Skip to content
Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Penampakan 2 Tersangka Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras Berbaju Tahanan

beritaterbaik - beritaterbaik.com 3 mins read

Penampakan 2 Tersangka Challenge Hafalan menjadi sorotan publik setelah kedua individu yang ditetapkan sebagai tersangka berhasil digiring menuju fasilitas

2 Tersangka Challenge Hafalan Al-Qur’an Terlihat di Rutan

Proses Hukum dan Penggiringan Tersangka

Beritaterbaik.com – Penampakan 2 Tersangka Challenge Hafalan menjadi sorotan publik setelah kedua individu yang ditetapkan sebagai tersangka berhasil digiring menuju fasilitas penahanan pada hari Kamis, 13 Agustus 2026. Kejadian ini terjadi di lingkungan rumah tahanan setelah proses pemeriksaan selesai dilakukan oleh tim penyidik. Tersangka pertama berinisial R yang merupakan seorang perempuan, sementara tersangka kedua adalah E, seorang pria. Keduanya terlihat mengenakan seragam tahanan saat berjalan menuju sel tahanan tanpa memberikan tanggapan apapun kepada para wartawan yang hadir.

Sebelum dibawa ke ruang tahanan, kedua tersangka telah menjalani proses interogasi oleh tim penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. Mereka hanya tertunduk tanpa mengeluarkan sepatah kata pun selama proses penggiringan berlangsung. Proses hukum untuk kasus ini kini memasuki tahap selanjutnya setelah perkara dialihkan dari Polres Metro Jakarta Utara ke Polda Metro Jaya.

Asal Usul dan Penanganan Kasus

Kasus ini bermula ketika sebuah video aksi tantangan hafalan Al-Qur’an yang dikaitkan dengan pemberian minuman keras mulai beredar luas di media sosial. Video tersebut direkam saat konser The Sounds Project berlangsung di Ancol, Jakarta Utara, pada hari Minggu, 9 Agustus 2026. Aksi tersebut terjadi di sebuah booth sponsor yang menjadi pusat perhatian pengunjung saat itu.

“Pelaku penistaan saat ini sudah diamankan di Polres Metro Jakarta Utara,” ujar Kombes Oki Waskito pada Rabu, 13 Agustus 2026.

Iptu Maryati Jonggi, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Utara, membenarkan bahwa proses hukum sedang berjalan dan kasus telah resmi dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. Maryati menjelaskan bahwa semua tahapan hukum sedang dilakukan sesuai prosedur yang berlaku. Pihak kepolisian juga memastikan bahwa kedua tersangka akan menjalani proses hukum hingga tuntas.

Respons Penyelenggara dan Sponsor

Pihak penyelenggara The Sounds Project segera memberikan respons tegas terhadap kejadian tersebut. Mereka mengecam keras perilaku yang dianggap tidak pantas dan menegaskan bahwa agama tidak boleh dijadikan bahan promosi atau tantangan komersial. The Sounds Project menyatakan telah menegur pihak sponsor terkait dan meminta agar kasus ini diselesaikan hingga tuntas.

Direktur Newport, Handoko Sasongko, menyampaikan permintaan maaf kepada umat Islam, tokoh agama, dan seluruh masyarakat Indonesia. Ia menjelaskan bahwa aksi tersebut bukan bagian dari program resmi, konsep promosi, maupun arahan perusahaan.

“Newport perlu meluruskan bahwa aktivitas tersebut bukan merupakan program, konsep promosi, challenge, maupun arahan yang dibuat atau direncanakan oleh Newport. Aktivitas tersebut muncul secara spontan dari pengunjung yang berada di lokasi,” jelas Handoko.

Perusahaan juga mengakui adanya kelemahan dalam sistem pengawasan di lapangan. Newport menyesalkan bahwa pengunjung berhasil mengambil alih mikrofon dari pembawa acara, sehingga aksi tersebut dapat berlangsung tanpa hambatan berarti. Handoko menambahkan bahwa perusahaan sangat menghormati nilai-nilai agama, keyakinan, budaya, dan adat istiadat yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Indonesia.

Frequently Asked Questions

Siapa saja 2 tersangka dalam kasus Challenge Hafalan? Tersangka pertama adalah R, seorang perempuan, dan tersangka kedua adalah E, seorang pria. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kontroversial tantangan hafalan Al-Qur’an yang melibatkan minuman keras.

Kapan dan di mana insiden ini terjadi? Insiden ini terjadi pada hari Minggu, 9 Agustus 2026, saat konser The Sounds Project berlangsung di Ancol, Jakarta Utara. Video aksi tersebut direkam di sebuah booth sponsor yang menjadi pusat perhatian pengunjung.

Bagaimana proses hukum setelah penampakan 2 tersangka? Awalnya kasus ditangani oleh Polres Metro Jakarta Utara, kemudian dialihkan ke Polda Metro Jaya. Kedua tersangka digiring ke rumah tahanan pada 13 Agustus 2026 setelah proses pemeriksaan selesai dilakukan.

Apa tanggapan Newport terhadap insiden ini? Newport melalui Direktur Handoko Sasongko menyampaikan permintaan maaf dan meluruskan bahwa aktivitas tersebut bukan merupakan program atau arahan perusahaan, melainkan muncul secara spontan dari pengunjung.

Gabung diskusi