Peserta OSN-K Tembus 716 Ribu – Puspresnas Terapkan Aturan Ketat Ini
Partisipasi OSN-K Meningkat Drastis, Puspresnas Berlakukan Pengawasan Ketat Peserta OSN K Tembus 716 Ribu - Liputan6.com, Jakarta – Pusat Prestasi Nasional
Partisipasi OSN-K Meningkat Drastis, Puspresnas Berlakukan Pengawasan Ketat
Peserta OSN K Tembus 716 Ribu – Liputan6.com, Jakarta – Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) yang berada di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencatatkan peningkatan pesat minat siswa terhadap Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K). Tahun ini, jumlah peserta mencapai lebih dari 716.000 orang, dengan 418.918 peserta dari jenjang Sekolah Dasar (SD/MI) dan 297.955 peserta dari jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP/MTs).
Antusiasme Tumbuh, Kemendikdasmen Optimis
Kepala Puspresnas, Maria Veronica Irene Herdjiono, mengungkapkan bahwa peningkatan partisipasi ini mencerminkan semakin meningkatnya keinginan siswa untuk terlibat dalam kompetisi sains. “Peningkatan ini menunjukkan semangat belajar dan rasa cinta terhadap ilmu pengetahuan yang semakin kuat di kalangan murid,” jelas Irene, Minggu (14/6/2026). Menurutnya, OSN-K bertujuan untuk memperkuat bakat peserta didik sekaligus membentuk karakter yang jujur, disiplin, dan tangguh.
“Langkah ini dilakukan guna memastikan proses seleksi berlangsung transparan, akuntabel, dan objektif,” tambah Irene.
Langkah Khusus untuk Meningkatkan Kualitas
Menyikapi jumlah peserta yang membludak, Puspresnas menerapkan berbagai upaya pengawasan ketat untuk menjaga integritas kompetisi. Sistem ini melibatkan pengawas silang, pemantauan oleh panitia pusat dan daerah, serta tayangan langsung (live streaming) selama pelaksanaan. Selain itu, dokumentasi dari berbagai wilayah, termasuk daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T), juga menjadi bagian penting dari proses evaluasi.
Angka peserta OSN-K tingkat SD tahun ini berasal dari 38 provinsi dan enam Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN). Kenaikan 21 persen dibandingkan tahun sebelumnya menunjukkan dinamika positif dalam partisipasi siswa. Sementara itu, untuk jenjang SMP, partisipasi meningkat 15 persen dibanding 2025.
Menjadi Dasar untuk OSN-P
Para peserta yang lolos dalam OSN-K akan menjadi basis bagi seleksi ke babak berikutnya, yaitu Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi (OSN-P). Kompetisi yang inklusif ini diharapkan membantu Kemendikdasmen dalam membangun ekosistem prestasi yang adil serta menciptakan generasi muda berbakat di bidang riset dan inovasi masa depan.
