaatkan peluang ini secara optimal agar dapat mencapai target 4,8 miliar kemasan susu dengan efisiensi dan keberlanjutan yang baik,” tutup Merri. Dukungan pemerintah melalui New Policy menjadi jaminan bagi keberhasilan program MBG dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Gabung diskusi