Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Balita Tewas di Proyek – Pramono Anung Buka Suara

Daniel Smith 2 mins read 2 views

Balita Tewas di Proyek, Pramono Anung Buka Suara Balita Tewas di Proyek - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan belasungkawa terhadap meninggalnya

Balita Tewas di Proyek – Pramono Anung Buka Suara

Balita Tewas di Proyek, Pramono Anung Buka Suara

Balita Tewas di Proyek – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan belasungkawa terhadap meninggalnya seorang anak berusia empat tahun yang terjatuh ke dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi milik Pemprov DKI Jakarta di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Ia menyampaikan perasaan kesedihan dan kehilangan saat memberikan keterangan di Museum Seni Rupa dan Keramik, Kota Tua, Jakarta Barat, Senin (29/6/2026).

“Tentunya Pemerintah DKI Jakarta merasa berduka dan kehilangan,” ujar Pramono.

Pemprov DKI Jakarta telah langsung memberikan bantuan kepada keluarga korban. Pramono menegaskan bahwa instruksi telah diberikan kepada jajaran pemerintah wilayah untuk menjaga dan mendampingi keluarga sejak malam hari kejadian. “Sekaligus saya pada waktu malam itu juga sudah memerintahkan untuk memberikan dukungan penuh kepada keluarga, termasuk berbagai kebutuhan telah ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah DKI Jakarta,” katanya.

Pramono menjelaskan bahwa proyek tersebut adalah inisiatif Pemprov DKI Jakarta untuk pengembangan taman. “Ini adalah project-nya yang diinisiasi oleh Pemerintah DKI Jakarta untuk pertamanan. Jadi, itu ruang untuk taman yang dikelola oleh CSR,” ucapnya.

Menurut laporan yang diterimanya, korban saat kejadian ikut menemani ibunya berjualan teh hingga larut malam. Pada jam sekitar 11.50 malam, anak tersebut memasuki area proyek yang seharusnya tertutup. “Di ruang tertutup itu ada lubang, lubang untuk pengecoran di tempat itu,” jelas Pramono.

Tindak Lanjut dan Langkah Pemerintah

Sebagai tindak lanjut, Pramono meminta camat, lurah, dan tim terkait untuk terus mendampingi keluarga hingga proses pemakaman selesai. “Kami sudah terlibat dari awal, termasuk saya sudah memerintahkan kepada camat, lurah, dan sebagainya untuk ikut sampai dengan penguburan,” tuturnya.

Pramono juga menyatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta menghormati jika keluarga korban memutuskan untuk menempuh jalur hukum. “Dan kalau kemudian keluarga melakukan penuntutan, kami persilakan. Karena memang kejadian itu betul-betul di luar dugaan. Itu kejadian yang sebenarnya,” ucap Pramono.

Gabung diskusi