Skip to content
beritaterbaik
bd66379f-ae92-4c3e-ba95-2e54682ea02d-0
  • Home
  • News
  • Bisnis
  1. Home
  2. News
  3. Visit Agenda: Respons Sutradara Pesta Babi Usai Mama Sinta Laporkan Dugaan Eksploitasi
News

Visit Agenda: Respons Sutradara Pesta Babi Usai Mama Sinta Laporkan Dugaan Eksploitasi

Mary Hernandez Reporter Sabtu, 30 Mei 2026 pukul 18:20 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
41d7cbcc-d8d2-4075-935e-dc76578e0f1c-0

Table of Contents

Toggle
  • Respons Sutradara Pesta Babi Usai Mama Sinta Laporkan Dugaan Eksploitasi
    • Proses Produksi dan Kolaborasi
    • Konteks Budaya dan Proses Pemutaran

Respons Sutradara Pesta Babi Usai Mama Sinta Laporkan Dugaan Eksploitasi

Visit Agenda – Dokumenter *Pesta Babi* yang sempat memicu kontroversi di tengah masyarakat, kini direspons oleh tim produksi melalui pernyataan resmi. Pemilik nama lengkap Yasinta Moowend, yang lebih dikenal sebagai Mama Sinta, melaporkan dugaan eksploitasi dirinya dalam film tersebut ke Polda Metro Jaya. Berdasarkan laporan dengan nomor LP/B/3843/V/2026/SPKT, Mama Sinta menyatakan bahwa wajahnya muncul di layar tanpa izin dan penjelasan yang jelas. Sutradara film, Dandhy Laksono, yang juga perwakilan tim produksi, menjelaskan bahwa mereka tetap menghormati pernyataan Mama Sinta dan berupaya menjelaskan konteks karya tersebut kepada publik.

“Kami secara aktif berkoordinasi dengan Mama Sinta sejak awal produksi. Tim kami ingin memastikan bahwa eksploitasi yang dituduhkan tidak terjadi secara tidak adil, dan kita tetap menjaga hubungan baik sambil menyelesaikan masalah ini,” ujar Dandhy dalam pernyataan tertulis yang diterima pada hari Sabtu (30/5/2026).

Proses Produksi dan Kolaborasi

Produksi *Pesta Babi* melibatkan beberapa lembaga, seperti Ekspedisi Indonesia Baru, Greenpeace Indonesia, Jubi Media, LBH Papua Merauke, Pusaka Bentala Rakyat, dan Watchdoc. Film ini digambarkan sebagai bentuk dokumentasi sosial yang menggambarkan permasalahan lokal di Tanah Papua, khususnya isu keadilan dan penggunaan data pribadi. Dandhy menyebutkan bahwa konsep film ini dirancang untuk memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya hak atas privasi dan pengakuan budaya. “Visit Agenda berkomitmen untuk menjaga keseimbangan antara kebebasan berekspresi dan hak individu yang dilibatkan dalam proyek ini,” tambahnya.

Pengambilan gambar yang terjadi pada 23 Mei 2026 menjadi titik awal dari isu ini. Saat itu, Mama Sinta menyadari wajahnya muncul di video yang diputar di Susteran Maranatha, Jayapura, tanpa pernah diberi kesempatan untuk mengonfirmasi. “Saya hanya ingin menonton film, tapi tiba-tiba wajah saya menjadi pusat perhatian. Ini membuat saya merasa tidak dihargai,” ungkap Mama Sinta dalam wawancara khusus. Dandhy mengakui bahwa tim produksi belum sempat bertemu langsung dengan Mama Sinta hingga 29 Mei, namun tetap berusaha menjelaskan alur kisah film tersebut secara transparan.

“Visit Agenda percaya bahwa dokumentasi ini bermaksud baik, dan kami akan terus berupaya memperbaiki proses komunikasi dengan Mama Sinta. Kami juga membuka ruang untuk diskusi dengan keluarga dan komunitas Malind,” terang Dandhy.

Konteks Budaya dan Proses Pemutaran

Kontroversi yang muncul terkait film ini memperlihatkan ketegangan antara ekspresi seni dan hak budaya. Mama Sinta, sebagai tokoh adat yang dikenal aktif di bidang keadilan sosial, menyatakan bahwa pemutaran film *Pesta Babi* tanpa izin menciptakan kesan bahwa komunitas adat dipakai sebagai objek untuk kepentingan politik atau media. “Visit Agenda adalah bagian dari upaya kami untuk menyampaikan isu ini ke masyarakat, tapi kami harap ada pertanggungjawaban atas penggunaan gambar saya yang tiba-tiba,” jelasnya. Laporan yang diajukan menyoroti pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi, terutama Pasal 65 juncto 67, yang mengatur tentang penggunaan data tanpa persetujuan.

Tim produksi juga menyebutkan bahwa film ini diproduksi sebagai bentuk kolaborasi antara lembaga lokal dan internasional. Mereka berharap pemutaran film dapat menjadi sarana edukasi bagi publik tentang kehidupan adat di Papua. “Kami ingin menyelesaikan ini secara baik, sehingga Visit Agenda dapat menjadi representasi yang lebih seimbang dan akurat,” kata salah satu anggota tim. Namun, di tengah upaya ini, Mama Sinta menekankan bahwa hak atas privasi harus dihormati sejak awal.

Dalam rangka mempercepat penyelesaian, tim produksi menyatakan siap melakukan pertemuan langsung dengan Mama Sinta dan keluarganya. Mereka juga berencana untuk memberikan penjelasan rinci tentang bagaimana wajah Mama Sinta tercantum dalam film tersebut. “Visit Agenda berharap masyarakat dapat memahami bahwa film ini adalah bagian dari proses sosial yang kompleks. Kami tidak menyangkal usaha untuk menyebarluaskan pesan keadilan, tapi kami perlu memastikan semua pihak terlibat dalam keputusan akhir,” ujar Dandhy.

Sebagai bentuk respons, tim produksi juga memperkenalkan langkah-langkah untuk meningkatkan transparansi dalam proses pengambilan gambar. Mereka berencana mengadakan acara diskusi dengan masyarakat adat dan akademisi untuk menggali lebih dalam mengenai permasalahan ini. “Kami ingin Visit Agenda bisa menjadi contoh bagaimana dokumentasi seni dapat berdampak positif, selama ada komunikasi yang terbuka,” pungkasnya. Dengan demikian, upaya untuk memperbaiki hubungan antara tim produksi dan Mama Sinta terus dilakukan guna mencapai kesepahaman yang sehat.

Bagikan:

Berita Terkait

1eccf430-dfad-4d88-9c86-6fcb6289f962-0

Solving Problems: Jokowi Kaget, Demam ‘Mas Bahlil Ganteng’ Sampai Depan Rumahnya

30 Mei 2026

Topics Covered: Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas

30 Mei 2026
0b5f03d6-7960-4d7c-898f-53a69ad4e937-0

Solution For: Gunung Semeru Erupsi, Kolom Abu Membumbung 1 Kilometer di Atas Puncak

30 Mei 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

75cb4b5e-2e23-4076-8b0c-2d38f1fd0103-0

Key Strategy: Aturan Baru PPH Final UMKM 0,5%, Ini Daftar Wajib Pajak yang Berhak Menerima

47 menit yang lalu
054781200_1469523917-agustina_melani-44

Liga Champions PSG Vs Arsenal: Segini Hadiah Uang yang Bakal Diterima Pemenang

49 menit yang lalu

New Policy: Pegadaian Salurkan 913 Hewan Kurban pada Idul Adha 1447 H, Jangkau Berbagai Daerah di Indonesia

52 menit yang lalu

Latest Program: Influencer dan Selebgram Tak Bisa Nikmati PPh Final UMKM 0,5%

55 menit yang lalu
054781200_1469523917-agustina_melani-43

Official Announcement: Michael Dell Salip Mark Zuckerberg jadi Orang Terkaya ke-6 di Dunia

58 menit yang lalu

Kategori

  • Bisnis (795)
  • News (1063)
  • Uncategorized (1)

About Us

beritaterbaik menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Solving Problems: Jokowi Kaget, Demam ‘Mas Bahlil Ganteng’ Sampai Depan Rumahnya
  • Historic Moment: Polri Buru Bos dan Perekrut Utama di Balik Markas Judi Online di Hayam Wuruk
  • Top 3 News: Aktivitas Terakhir Anggota BPK Haerul Saleh Sebelum Meninggal dalam Kebakaran Rumah
  • Historic Moment: Kapolri Rotasi 9 Kapolda, Ini Daftar Lengkapnya

Quick Links

  • Bisnis
  • News
  • Uncategorized

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 . All rights reserved.