Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

What Happened During: Viral Driver Ojol Histeris saat Motor Diangkut, Dishub Buka Suara

James Brown 3 mins read 25 views

What Happened During: Driver Ojol Viral Saat Motor Diangkut oleh Dishub, Buka Suara What Happened During insiden viral di mana seorang pengemudi ojek online

What Happened During: Viral Driver Ojol Histeris saat Motor Diangkut, Dishub Buka Suara

What Happened During: Driver Ojol Viral Saat Motor Diangkut oleh Dishub, Buka Suara

What Happened During insiden viral di mana seorang pengemudi ojek online (ojol) mengalami kepanikan saat motornya diangkat oleh petugas Dinas Perhubungan (Dishub) di Jakarta Timur. Video kejadian ini menyebar cepat di media sosial dan menarik perhatian masyarakat luas, memicu diskusi mengenai kebijakan penertiban kendaraan dan dampaknya terhadap pekerja ojol. Peristiwa terjadi di Jalan Jatinegara Timur depan J-Town pada Rabu, 17 Juni 2026, ketika tim penertiban mengambil beberapa motor yang parkir di atas trotoar.

Viral video tersebut menunjukkan bagaimana driver ojol, yang sedang melayani pesanan, tiba-tiba terkejut ketika motornya diangkat oleh petugas. Dalam adegan yang terlihat jelas, ia mendekati truk dan berusaha memanjat pintu supir untuk meminta pengembalian kendaraan. Sejumlah motor yang terparkir di atas trotoar diangkat dalam operasi penertiban yang diadakan oleh Dishub. What Happened During tidak hanya menggambarkan reaksi driver ojol, tetapi juga menjadi contoh nyata dari tindakan penegakan aturan di kota besar.

Detail Operasi Penertiban dan Kebijakan Dishub

Operasi penertiban yang dilakukan Dishub Jakarta Timur melibatkan kebersamaan dengan Satpol PP, Sudin Sosial, dan polisi. Tindakan ini diambil sebagai upaya meningkatkan kepatuhan pengguna jalan terhadap aturan penggunaan trotoar. Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2014, Dishub menjelaskan bahwa penertiban terhadap pelanggar parkir dilakukan secara rutin, termasuk pengangkutan kendaraan yang melanggar aturan.

“Tindakan penderekan, pengangkutan menggunakan jaring, serta Operasi Cabut Pentil (OCP) adalah bagian dari upaya menjaga fungsi trotoar sebagai jalur khusus pejalan kaki,” ungkap Kepala Sudinhub Jakarta Timur, Harlem Simanjuntak, dalam keterangan tertulis, Jumat (19/6/2026).

Menurut Harlem, selama operasi penertiban, motor-motor yang melanggar aturan parkir diminta untuk diambil di kantor Dishub. Di sana, driver ojol dilayani sesuai prosedur, termasuk membuat surat pernyataan dan diberi kesempatan untuk kembali beroperasi. “Kami menghargai peran ojol sebagai penggerak ekonomi, sehingga petugas berupaya menjelaskan secara jelas agar tidak menimbulkan kekacauan,” terangnya.

Perspektif Driver Ojol dan Masyarakat

Dalam situasi tersebut, driver ojol tampak merasa kehilangan kendali atas motornya, yang menjadi alat utama mereka untuk menghasilkan penghasilan. Kejadian ini memicu reaksi yang beragam dari masyarakat, dengan sebagian mengapresiasi tindakan Dishub dalam menjaga ketertiban, sementara sebagian lainnya merasa prihatin karena kebijakan tersebut dinilai terlalu ketat. What Happened During ini menjadi sorotan karena menunjukkan hubungan dinamis antara ojol dan instansi pemerintah.

Sejumlah warganet menyoroti bagaimana adegan driver ojol berusaha menyelamatkan motornya dengan cara memanjat truk, sementara petugas tetap menjalankan tugasnya secara profesional. Video tersebut berdampak signifikan, membuat banyak orang memahami tantangan yang dihadapi pekerja ojol dalam menghadapi regulasi lalu lintas. Kebijakan Dishub, meski dianggap efektif, tetap memerlukan evaluasi untuk menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Dishub menyatakan bahwa kebijakan penertiban dirancang agar trotoar tetap terjaga dari penggunaan yang tidak semestinya. Namun, dalam konteks What Happened During ini, ada argumen bahwa tindakan yang diambil harus lebih humanis, terutama mengingat ojol sering kali menjadi sumber penghidupan bagi banyak warga Jakarta. “Kami akan terus memperbaiki prosedur dan memberikan kesempatan kepada driver ojol agar lebih memahami aturan,” tambah Harlem.

Gabung diskusi