Polisi Buru Perampok Berpistol yang Gasak Uang Minimarket Rp36 Juta di Depok
Polisi Buru Perampok Berpistol yang Gasak – Tim polisi Depok masih berupaya menangkap empat orang yang terlibat dalam pencurian dengan kekerasan di sebuah minimarket di Cimanggis. Aksi tersebut terjadi saat tempat itu sedang dalam kondisi sepi, tepat sebelum tutup. Pegawai minimarket menjadi korban dari pengambilan uang sebesar Rp36 juta dari brankas, berkat ancaman yang diberikan oleh para pelaku.
“Kejadian yang terjadi di minimarket Cimanggis masih dalam proses pengejaran, mohon doa dari masyarakat agar para tersangka segera tertangkap,” kata AKBP Made Gede Oka Utama, Kasat Reskrim Polres Metro Depok, dalam wawancara Senin (25/5/2026).
Diketahui, empat tersangka memiliki peran berbeda saat melaksanakan aksinya. Saat ini, polisi telah mengidentifikasi dua orang yang masuk ke dalam minimarket, sementara dua lainnya berada di luar. Dalam perjalanan penyelidikan, petugas juga sedang berkoordinasi dengan kasus serupa di wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur, untuk memastikan apakah ada kesamaan antara para pelaku.
Pencurian Berlangsung di Malam Hari
Aksi pencurian tersebut dilakukan di malam hari, ketika minimarket sedang dalam proses penutupan. Para tersangka menggunakan senjata api untuk menekan korban, memaksa pegawai menunjukkan lokasi uang yang tersimpan di brankas. Tidak ada korban luka, tetapi ancaman dari senpi membuat situasi terasa tegang.
“Salah satu dari pelaku membawa senpi, digunakan untuk memberikan tekanan kepada karyawan,” terang Oka. “Tidak ada luka, tapi korban mengalami pengancaman, sehingga aksi tersebut termasuk dalam tindak pidana pencurian dengan kekerasan.”
Deteksi Dari CCTV
Dari rekaman kamera pengawas, terungkap bahwa dua pelaku mengenakan penutup wajah sebelum memasuki minimarket. Mereka langsung mendekati pegawai, sambil menodongkan senjata, sehingga korban terpaksa menyerahkan uang. Setelah berhasil mengambil dana, para pelaku lalu melarikan diri, meninggalkan korban dalam keadaan cemas.
