Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Dua Granat Nanas Bekas Perang Dunia II Dimusnahkan di Jayapura

Joseph Lopez 2 mins read 17 views

Perang Dunia II Dimusnahkan di Jayapura Dua Granat Nanas Bekas Perang Dunia - Duanya granat jenis nanas tipe 97 berhasil dimusnahkan oleh Tim Penjinak Bom

Dua Granat Nanas Bekas Perang Dunia II Dimusnahkan di Jayapura

Dua Granat Nanas Bekas Perang Dunia II Dimusnahkan di Jayapura

Dua Granat Nanas Bekas Perang Dunia – Duanya granat jenis nanas tipe 97 berhasil dimusnahkan oleh Tim Penjinak Bom (Jibom) Satbrimob Polda Papua bersama TNI AU. Benda berbahaya tersebut ditemukan di area sampah Lanud Silas Papare, Kabupaten Jayapura. Pemusnahan dilakukan pada hari Sabtu (27/6), seperti yang dijelaskan oleh Kasie Humas Polres Jayapura, AKP Priyono.

Proses Pemusnahan Berhasil Dilakukan

Sekitar pukul 16.30 WIT, tim mengakhiri prosedur pemusnahan dengan aman. Setelahnya, area diperiksa kembali untuk memastikan tidak ada sisa ledak yang berpotensi berbahaya.

“Pemusnahan dua granat berlangsung di area sampah Lanud Silas Papare, Jayapura, pada hari Sabtu (27/6),” kata AKP Priyono dalam keterangan di Jayapura, Minggu (28/6/2026).

Granat tersebut dinyatakan tidak memiliki sistem pengaman, sehingga dinilai sangat rentan menyebabkan ledakan. Tim memutuskan melakukan pengeboman langsung di lokasi penemuan untuk menghindari risiko terhadap masyarakat.

Identifikasi dan Lokasi Penemuan

Menurut AKP Priyono, granat nanas tipe 97 memiliki berat sekitar satu kilogram, diameter lima sentimeter, dan panjang sepuluh sentimeter. Kedua benda ditemukan oleh dua anggota Yonko 481 Kopasgat saat membuang sampah di sana.

“Menyadari benda tersebut diduga bahan peledak, keduanya segera melaporkan ke pihak berwenang,” ujarnya.

Dua granat diperkirakan menjadi peninggalan Perang Dunia II. Aparat keamanan meminta masyarakat waspada terhadap benda serupa dan melaporkan ke polisi atau TNI jika menemukan.

Pencegahan dan Keselamatan

Sebagai langkah pencegahan, warga diingatkan untuk tidak menyentuh atau memindahkan granat yang dicurigai. Tim Jibom akan mengambil alih pengendalian risiko.

Gabung diskusi