Skip to content
beritaterbaik
bd66379f-ae92-4c3e-ba95-2e54682ea02d-0
  • Home
  • News
  • Bisnis
  1. Home
  2. Bisnis
  3. Facing Challenges: Harga Pangan Global Melesat Tersengat Biaya Energi
Bisnis

Facing Challenges: Harga Pangan Global Melesat Tersengat Biaya Energi

James Gonzalez Reporter Minggu, 10 Mei 2026 pukul 22:29 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
054781200_1469523917-agustina_melani-2

Table of Contents

Toggle
  • Harga Pangan Global Terus Mengalami Kenaikan
    • Analisis Perubahan Indeks Harga Pangan FAO
    • Faktor Utama Penyebab Kenaikan Harga Pangan
    • Dampak Ekonomi pada Masyarakat Indonesia
    • Perspektif Global dalam Menghadapi Tantangan

Harga Pangan Global Terus Mengalami Kenaikan

Facing Challenges – Dalam menghadapi tantangan-tantangan global, harga pangan dunia kembali mengalami peningkatan signifikan pada April 2026. Dikutip dari Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) melalui Anadolu Agency, kenaikan indeks harga pangan global terjadi selama tiga bulan berturut-turut, mencerminkan tekanan yang semakin berat di tengah situasi ekonomi yang dinamis. Peningkatan ini diperparah oleh kenaikan biaya energi dan ketidakstabilan geopolitik, khususnya di kawasan Timur Tengah. “Kenaikan harga pangan global yang terus berlanjut menunjukkan bahwa tantangan di sektor pertanian dan distribusi masih menjadi faktor utama yang memengaruhi ekonomi dunia,” tambah FAO dalam laporan terbarunya.

Analisis Perubahan Indeks Harga Pangan FAO

Indeks harga pangan FAO mencapai angka 130,7 pada April 2026, meningkat 1,6% dibandingkan revisi bulan sebelumnya. Angka ini juga melampaui tingkat tahun sebelumnya sebesar 2%, menunjukkan tren kenaikan yang konsisten. Dalam konteks ini, indeks harga minyak nabati mencapai titik tertinggi sejak Juli 2022, dengan kenaikan 5,9% dibandingkan bulan Maret. Faktor utama yang memicu lonjakan ini adalah permintaan biofuel yang meningkat di berbagai negara, serta kenaikan harga minyak mentah global. “Peningkatan biaya energi tidak hanya memengaruhi sektor industri, tetapi juga langsung membebani harga komoditas pangan, yang menjadi bagian tak terpisahkan dari tantangan yang dihadapi oleh masyarakat,” jelas Ibrahim Assu’aibi dalam wawancara dengan Liputan6.com.

Di samping itu, kenaikan harga bahan pangan terjadi secara signifikan. Indeks harga sereal naik 0,8% secara bulanan, terutama untuk komoditas gandum dan jagung yang kebutuhannya meningkat. Sementara itu, harga beras mengalami kenaikan yang lebih tinggi, yaitu 1,9%, karena kenaikan biaya produksi dan distribusi dari negara-negara eksportir utama. FAO mengungkapkan bahwa hal ini memperkuat tantangan dalam menjaga stabilitas harga pangan di tengah krisis energi dan perubahan iklim yang memengaruhi produksi pertanian.

Faktor Utama Penyebab Kenaikan Harga Pangan

Menurut Ibrahim Assu’aibi, kenaikan harga pangan global tidak terlepas dari faktor-faktor yang saling terkait. Selain biaya energi yang terus meningkat, ketidakstabilan politik di Timur Tengah turut berkontribusi pada gangguan pasokan bahan baku, yang kemudian memperburuk situasi harga. “Kita juga perlu mempertimbangkan dampak kenaikan harga minyak mentah terhadap inflasi di dalam negeri, terutama di Indonesia yang sangat bergantung pada impor,” lanjutnya. Selain itu, permintaan global yang tinggi untuk bahan baku pertanian, seperti minyak nabati, menjadi pendorong utama kenaikan harga.

Berdasarkan laporan FAO, produksi sereal global tahun 2025 diprediksi meningkat 6% dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai 3,04 miliar ton. Namun, produksi gandum 2026 sedikit menurun, yaitu 817 juta ton. Perbedaan ini mencerminkan kenaikan permintaan terhadap sereal tertentu, seperti beras, yang lebih tinggi dibandingkan pasokan. “Meskipun produksi secara keseluruhan meningkat, distribusi dan distribusi logistik tetap menjadi hambatan utama dalam mengendalikan harga pangan,” kata Ibrahim Assu’aibi.

Dampak Ekonomi pada Masyarakat Indonesia

Kenaikan harga pangan global, yang diakibatkan oleh tantangan-tantangan seperti biaya energi dan konflik geopolitik, mulai menyebar ke berbagai lapisan masyarakat Indonesia. Perlemahan rupiah yang terjadi di tengah tekanan inflasi global membuat impor bahan pangan semakin mahal. “Ini berdampak langsung pada kebutuhan pokok masyarakat, terutama mereka yang memiliki penghasilan tetap dan tidak dapat menyesuaikan anggaran belanja,” tambah Ibrahim Assu’aibi. Kenaikan harga yang signifikan juga memperparah tekanan pada sektor manufaktur, yang bergantung pada bahan baku impor.

Sebagai contoh, kenaikan biaya energi berdampak pada kegiatan produksi dan distribusi bahan pangan. Biaya pengangkutan, penyimpanan, dan produksi menjadi lebih tinggi, sehingga harga jual komoditas di pasar semakin naik. “Kita sedang menghadapi tantangan berkelanjutan dalam menjaga keseimbangan harga pangan di dalam negeri,” ungkap Ibrahim Assu’aibi. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah perlu memperkuat kebijakan subsidi dan memastikan pasokan domestik tetap stabil.

Perspektif Global dalam Menghadapi Tantangan

Peningkatan harga pangan global tidak hanya menjadi tantangan lokal, tetapi juga mencerminkan dinamika ekonomi internasional. Dengan kenaikan biaya energi sebagai faktor utama, berbagai negara penghasil bahan pangan harus beradaptasi dengan kondisi pasar yang berubah. “Pertumbuhan ekonomi yang tinggi di berbagai negara mengakibatkan permintaan terhadap bahan baku pertanian semakin besar, yang berdampak pada kenaikan harga,” jelas Ibrahim Assu’aibi. Di tengah tantangan ini, negara-negara yang bergantung pada impor harus memperkuat hubungan perdagangan dan menjamin stabilitas pasokan.

Kenaikan harga pangan global juga menjadi bagian dari tantangan yang dihadapi oleh sektor pertanian dan ekonomi nasional. Dengan biaya energi yang terus meningkat, produksi dan distribusi bahan pangan semakin terganggu. “Tantangan ini memerlukan langkah-langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada impor dan meningkatkan produksi lokal,” kata Ibrahim Assu’aibi. Selain itu, kenaikan harga pangan menjadi isu yang perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah dan lembaga pangan dalam mengantisipasi dampak inflasi pada masyarakat.

Bagikan:

Berita Terkait

75cb4b5e-2e23-4076-8b0c-2d38f1fd0103-0

Key Strategy: Aturan Baru PPH Final UMKM 0,5%, Ini Daftar Wajib Pajak yang Berhak Menerima

30 Mei 2026
054781200_1469523917-agustina_melani-44

Liga Champions PSG Vs Arsenal: Segini Hadiah Uang yang Bakal Diterima Pemenang

30 Mei 2026

New Policy: Pegadaian Salurkan 913 Hewan Kurban pada Idul Adha 1447 H, Jangkau Berbagai Daerah di Indonesia

30 Mei 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

75cb4b5e-2e23-4076-8b0c-2d38f1fd0103-0

Key Strategy: Aturan Baru PPH Final UMKM 0,5%, Ini Daftar Wajib Pajak yang Berhak Menerima

59 menit yang lalu
054781200_1469523917-agustina_melani-44

Liga Champions PSG Vs Arsenal: Segini Hadiah Uang yang Bakal Diterima Pemenang

1 jam yang lalu

New Policy: Pegadaian Salurkan 913 Hewan Kurban pada Idul Adha 1447 H, Jangkau Berbagai Daerah di Indonesia

1 jam yang lalu

Latest Program: Influencer dan Selebgram Tak Bisa Nikmati PPh Final UMKM 0,5%

1 jam yang lalu
054781200_1469523917-agustina_melani-43

Official Announcement: Michael Dell Salip Mark Zuckerberg jadi Orang Terkaya ke-6 di Dunia

1 jam yang lalu

Kategori

  • Bisnis (795)
  • News (1063)
  • Uncategorized (1)

About Us

beritaterbaik menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Solving Problems: Jokowi Kaget, Demam ‘Mas Bahlil Ganteng’ Sampai Depan Rumahnya
  • Historic Moment: Polri Buru Bos dan Perekrut Utama di Balik Markas Judi Online di Hayam Wuruk
  • Top 3 News: Aktivitas Terakhir Anggota BPK Haerul Saleh Sebelum Meninggal dalam Kebakaran Rumah
  • Historic Moment: Kapolri Rotasi 9 Kapolda, Ini Daftar Lengkapnya

Quick Links

  • Bisnis
  • News
  • Uncategorized

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 . All rights reserved.