Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Special Plan: KKP Luncurkan Ocean Calculator, Hitung Nilai Ekonomi Laut

Joseph Thomas 4 mins read 11 views

KKP dan WRI Indonesia Perkenalkan Ocean Calculator, Alat Hitung Nilai Ekonomi Ekosistem Laut Special Plan - Dalam upaya memperkuat pengelolaan sumber daya

Special Plan: KKP Luncurkan Ocean Calculator, Hitung Nilai Ekonomi Laut

KKP dan WRI Indonesia Perkenalkan Ocean Calculator, Alat Hitung Nilai Ekonomi Ekosistem Laut

Special Plan – Dalam upaya memperkuat pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekerja sama dengan World Resource Institute (WRI) Indonesia meluncurkan Special Plan yang menandai penggunaan Ocean Calculator sebagai inisiatif kritis. Special Plan ini dirancang untuk mengukur kontribusi ekosistem laut terhadap perekonomian nasional, khususnya dalam menjaga keberlanjutan daerah pesisir. Dengan pendekatan data geospasial dan analisis ekonomi, alat ini menjadi pilar utama dalam strategi nasional untuk melindungi sumber daya laut. Peluncuran Ocean Calculator di Jakarta pada 1 Juli 2026 menunjukkan komitmen KKP dan mitra internasional untuk menerapkan Special Plan secara lebih efektif.

Pendekatan Data Ilmiah dalam Special Plan

Special Plan memperkuat penggunaan Neraca Sumber Daya Laut (NSDL) sebagai dasar pengambilan keputusan. Ocean Calculator, platform geospasial yang diluncurkan, menggabungkan data lingkungan dan ekonomi untuk menampilkan manfaat ekosistem laut secara menyeluruh. “Melalui alat ini, kita bisa menghitung nilai ekonomi daerah pesisir secara realistis,” kata Koswara, Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP. Special Plan juga memastikan bahwa analisis ini mencakup berbagai aspek, termasuk kesejahteraan masyarakat, penyimpanan karbon biru, serta pengaruh perubahan iklim.

“Ocean Calculator mengintegrasikan citra satelit, data hidrografis, serta hasil riset lokal untuk memberikan gambaran akurat tentang ekosistem laut. Ini menjadi bagian penting dari Special Plan dalam mengarahkan kebijakan kelautan berbasis bukti,” tambah Koswara dalam siaran pers. Alat ini juga menawarkan solusi untuk memperkirakan dampak dari aktivitas manusia, seperti pertanian laut atau pariwisata, terhadap ekosistem.

Fungsi Ocean Calculator dalam Analisis Ekosistem

Dalam Special Plan, Ocean Calculator berperan sebagai alat analisis untuk mengukur nilai ekonomi ekosistem seperti mangrove, padang lamun, dan terumbu karang. Platform ini mampu memperlihatkan kontribusi ekosistem laut terhadap pendapatan daerah dan perlindungan lingkungan. Data yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah, akademisi, serta sektor swasta dalam pengambilan keputusan strategis. “Dengan Special Plan, kita bisa mengidentifikasi area dengan nilai ekonomi tertinggi, sehingga alokasi dana lebih tepat sasaran,” jelas Firdaus Agung, Direktur Konservasi Ekosistem KKP.

“Ocean Calculator membantu pemangku kepentingan mengenali hubungan antara ekosistem laut dan pembangunan berkelanjutan, terutama dalam konteks Special Plan yang mengintegrasikan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan,” kata Nirarta Samadhi, Country Director WRI Indonesia. Selain itu, alat ini juga memudahkan pengukuran kinerja ekosistem dalam konteks krisis iklim, seperti penurunan kualitas air dan kerusakan terumbu karang.

Integrasi dengan Sistem Informasi Konservasi

Saat ini, Ocean Calculator telah terintegrasi dengan Sistem Informasi Data Konservasi (Sidako) dan dapat diakses publik melalui sidako.kkp.go.id. Firdaus Agung menambahkan bahwa uji coba awal platform dilakukan pada Februari 2026, dengan tujuan memastikan akurasi dan kehandalan data. “Dengan Special Plan, kita dapat memantau keberlanjutan ekosistem secara dinamis, sehingga meminimalkan konflik antara kebutuhan ekonomi dan lingkungan,” katanya. Integrasi ini juga memungkinkan penggunaan data dalam kebijakan pemerintah yang lebih terukur.

Keterlibatan Sosial dalam Special Plan

Special Plan tidak hanya fokus pada aspek ekologis dan ekonomi, tetapi juga mengintegrasikan elemen Gender Equality, Disability, dan Social Inclusion (GEDSI). Hal ini memastikan bahwa manfaat ekosistem laut dibagi secara adil antara berbagai kelompok masyarakat, terutama yang bergantung pada sumber daya laut untuk mata pencaharian. “Ocean Calculator diharapkan menjadi media untuk melibatkan masyarakat dalam pengelolaan daerah pesisir berdasarkan Special Plan,” ujar Jacqui Lord, perwakilan Departemen of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia. Alat ini menawarkan visualisasi data yang bisa diakses oleh para pemangku kepentingan lokal.

“Keterlibatan sosial dalam Special Plan akan memastikan bahwa kebijakan kelautan tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga keadilan antar komunitas,” tambah Nirarta Samadhi. Platform ini juga mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan sumber daya laut, sejalan dengan tujuan Special Plan yang lebih luas.

Pengembangan dan Dukungan untuk Special Plan

Proyek Ocean Calculator telah berlangsung sejak 2024, melibatkan kerja sama antara WRI Indonesia dengan beberapa universitas, termasuk di Australia. Dukungan Program Koneksi Pemerintah Australia menjadi bagian penting dalam mempercepat pengembangan alat ini. “Dengan Special Plan, kita bisa mengukur dampak dari kebijakan kelautan terhadap ekosistem dan ekonomi secara simultan,” kata Firdaus Agung. Alat ini juga dilengkapi dengan fitur interaktif yang memudahkan pemangku kepentingan dalam mengakses data dan menghasilkan laporan kebijakan.

Menurut Jacqui Lord, Special Plan ini akan menjadi model referensi bagi negara-negara lain yang ingin mengintegrasikan data ekosistem laut dalam strategi nasional. “Ocean Calculator akan memperkuat Special Plan dengan menyediakan data yang dapat diandalkan untuk investasi berkelanjutan,” sampaikan Lord. Dengan demikian, Special Plan tidak hanya meningkatkan pemahaman tentang nilai ekonomi laut, tetapi juga mendorong kebijakan yang lebih inklusif dan berdampak jangka panjang.

Gabung diskusi