Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

KPK Amankan 10 Orang dalam OTT di Kuantan Singingi

Joseph Thomas 2 mins read 8 views

di Kuantan Singingi KPK Amankan 10 Orang dalam OTT - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil menahan sepuluh individu dalam operasi penyitaan yang

KPK Amankan 10 Orang dalam OTT di Kuantan Singingi

OTT ke-14 KPK di Kuantan Singingi

KPK Amankan 10 Orang dalam OTT – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil menahan sepuluh individu dalam operasi penyitaan yang dilaksanakan di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Kejadian ini menjadi operasi ke-14 yang dilakukan lembaga antirasuah tersebut sepanjang tahun 2026.

“Dalam operasi penyitaan terkini, tim investigasi berhasil mengamankan sepuluh orang,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Budi menjelaskan, dari total sepuluh orang yang ditahan, lima di antaranya dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut. “Kelima individu tersebut terdiri dari tiga pihak swasta, satu pegawai negeri sipil di Kabupaten Kuantan Singingi, serta satu orang dari keluarga penyelenggara negara di wilayah yang sama,” ujarnya.

Prosedur Hukum dan Perkembangan OTT

Dalam prosedur hukum, KPK berwenang untuk menetapkan status hukum terhadap para tersangka dalam waktu 24 jam sejak operasi berlangsung. Selama 2026, lembaga tersebut telah melakukan beberapa operasi penyitaan, termasuk tiga pada bulan Maret, satu di April, dan dua di Mei.

Kasus OTT Tahun 2026

Operasi pertama KPK di 2026 dilakukan pada 9-10 Januari, menangkap delapan orang terkait dugaan suap pada pemeriksaan pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara. Pada Februari, lembaga antirasuah itu menyita Kepala KPP Madya Banjarmasin dalam OTT keempat, serta menetapkan Rizal sebagai tersangka dalam operasi kelima.

OTT keenam menjerat Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka Mariarta dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok Bambang Setyawan. Bulan berikutnya, KPK juga menggelar tiga operasi penyitaan, melibatkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, serta Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.

Sementara di April, operasi kesepuluh mengarah pada penangkapan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo. Mei 2026 tidak ada operasi penyitaan yang dilaksanakan. Namun, di bulan Juni, KPK kembali menggelar serangkaian operasi, diawali dengan peristiwa pengakuan diri Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim. Operasi ke-12 menangkap Bupati Muara Enim Edison, sedangkan OTT ke-13 melibatkan seorang aparatur sipil negara dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

KPK terus berupaya mengungkap praktik korupsi melalui serangkaian operasi penyitaan di berbagai wilayah Indonesia sepanjang tahun 2026.

Gabung diskusi