Kualanamu Airport Jaga Operasional Meski Ada Blackout di Sumatra
Sumatra Blackout – Kota Medan dan beberapa daerah di Sumatra seperti Aceh, Palembang, serta Pekanbaru mengalami gangguan listrik besar sejak Jumat sore (22/5/2026). Dampaknya melibatkan pemukiman warga, fasilitas umum, dan pusat perbelanjaan besar. Meski situasi tidak menyenangkan, Bandara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatra Utara, menegaskan bahwa layanan tetap berjalan tanpa hambatan.
Kualanamu International Airport
Bandara Kualanamu memberikan informasi bahwa para calon penumpang dan pengguna jasa tidak perlu khawatir. “Operasional bandara dan penerbangan dari maupun menuju Kualanamu saat ini masih normal,” tulis akun Instagram @kualanamu.airport dalam postingan mereka, Jumat (22/5/2026). Mereka menjelaskan bahwa sistem kelistrikan cadangan menjadi penjamin kesinambungan pelayanan.
“Kami memastikan operasional bandara didukung oleh sistem kelistrikan siap pakai agar pengguna jasa tetap mendapat pelayanan optimal,” ucap Bandara Kualanamu.
Manajemen meminta calon penumpang tetap memantau kondisi perjalanan sebelum berangkat. “Keselamatan pengguna tetap menjadi prioritas utama,” tambah @kualanamu.airport.
Sun Plaza Beradaptasi dengan Blackout
Sejumlah fasilitas umum di Medan, termasuk Sun Plaza, terkena dampak langsung dari pemadaman listrik. Mal tersebut berlokasi di Jalan KH Zainul Arifin, Kecamatan Medan Baru. Dengan cepat, pihak pengelola mengaktifkan genset untuk mengatasi keadaan darurat.
“Blackout sore ini langsung diantisipasi dengan genset. Tidak lama kemudian, listrik di seluruh area mal kembali menyala,” kata Marketing Communication Manager Sun Plaza Dini Asih Nasution kepada Liputan6.com, Jumat (22/5/2026).
Dini menuturkan bahwa langkah responsif meminimalkan gangguan signifikan. Saat ini, Sun Plaza masih menggunakan daya cadangan sambil menunggu pemulihan dari PLN. “Kami optimis sistem kelistrikan akan segera pulih,” pungkasnya.
Menurut PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, gangguan listrik terjadi sejak pukul 18.44 WIB. Tim teknis langsung diterjunkan untuk memeriksa jaringan kelistrikan di wilayah terdampak. Pemadaman di Sumatra Utara berdampak luas, tetapi infrastruktur kritis seperti bandara dan pusat perbelanjaan berhasil bertahan.
