Skip to content
beritaterbaik
bd66379f-ae92-4c3e-ba95-2e54682ea02d-0
  • Home
  • News
  • Bisnis
  1. Home
  2. News
  3. Solving Problems: Sahroni Desak WN Brunei Pelaku Penganiayaan di Blok M Dideportasi
News

Solving Problems: Sahroni Desak WN Brunei Pelaku Penganiayaan di Blok M Dideportasi

Joseph Thomas Reporter Jumat, 29 Mei 2026 pukul 19:41 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
f2f1b93e-9964-43a1-9fdc-536a3548ebfd-0

Table of Contents

Toggle
  • Sahroni Desak WN Brunei Dideportasi sebagai Pelaku Penganiayaan di Blok M
    • Kasus Penganiayaan di Blok M yang Memicu Perdebatan
    • Upaya untuk Menyelesaikan Masalah dengan Regulasi yang Lebih Ketat

Sahroni Desak WN Brunei Dideportasi sebagai Pelaku Penganiayaan di Blok M

Solving Problems – Dalam upaya menyelesaikan masalah kekerasan di Blok M, Jakarta, Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, menegaskan bahwa warga negara asing (WNA) dari Brunei Darussalam, MIA (33), yang diduga melakukan tindakan penganiayaan harus dideportasi segera setelah kasusnya ditetapkan sebagai pelaku. “Penyelesaian masalah ini membutuhkan tindakan tegas, termasuk mengirim WNA Brunei kembali ke negara asalnya karena dia dikenal sebagai pelaku penganiayaan yang memicu kematian korban,” jelas Sahroni dalam wawancara dengan media, Jumat (29/5/2026). Ia menekankan perlunya kebijakan yang lebih ketat untuk mencegah pengulangan kekerasan oleh warga asing.

Kasus Penganiayaan di Blok M yang Memicu Perdebatan

Kasus kekerasan di Blok M berawal dari pertengkaran antara korban, MHF (30), dengan pelaku di depan Restu Sport, Rabu, 6 Mei 2026. Konflik tersebut melibatkan beberapa pihak, termasuk kelompok warga negara asing yang hadir dalam situasi tersebut. MIA, yang berada di Brunei Darussalam, ditemukan bersama rekan-rekannya menggunakan mobil. Saat turun dari kendaraan, pelaku membawa paper bag hitam yang diduga berisi botol kaca, memicu konflik saat bertemu dengan korban di pintu masuk area Blok M.

“Terduga pelaku memukul korban satu kali pada bagian kepala menggunakan paper bag berisi botol minuman hingga korban terjatuh,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, Kamis (28/5/2025). Ia menambahkan bahwa kejadian ini terjadi dalam kondisi emosi yang memanas, dengan motivasi kekerasan diduga terkait adanya perdebatan sebelumnya.

Dalam menyelesaikan masalah ini, tim penyelidik mengungkap bahwa korban sempat dibawa ke RSPP setelah kejadian, namun kondisinya memburuk hingga meninggal pada 16 Mei 2026. Dalam pemeriksaan, MIA ditemukan dalam kondisi terpengaruh alkohol, yang diperkirakan memicu reaksi impulsif saat konflik memuncak. Polisi menangkap pelaku pada Senin, 25 Mei 2026, di wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut.

Upaya untuk Menyelesaikan Masalah dengan Regulasi yang Lebih Ketat

Kebijakan pencegahan kekerasan oleh warga asing menjadi sorotan setelah terjadi tewasnya korban di Blok M. Sahroni menyarankan agar pemerintah memperketat aturan terkait masuk dan tinggalnya WNA, terutama mereka yang terlibat dalam konflik berdarah. “Kita perlu memastikan bahwa setiap WNA yang terlibat dalam tindakan kekerasan di Indonesia dapat dideportasi secara cepat untuk memutuskan sikap kekerasan tersebut,” tegasnya. Ia juga mengingatkan bahwa penggunaan paper bag hitam sebagai alat kekerasan harus menjadi bahan pertimbangan dalam menyelesaikan masalah perundungan di masa depan.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa tindakan penganiayaan diduga berawal dari adanya adu mulut antara korban dan pelaku. “Kondisi emosional pelaku memperparah situasi, sehingga menyelesaikan masalah kekerasan membutuhkan kejelasan dari pihak berwenang,” tambah Budi Hermanto. Penyelidikan masih terus berjalan untuk mengungkap lebih jauh motif dan alur kejadian. MIA sekarang menjadi tersangka utama dalam kasus ini.

Rekan-rekan korban mengungkapkan bahwa mereka berharap pihak berwenang dapat menyelesaikan masalah ini dengan tindakan cepat. “Kita kecewa karena kekerasan yang terjadi di Blok M bisa berujung pada kematian,” ujar salah satu saksi mata. Ia menambahkan bahwa penggunaan senjata tajam seperti paper bag hitam menunjukkan bahwa penyelesaian masalah kekerasan masih perlu diperbaiki. Dengan menyelesaikan masalah ini, pihak berwenang dapat menunjukkan komitmen mereka terhadap keselamatan masyarakat.

Di sisi lain, pemerintah Indonesia sedang mengevaluasi kebijakan penggunaan visa bagi warga negara Brunei Darussalam. Para pejabat menilai bahwa kasus ini bisa menjadi langkah awal untuk menerapkan aturan yang lebih ketat terkait masuknya warga asing yang terlibat dalam kekerasan. “Pengelolaan masuk warga negara asing harus lebih selektif, terutama untuk mereka yang memiliki riwayat kekerasan atau mengganggu ketertiban umum,” kata salah satu anggota komisi. Hal ini diharapkan dapat mencegah terulangnya kekerasan serupa di wilayah lain.

Bagikan:

Berita Terkait

5eb2d549-dfb2-4110-9063-8c7ac68bee46-0

Main Agenda: Tak Hanya Prancis, Prabowo Juga Instruksikan Bahasa Portugis Diajarkan di Sekolah

29 Mei 2026
c41952f9-1cba-48bc-a596-dd16aa857c9c-0

Key Issue: Balita Tewas Mengenaskan di Bekasi, Kondisi Pamannya Kritis

29 Mei 2026
b429b032-3788-40d0-8850-84ada8cbb90b-0

Jalan Ambles di Lenteng Agung Sudah Bisa Dilewati

29 Mei 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

5eb2d549-dfb2-4110-9063-8c7ac68bee46-0

Main Agenda: Tak Hanya Prancis, Prabowo Juga Instruksikan Bahasa Portugis Diajarkan di Sekolah

3 jam yang lalu
c41952f9-1cba-48bc-a596-dd16aa857c9c-0

Key Issue: Balita Tewas Mengenaskan di Bekasi, Kondisi Pamannya Kritis

3 jam yang lalu
b429b032-3788-40d0-8850-84ada8cbb90b-0

Jalan Ambles di Lenteng Agung Sudah Bisa Dilewati

3 jam yang lalu
4124c2ab-fe48-41a5-a978-83a210d895c0-0

Key Issue: Geger Pria Tewas Diduga Gantung Diri di Danau Sunter

3 jam yang lalu
ef8e8e00-0262-4d7e-9dfc-f1276c8aca07-0

Special Plan: TNI Terlibat Berantas Begal, Anggota DPR Singgung Supremasi Sipil

3 jam yang lalu

Kategori

  • Bisnis (758)
  • News (1002)
  • Uncategorized (1)

About Us

beritaterbaik menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Urai Kemacetan di Jalan Ambles Lenteng Agung – 25 Petugas Dikerahkan
  • Historic Moment: Polri Buru Bos dan Perekrut Utama di Balik Markas Judi Online di Hayam Wuruk
  • Top 3 News: Aktivitas Terakhir Anggota BPK Haerul Saleh Sebelum Meninggal dalam Kebakaran Rumah
  • Historic Moment: Kapolri Rotasi 9 Kapolda, Ini Daftar Lengkapnya

Quick Links

  • Bisnis
  • News
  • Uncategorized

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 . All rights reserved.