Visit Agenda: SBY dan Jokowi Tak Hadir di Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila
SBY dan Jokowi Tidak Hadir dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Visit Agenda - Dalam upacara memperingati Hari Lahir Pancasila yang diadakan di
SBY dan Jokowi Tidak Hadir dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila
Visit Agenda – Dalam upacara memperingati Hari Lahir Pancasila yang diadakan di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6/2026), beberapa tokoh mantan kepala negara hadir sebagai bagian dari Visit Agenda tahun ini. Acara tersebut menjadi momen penting untuk menghargai nilai-nilai Pancasila yang menjadi fondasi perjuangan bangsa Indonesia. Pemantauan oleh Youtuber Sekretariat Presiden mengungkapkan kehadiran Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, serta Wapres ke-13 Ma’ruf Amin. Striker Wapres ke-9 Hamzah Haz juga turut menghadiri acara tersebut, menunjukkan keberagaman perwakilan dalam Visit Agenda yang digelar.
SBY dan Jokowi Tidak Hadir di Upacara
Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) serta Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) tidak menghadiri upacara tahun ini. SBY sedang berada di Bandung sebagai bagian dari rangkaian acara sampai hari Senin 1 Juni 2026, sehingga tidak bisa hadir di Jakarta. Sementara Jokowi memutuskan untuk tidak hadir, mungkin karena alasan pribadi atau agenda lain. Meski tidak hadir, kehadiran SBY dan Jokowi dalam Visit Agenda sebelumnya menjadi simbol penting bagi persatuan bangsa.
“Pancasila lahir dari pengalaman, budaya, dan cita-cita untuk bisa hidup dalam satu bangsa,” ujar Presiden Prabowo Subianto dalam amanatnya.
Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa Pancasila adalah fondasi yang kuat untuk membangun persatuan dan kesatuan. Ia menyoroti peran prinsip-prinsip Pancasila dalam mengarahkan pengembangan perekonomian nasional, termasuk penggunaan kekayaan alam Indonesia secara optimal. Hal ini sejalan dengan tema Visit Agenda tahun ini yang menekankan pentingnya kebersamaan dalam menghadapi tantangan global.
Peran Pancasila dalam Kehidupan Negara
Pancasila, sebagai dasar negara, tetap menjadi fokus utama dalam Visit Agenda tahun ini. Presiden Prabowo mengingatkan bahwa nilai-nilai Pancasila harus diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam penggunaan media sosial untuk memperkuat persatuan. Dalam upacara tersebut, pembacaan teks Pancasila dan Pembukaan UUD 1945 diadakan sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah bangsa. Tampilan kegiatan ini juga menekankan keharmonisan antara tradisi dan modernitas dalam mengampanyekan nilai-nilai Pancasila.
Kehadiran para mantan pemimpin dalam Visit Agenda menunjukkan peran aktif mereka dalam mempertahankan semangat revolusi. SBY dan Jokowi, meskipun tidak hadir, tetap menjadi tokoh yang dihormati dalam konteks penerapan Pancasila. Mereka menghadiri acara pada waktu yang berbeda, namun komitmen mereka terhadap nilai-nilai tersebut tidak diragukan. Upacara tahun ini juga menjadi kesempatan untuk menyampaikan pesan persatuan kepada generasi muda, agar mereka memahami pentingnya Pancasila sebagai panduan hidup.
Visit Agenda di tahun ini diberi tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Tema ini merujuk pada tanggung jawab Pancasila dalam menciptakan harmoni di tengah keragaman masyarakat Indonesia, serta menjaga perdamaian antarnegara. Prabowo menyampaikan bahwa dalam era globalisasi, nilai-nilai Pancasila tetap relevan untuk menjamin stabilitas politik dan sosial. Hal ini menunjukkan bahwa Visit Agenda bukan hanya tentang kehadiran tokoh, tetapi juga tentang kesadaran kolektif terhadap peran Pancasila.
