Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

15 Perusahaan Diduga Sponsori WNA di Kasus Judol Hayam Wuruk

James Gonzalez 1 min read 24 views

Kasus Judi Online Internasional: 15 Perusahaan Diduga Bantu Masuknya WNA 15 Perusahaan Diduga Sponsori WNA di Kasus - Jakarta, Liputan6.com - Polri sedang

15 Perusahaan Diduga Sponsori WNA di Kasus Judol Hayam Wuruk

Kasus Judi Online Internasional: 15 Perusahaan Diduga Bantu Masuknya WNA

15 Perusahaan Diduga Sponsori WNA di Kasus – Jakarta, Liputan6.com – Polri sedang menyelidiki 15 entitas perusahaan yang disuspek menjadi pihak yang mendukung masuknya ratusan warga negara asing (WNA) ke Indonesia dalam kasus perjudian daring (judol) jaringan internasional di Gedung Hayam Wuruk. Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Wira Satya Triputra menyatakan, tim penyidik telah memperoleh petunjuk mengenai orang-orang yang menyediakan sponsor dan keamanan bagi para WNA yang terlibat.

“Dari pendalaman terhadap para WNA yang diamankan, kami menemukan indikasi tentang pihak yang menjadi sponsor serta menjamin kelancaran keberadaan mereka di Indonesia,” jelas Wira dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Menurut Wira, sementara ini ada 15 pihak yang telah teridentifikasi sebagai pelaku potensial, namun masih berstatus saksi dan sedang diperiksa lebih lanjut. “Kami sedang menelusuri lebih dalam mengenai identitas mereka,” tegasnya.

Pengusutan kasus ini tidak hanya dilakukan oleh Polri, tetapi juga bekerja sama dengan Ditjen Imigrasi. Khususnya melalui Direktur Wasdakim, yang turut mendukung penyelidikan terkait masuknya WNA ke wilayah negara.

287 WNA Ditetapkan Tersangka

Dalam laporan sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri telah menetapkan 287 WNA sebagai tersangka dalam kasus judi online internasional yang beroperasi di Hayam Wuruk Plaza Tower. Jumlah tersebut terdiri dari 76 orang dari Tiongkok, 3 orang dari Laos, 2 orang dari Malaysia, 15 orang dari Myanmar, 6 orang dari Thailand, dan 185 orang dari Vietnam.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Gabung diskusi