Skip to content
beritaterbaik
bd66379f-ae92-4c3e-ba95-2e54682ea02d-0
  • Home
  • News
  • Bisnis
  1. Home
  2. News
  3. Visit Agenda: Bos Hanania Group Ditahan Terkait Kasus Penipuan Umrah
News

Visit Agenda: Bos Hanania Group Ditahan Terkait Kasus Penipuan Umrah

James Gonzalez Reporter Sabtu, 30 Mei 2026 pukul 18:38 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
d21322a2-28f1-4197-b733-b011fff15de0-0

Table of Contents

Toggle
  • Bos Hanania Group Ditahan Terkait Kasus Penipuan Umrah
    • Skema Penipuan Umrah yang Terbongkar
    • Penyelidikan dan Peningkatan Kemungkinan Tersangka
    • Langkah Kepolisian dan Upaya Penyelamatan Korban

Bos Hanania Group Ditahan Terkait Kasus Penipuan Umrah

Visit Agenda menjadi sorotan publik setelah Kombes Pol. Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah menerima dua laporan resmi terkait dugaan penipuan oleh PT Khazanah Tamma Internasional, atau Hanania Group. Pemimpin perusahaan tersebut, Ahmad Syah Farhan atau ASF, resmi ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka. Penahanan ASF dilakukan di Rutan Polda Metro Jaya sejak Jumat, 29 Mei 2026, dalam rangka penyelidikan lebih lanjut atas dugaan keterlibatannya dalam skema penipuan umrah yang menimpa ratusan korban.

Skema Penipuan Umrah yang Terbongkar

Dalam kasus ini, pelapor pertama berinisial JSP menunjukkan bahwa ratusan calon jemaah telah menjadi korban. Total kerugian yang tercatat mencapai sekitar Rp12,145 miliar dari 128 jemaah yang telah membayar biaya paket umrah namun tidak diberangkatkan sesuai jadwal. Skema penipuan ini berlangsung melalui penawaran umrah murah dengan janji pengurusan visa dan pembayaran terpilah, tetapi setelah pembayaran diterima, perusahaan tidak memenuhi kontrak. Selain itu, laporan kedua yang ditujukan kepada calon jemaah berinisial NN juga menyebutkan kerugian hingga Rp78,8 juta akibat pembatalan jadwal umrah untuk dua orang tanpa kejelasan tambahan.

“Laporan dari JSP telah memasuki tahap penyidikan. Penyidik sudah mengumpulkan keterangan dari 33 saksi, baik dari pelapor maupun korban yang terdaftar,” kata Budi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (30/5/2026). Kementerian Agama dan Badan Penyelenggara Jasa Islam (BPSJ) juga turut menyatakan kekhawatiran terhadap operasional perusahaan tersebut, mengingat banyaknya korban yang terkena dampak.

Penyelidikan dan Peningkatan Kemungkinan Tersangka

Polda Metro Jaya terus memperluas penyelidikan untuk mengungkap lebih banyak detail. Penyidik sedang memeriksa kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam pengelolaan layanan umrah oleh Hanania Group. Dalam beberapa hari terakhir, tim investigasi telah menghubungi lebih dari 50 orang korban untuk menggali informasi tambahan. Selain itu, mereka juga sedang menelusuri alur dana yang diterima dari pelanggan, dengan memastikan apakah ada indikasi pencucian uang atau penggelapan yang terjadi.

“Kami masih mengumpulkan berbagai bukti untuk memperkuat kasus. Dugaan kejahatan ini tidak hanya menimpa satu korban, melainkan melibatkan skala besar,” terang Budi. Dia menambahkan bahwa pihak kepolisian juga sedang mengkoordinasikan dengan lembaga keuangan untuk melacak transaksi yang mencurigakan.

Dalam proses penyidikan, penelusuran akan mencakup pemeriksaan dokumen keuangan, catatan pembayaran, serta rekam jejak perusahaan Hanania Group. Pihak kepolisian juga mencari bukti apakah ada keuntungan finansial yang diperoleh oleh ASF atau pihak terkait lainnya. Dengan penyidikan yang terus berkembang, penahanan ASF bisa menjadi titik awal dari proses hukum yang lebih luas. Sementara itu, pengaduan dari masyarakat terus berdatangan, dan Polda Metro Jaya menyarankan korban untuk segera melaporkan kejadian tersebut kepada posko khusus yang telah dibuka.

Langkah Kepolisian dan Upaya Penyelamatan Korban

Polda Metro Jaya telah menyediakan posko pengaduan khusus untuk memudahkan masyarakat yang merasa dirugikan. Korban dapat menghubungi Subdirektorat Keamanan Negara atau WhatsApp 0813-1400-1411, dengan layanan beroperasi pukul 09.00 sampai 17.00 WIB. Dalam upaya penyelamatan korban, polisi juga berencana mengadakan sosialisasi dan seminar khusus untuk memperjelas mekanisme penipuan umrah yang terjadi.

“Kami berharap masyarakat yang terkena dampak dapat segera melaporkan kejadian tersebut ke posko kami. Dengan adanya laporan lebih banyak, penyidik bisa menemukan pola penipuan yang sama,” ujar Budi. Ia juga menegaskan bahwa pelaku akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku, baik dalam bentuk tuntutan perdata maupun pidana.

Kasus penipuan umrah ini menunjukkan pentingnya transparansi dalam layanan jasa perjalanan religius. Visit Agenda diharapkan menjadi jendela untuk masyarakat agar dapat memahami skema perusahaan yang mungkin menipu. Dengan dugaan penipuan yang terbongkar, kepolisian berupaya untuk memberikan keadilan kepada korban, terutama yang telah kehilangan uang dan harapan untuk melakukan ibadah umrah. Selain itu, ini juga menjadi pelajaran bagi calon pelanggan agar lebih waspada dalam memilih penyedia jasa umrah.

“Penipuan umrah bukanlah hal baru, tetapi frekuensinya semakin meningkat. Kami berharap kejadian seperti ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih teliti dalam bertransaksi,” tutup Budi. Ia menambahkan bahwa penyidikan akan terus berjalan hingga semua fakta terungkap, termasuk peran pihak manapun yang terlibat dalam skema ini.

Bagikan:

Berita Terkait

1eccf430-dfad-4d88-9c86-6fcb6289f962-0

Solving Problems: Jokowi Kaget, Demam ‘Mas Bahlil Ganteng’ Sampai Depan Rumahnya

30 Mei 2026

Topics Covered: Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas

30 Mei 2026
0b5f03d6-7960-4d7c-898f-53a69ad4e937-0

Solution For: Gunung Semeru Erupsi, Kolom Abu Membumbung 1 Kilometer di Atas Puncak

30 Mei 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

75cb4b5e-2e23-4076-8b0c-2d38f1fd0103-0

Key Strategy: Aturan Baru PPH Final UMKM 0,5%, Ini Daftar Wajib Pajak yang Berhak Menerima

37 menit yang lalu
054781200_1469523917-agustina_melani-44

Liga Champions PSG Vs Arsenal: Segini Hadiah Uang yang Bakal Diterima Pemenang

39 menit yang lalu

New Policy: Pegadaian Salurkan 913 Hewan Kurban pada Idul Adha 1447 H, Jangkau Berbagai Daerah di Indonesia

42 menit yang lalu

Latest Program: Influencer dan Selebgram Tak Bisa Nikmati PPh Final UMKM 0,5%

45 menit yang lalu
054781200_1469523917-agustina_melani-43

Official Announcement: Michael Dell Salip Mark Zuckerberg jadi Orang Terkaya ke-6 di Dunia

48 menit yang lalu

Kategori

  • Bisnis (795)
  • News (1063)
  • Uncategorized (1)

About Us

beritaterbaik menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Solving Problems: Jokowi Kaget, Demam ‘Mas Bahlil Ganteng’ Sampai Depan Rumahnya
  • Historic Moment: Polri Buru Bos dan Perekrut Utama di Balik Markas Judi Online di Hayam Wuruk
  • Top 3 News: Aktivitas Terakhir Anggota BPK Haerul Saleh Sebelum Meninggal dalam Kebakaran Rumah
  • Historic Moment: Kapolri Rotasi 9 Kapolda, Ini Daftar Lengkapnya

Quick Links

  • Bisnis
  • News
  • Uncategorized

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 . All rights reserved.