Update Kerusuhan Stadion Lukas Enembe: CCTV Tak Berfungsi dan Dampaknya
Kerusuhan Stadion Lukas Enembe kembali menjadi sorotan publik setelah pertandingan babak play off promosi antara Persipura Jayapura dan Adhyaksa FC pada Jumat (6/5/2026). Insiden yang terjadi di salah satu stadion terbesar di Papua ini memicu kekacauan yang berdampak luas, termasuk kerusakan infrastruktur dan hilangnya properti. Pasca-insiden, pihak kepolisian dan pengelola stadion terus melakukan pemeriksaan, termasuk meninjau kamera pengawas yang sempat mengalami gangguan. Meski CCTV masih dalam pemeriksaan, kekacauan yang terjadi di tengah pertandingan tetap menjadi fokus utama.
Kondisi CCTV dan Tantangan Penyelidikan
Petugas kepolisian dan pihak penyelidik terus memperbaiki sistem pengawasan di Stadion Lukas Enembe, meski tidak semua kamera berfungsi sempurna. Kasat Reskrim Polres Jayapura, AKP Alamsyah Ali, menyatakan bahwa rekaman CCTV belum bisa memberikan bukti memadai untuk mengungkap detail kerusuhan. “Kerusuhan Stadion Lukas Enembe masih dalam proses investigasi, dan kami menghadapi tantangan karena sistem pengawasan tidak bekerja maksimal,” jelas Alamsyah, Sabtu (9/5/2026), seperti dilaporkan Antara.
“Dengan CCTV yang tidak berfungsi, kami bergantung pada saksi mata dan barang bukti lainnya untuk membangun narasi kejadian,” tambahnya.
Kerusuhan Stadion Lukas Enembe terjadi sekitar 20 menit setelah pertandingan dimulai. Sementara itu, kamera di sekitar stadion masih dalam pemeliharaan, sehingga beberapa kejadian awal belum tercatat. Polisi mengungkapkan bahwa pemeriksaan tidak hanya fokus pada rekaman, tetapi juga melibatkan pengumpulan data dari warga sekitar, termasuk saksi mata yang melihat peristiwa tersebut.
Langkah-Langkah Penyelidikan dan Pemulihan
Sejumlah petugas kepolisian dan pihak penyelidik melakukan olah TKP secara intensif di Stadion Lukas Enembe. Mereka memeriksa bagian dalam dan luar stadion, serta meninjau rekaman dari kamera yang telah diperbaiki. Kebutuhan untuk mempercepat proses penyelidikan semakin mendesak karena kekacauan mengganggu kegiatan olahraga dan kehidupan warga sekitar.