Urai Kemacetan di Jalan Ambles Lenteng Agung, 25 Petugas Dikerahkan
Urai Kemacetan di Jalan Ambles Lenteng – Kemacetan yang terjadi di Jalan Ambles, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, menjadi perhatian warga sekitar dan pengendara yang melintas menuju Depok. Pada Jumat (29/5/2026), jalan yang biasanya memiliki tiga lajur kini hanya menyisakan satu jalur aktif, memicu penumpukan kendaraan yang terus bertambah. Pemerintah setempat memperkirakan kepadatan ini akan berlangsung hingga akhir jam kerja, sehingga perlu intervensi cepat untuk Urai Kemacetan di Jalan Ambles. Sebanyak 25 petugas gabungan dari polisi, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan diterjunkan untuk mengatur lalu lintas di sekitar titik jalan ambles tersebut.
Kemacetan ini memengaruhi aliran lalu lintas sepanjang kawasan, terutama arah Depok. Petugas kepolisian mengklaim bahwa mereka sudah mengambil langkah-langkah strategis untuk mengurangi antrean. Pihak berwenang memastikan bahwa pengaturan lalu lintas dilakukan secara terpadu, dengan harapan bisa mempercepat Urai Kemacetan di Jalan Ambles. Selain itu, petugas juga memperhatikan kondisi jalan yang rusak untuk mencegah kecelakaan tambahan.
Penyebab dan Dampak Kecelakaan
“Jalan Ambles mengalami kerusakan akibat adanya pelebaran jalan yang belum selesai, sehingga hanya tersisa satu lajur aktif,” jelas Kanit Lantas Polsek Jagakarsa AKP Benny Muchtar.
“Kita lakukan pengaturan penempatan anggota di objek maupun sebelum lokasi jalan ambles, untuk menghindari terjadinya kecelakaan yang memperparah kemacetan,” tambah Benny.
Kerusakan pada Jalan Ambles disebabkan oleh perubahan struktur jalan yang sedang dalam proses pengerjaan. Akibatnya, sebagian besar kendaraan terjebak di jalur yang sempit, menyebabkan kekacauan lalu lintas. Dampaknya, waktu tempuh dari Jakarta Selatan ke Depok bisa meningkat hingga 30 menit. Pemudik dan warga yang menggunakan jalur ini mengeluhkan kesulitan dalam berangkat ke kota-kota tujuan, terutama saat jam sibuk.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa kepadatan lalu lintas masih bisa teratasi dengan koordinasi yang baik antara tim gabungan. Benny mengimbau pengendara untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas agar tidak memperparah situasi. Meski belum diterapkan rekayasa lalu lintas, pihak berwenang menilai bahwa pengaturan sementara sudah cukup membantu mengalirkan arus kendaraan di Jalan Ambles.
Harapan dan Strategi Jangka Panjang
“Mudah-mudahan struktur jalannya kuat dan ikut membantu menyedot arus lalin arah Depok,” Benny menandaskan.
Di samping mengatur lalu lintas, petugas juga mengharapkan pemasangan plat baja di area jalan ambles bisa mempercepat pergerakan kendaraan. Benny menyebutkan bahwa upaya ini bertujuan untuk memberikan dampak positif dalam mengurangi hambatan yang terjadi saat ini. Pihak Dinas Perhubungan berencana memperbaiki kondisi jalan dalam beberapa hari ke depan, dengan menyiapkan jalur sementara hingga perbaikan selesai.
Kemacetan di Jalan Ambles juga memicu keluhan dari warga sekitar yang mengaku terganggu karena akses ke tempat kerja atau pasar terbatas. Dalam waktu dekat, pemerintah daerah berencana melakukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan bahwa penanganan Urai Kemacetan di Jalan Ambles berjalan efektif. Selain itu, perbaikan jalan juga akan memperhatikan kebutuhan pengendara dalam menghindari kemacetan serupa di masa depan.
Menurut Benny, kepadatan lalu lintas mulai terasa sejak pagi hari, saat arus kendaraan meningkat. Ia menambahkan bahwa penanganan darurat akan dilakukan hingga semua jalur kembali normal. Sejumlah pengendara yang terjebak mengungkapkan bahwa mereka terpaksa mengambil jalur alternatif seperti Jalan Raya Lingkar Selatan atau Jalan Raya Jatimulya, meski jarak tempuh menjadi lebih panjang.
