Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Tiga Warga Luka Akibat Kebakaran di Pasar Jiung Kemayoran

Daniel Smith 4 mins read 6 views

n Tiga Warga Luka Akibat Kebakaran di Pasar - Jakarta, Liputan6.com – Tiga warga mengalami luka-luka dalam insiden kebakaran yang menghantam permukiman di

Tiga Warga Luka Akibat Kebakaran di Pasar Jiung Kemayoran

Tiga Warga Luka Akibat Kebakaran di Pasar Jiung Kemayoran

Tiga Warga Luka Akibat Kebakaran di Pasar – Jakarta, Liputan6.com – Tiga warga mengalami luka-luka dalam insiden kebakaran yang menghantam permukiman di kawasan Pasar Jiung, Kemayoran, Jakarta Pusat. Kebakaran terjadi pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 20.55 WIB, di tengah keramaian pasar yang menjadi pusat aktivitas ekonomi warga sekitar. Saat ini, seluruh korban telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Pasca-insiden, Kapolsek Kemayoran Kompol Agung Ardiansyah mengungkapkan bahwa tiga orang yang terluka saat ini terbagi dalam dua tempat perawatan berbeda. “Ada tiga warga yang terkena dampak langsung dari kebakaran tersebut,” jelas Agung dalam wawancara di Jakarta, Selasa. Dua dari mereka, yaitu Puput dan Dika, dibawa ke RS Hermina Kemayoran, sementara satu korban, Suparno, menjalani pengobatan di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM).

“Untuk dua korban yaitu Puput dan Dika dirawat di RS Hermina, sementara Suparno di RSCM,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kondisi kesehatan ketiga warga dinilai stabil, meski masih membutuhkan observasi lebih lanjut.

Menurut laporan, kebakaran yang mengguncang Kampung Pasar Jiung, Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, bermula dari kecelakaan listrik. Api dengan cepat menyebar ke sejumlah bangunan di sekitar lokasi, memaksa warga untuk berlarian mencari tempat aman. Petugas pemadam kebakaran segera datang ke lokasi untuk mengendalikan api, namun jalan menuju titik api sempat terhalang akibat kondisi jalan yang rusak.

Untuk memadamkan api, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mengerahkan 35 unit mobil pemadam beserta 165 personel. Tim pemadam bekerja sengit hingga lebih dari dua jam untuk memastikan seluruh area terbakar dijauhkan dari ancaman. Pemadaman berhasil dilakukan setelah semua sumber api dikuasai, meski beberapa bangunan mengalami kerusakan parah.

Kebakaran tersebut mengakibatkan sejumlah warga mengungsi ke tempat-tempat yang lebih aman. Berdasarkan informasi yang dihimpun, ratusan orang terpaksa meninggalkan rumah mereka karena asap yang memenuhi udara dan risiko penyebaran api. Pemadam juga menyelamatkan sejumlah barang dagangan yang masih bisa diselamatkan sebelum api meranggas habis.

Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Bayu Meghantara, mengatakan bahwa pasokan air selama operasi pemadaman cukup memadai, sehingga memungkinkan proses pengendalian api berjalan efektif. “Alhamdulillah sumber air cukup untuk memadamkan api,” tegas Bayu. Ia menambahkan bahwa tim responden langsung mengkoordinasikan upaya evakuasi dan pemadam dengan pihak kepolisian serta masyarakat sekitar.

Kawasan Pasar Jiung dikenal sebagai area padat penduduk yang terdiri dari berbagai toko dan tempat usaha kecil. Kebakaran di sini tidak hanya mengganggu aktivitas ekonomi, tetapi juga menyebabkan gangguan lalu lintas di sekitar kawasan tersebut. Beberapa jalan terpaksa ditutup sementara untuk memudahkan operasi pemadam dan evakuasi.

Berdasarkan penyelidikan awal, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik di salah satu toko yang berada di bagian tengah pasar. Petugas memperkirakan bahwa kejadian tersebut terjadi akibat kabel listrik yang terlalu lama digunakan tanpa perlindungan. Sementara itu, masyarakat sekitar menyebutkan bahwa tiga korban yang terluka meliputi seorang ibu rumah tangga, seorang anak, dan seorang tukang kue yang sedang mengisi dagangan di dekat sumber kebakaran.

Sebagai respons terhadap insiden ini, Pemadam Kebakaran DKI Jakarta memperketat pemeriksaan di sejumlah titik rawan kebakaran di kota Jakarta. Penyelidikan terhadap penyebab kebakaran akan terus berlanjut untuk mengetahui apakah ada faktor lain yang memperparah situasi. Selain itu, pihak kepolisian juga meminta warga sekitar untuk berhati-hati dalam mengatur aliran listrik di rumah mereka.

Kebakaran di Pasar Jiung menunjukkan pentingnya kesiapan masyarakat terhadap bencana yang bisa terjadi kapan saja. Meski tidak ada korban jiwa, insiden ini menegaskan bahwa tindakan pencegahan harus diperkuat, terutama di area yang sering dihuni oleh banyak penghuni. Pemerintah setempat berharap kejadian serupa tidak terulang di masa depan, dengan meningkatkan sistem pemadam kebakaran di kawasan kumuh dan pasar.

Dalam pernyataannya, Bayu Meghantara juga menyebutkan bahwa langkah-langkah pencegahan seperti pemeriksaan rutin instalasi listrik dan pemasangan alat pemadam di toko-toko perlu ditingkatkan. “Kami mengajak masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di lingkungan yang padat seperti Pasar Jiung,” tambahnya.

Kebakaran ini memicu refleksi mengenai keamanan lingkungan permukiman dan pasar. Meski dianggap sebagai kejadian kecil, insiden tersebut mengingatkan bahwa risiko kebakaran bisa sangat signifikan di area dengan banyak kegiatan intensif. Kepolisian dan Dinas Pemadam Kebakaran berharap kejadian serupa bisa dicegah dengan program pencegahan yang lebih terpadu.

Perkembangan kebakaran dan penanganan darurat di Pasar Jiung menjadi perhatian publik. Pemerintah setempat telah berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk memastikan proses pemulihan berjalan lancar. Korban yang terluka juga diberikan dukungan psikologis oleh petugas kesehatan dan organisasi bantuan masyarakat.

Gabung diskusi