Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Peredaran Obat Keras di Tangerang Terbongkar – Pemasok Diburu

Mark Williams 2 mins read 16 views

Peredaran Obat Keras di Tangerang Terbongkar, Pemasok Diburu Peredaran Obat Keras di Tangerang Terbongkar - Dalam upaya memutus mata rantai distribusi obat

Peredaran Obat Keras di Tangerang Terbongkar – Pemasok Diburu

Peredaran Obat Keras di Tangerang Terbongkar, Pemasok Diburu

Peredaran Obat Keras di Tangerang Terbongkar – Dalam upaya memutus mata rantai distribusi obat keras di Tangerang, Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari, mengungkap bahwa operasi penyelidikan terhadap peredaran obat keras di Tangerang telah menghasilkan bukti kuat terkait jaringan penyuplai yang menyalahgunakan obat-obatan berbahaya. Setelah menggerebek sebuah kontrakan yang berfungsi sebagai gudang penyimpanan, petugas berhasil menyita total 135.346 butir obat keras berbagai jenis. “Kami sedang memburu pemasok yang diduga menjadi sumber utama peredaran obat keras di Tangerang ini,” kata Jauhari, Minggu (14/6/2026), dalam konferensi persnya.

Operasi Intensif yang Berhasil Mengungkap Jaringan Ilegal

Operasi ini merupakan bagian dari strategi polisi dalam menekan penyalahgunaan narkoba di wilayah metro Tangerang. Para penyelidik mengungkap bahwa obat-obatan ilegal ini sering kali dipasarkan secara diam-diam melalui jalur COD (cash on delivery) di Poris, sehingga mudah menjangkau kalangan remaja dan masyarakat umum. “Kasus ini dimulai dari laporan masyarakat yang menyoroti transaksi obat keras yang semakin marak,” jelas Jauhari. Dalam pemeriksaan, barang bukti yang ditemukan mencakup 78.510 butir Tryhex, 45.200 butir Hexymer, 5.306 butir Tramadol, 6.000 butir PCC, 190 butir Merlopam, serta 130 butir Alprazolam dan Riklona. Selain itu, dua unit ponsel, satu printer kemasan, dan satu sepeda motor juga diamankan sebagai alat bantu dalam proses distribusi.

Kasus ini tidak hanya menimbulkan kekhawatiran akan peningkatan penggunaan obat keras di kalangan remaja, tetapi juga berpotensi menyebabkan kejahatan lain seperti penipuan atau kekerasan. Jauhari menekankan bahwa tindakan penyelidikan dilakukan secara intensif karena peredaran obat keras di Tangerang telah menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat. “Obat keras tidak hanya menyebabkan ketergantungan, tetapi juga berpotensi memicu perilaku kriminal,” tambahnya. Penyelidikan lanjutan akan fokus pada identifikasi pemasok utama dan pelaku penggunaan obat ilegal, serta memastikan rantaian distribusi terputus.

Penyebab dan Dampak Penyalahgunaan Obat Keras

Menurut data dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang, penyalahgunaan obat keras terus meningkat karena akses mudah dan harga terjangkau. Obat-obatan seperti Tramadol dan Hexymer sering dipakai untuk tujuan non-medik, terutama oleh anak-anak dan remaja yang ingin mencapai efek penenang atau perangsang. Jauhari menyoroti bahwa peredaran obat keras di Tangerang memerlukan perhatian khusus karena penggunaannya tidak hanya menyebabkan masalah kesehatan, tetapi juga mengganggu keamanan dan kestabilan sosial.

Operasi ini berdampak signifikan dalam mengurangi jumlah ob

Gabung diskusi