Skip to content
Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Polda Metro Jaya Dirombak, Kapolda hingga Direktur Reserse Diganti

wpmanadmin - beritaterbaik.com 4 mins read

Sejumlah jabatan penting di lingkungan Polda Metro Jaya mengalami pergantian menyusul rotasi 88 pejabat Polri di berbagai wilayah Indonesia. Perubahan ini

Polda Metro Jaya Dirombak, Kapolda hingga Direktur Reserse Diganti

Rotasi Besar Ubah Sejumlah Posisi Strategis di Polda Metro Jaya

Beritaterbaik.com – Sejumlah jabatan penting di lingkungan Polda Metro Jaya mengalami pergantian menyusul rotasi 88 pejabat Polri di berbagai wilayah Indonesia. Perubahan ini mencakup posisi Kapolda Metro Jaya, Wakapolda, beberapa direktur reserse, hingga Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta.

Mutasi tersebut tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Seluruh perwira yang namanya tercantum diminta mulai menjalankan amanah di tempat tugas baru paling lambat 14 hari setelah keputusan ditetapkan.

Dadang Hartanto Mengisi Jabatan Kapolda Metro Jaya

Posisi Kapolda Metro Jaya kini dipegang Irjen Pol Dadang Hartanto. Sebelum menerima penugasan baru di Jakarta, Dadang menjabat sebagai Kapolda Maluku.

Ia menggantikan Komjen Pol Asep Edi Suheri, yang mendapat mandat sebagai Inspektur Pengawasan Umum atau Irwasum Polri. Peralihan ini menempatkan Asep Edi Suheri pada fungsi pengawasan internal di tingkat Mabes Polri.

Pergantian pimpinan Polda Metro Jaya menjadi salah satu bagian utama dalam rangkaian rotasi kali ini. Polda Metro Jaya memiliki wilayah kerja yang mencakup Jakarta dan kawasan penyangga tertentu, sehingga kesinambungan program serta koordinasi antarjajaran menjadi perhatian dalam masa transisi kepemimpinan.

Wakapolda dan Direktorat Reserse Turut Berganti

Jabatan Wakapolda Metro Jaya juga mengalami perubahan. Irjen Pol Dekananto Eko Purwono ditugaskan sebagai Kapolda Jawa Timur. Kursi yang ditinggalkannya kemudian ditempati Brigjen Pol Adex Yudiswan, yang sebelumnya bertugas sebagai Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

Di lingkungan Direktorat Reserse Kriminal Umum, Kombes Pol Iman Imanuddin mendapat penugasan baru sebagai Kepala Bidang Pembinaan Tenaga Pendidik atau Kabidbingadik Sespim Lemdiklat Polri. Tugas Dirreskrimum Polda Metro Jaya untuk sementara dijalankan Kombes Pol Imron Ermawan.

Sebelum ditempatkan di Polda Metro Jaya, Imron Ermawan merupakan perwira menengah Bareskrim Polri yang menjalankan penugasan pada Badan Narkotika Nasional. Penunjukan sementara tersebut menjaga kelangsungan pelaksanaan tugas di Direktorat Reserse Kriminal Umum selama proses pengisian jabatan berlangsung.

Perubahan berikutnya terjadi di Direktorat Reserse Narkoba. Kombes Pol Ahmad David dimutasi menjadi Dosen Kepolisian Utama Tingkat II di Akpol Lemdiklat Polri. Jabatan Dirresnarkoba Polda Metro Jaya kemudian diberikan kepada Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso, yang sebelumnya menjabat Dirreskrimsus Polda Jawa Barat.

Di bidang penanganan kejahatan siber, Kombes Pol R Bagoes Wibisono mendapat penugasan sebagai Pengawas Penyidikan Kepolisian Madya Tingkat II di Bareskrim Polri. Posisi Dirressiber Polda Metro Jaya selanjutnya ditempati Kombes Pol Fian Yunus, mantan Dirressiber Polda Jawa Barat.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Juga Diganti

Rotasi turut menyentuh Polresta Bandara Soekarno-Hatta. Kombes Pol Wisnu Wardana dipindahkan untuk menjabat Kabidlabfor Polda Bali. Penggantinya adalah Kombes Pol Handrio Wicaksono, yang sebelumnya mengemban jabatan Kabidlabfor Polda Bali.

Perubahan di jajaran Polresta Bandara Soekarno-Hatta memiliki arti penting karena kawasan bandara merupakan salah satu titik pelayanan kepolisian dengan mobilitas masyarakat yang tinggi. Pergantian pejabat dilakukan dalam kerangka organisasi, sementara pelayanan dan tugas kepolisian di lapangan tetap perlu berjalan tanpa jeda.

Polri Tekankan Kesinambungan Tugas dan Pengembangan Karier

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menyampaikan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi. Langkah tersebut ditujukan untuk menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas sekaligus membuka ruang pembinaan dan pengembangan karier personel.

“Mutasi ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Johnny dalam keterangan pers.

Rotasi di tubuh Polri tidak hanya berkaitan dengan pergantian nama pada struktur jabatan. Para pejabat baru juga diharapkan mampu segera memahami karakter tugas, melanjutkan program yang telah berjalan, serta memastikan koordinasi internal tetap terjaga.

Johnny menekankan bahwa amanah baru harus dijalankan dengan optimal, termasuk dalam menjaga kualitas layanan kepolisian bagi masyarakat. Hal itu menjadi perhatian bagi setiap pejabat yang berpindah maupun yang mulai bertugas pada satuan baru.

“Setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” tutur Johnny.

Dengan tenggat pelaksanaan paling lambat 14 hari sejak keputusan mutasi ditetapkan, proses serah terima jabatan akan menjadi tahap penting bagi satuan-satuan yang terdampak. Masa peralihan tersebut diharapkan tidak mengganggu pekerjaan operasional, penyidikan, pelayanan publik, maupun program yang telah dirancang oleh jajaran sebelumnya.

Rangkaian perubahan ini menandai penataan kembali kepemimpinan di Polda Metro Jaya dan sejumlah satuan terkait. Setelah para pejabat baru efektif menjalankan tugasnya, perhatian publik akan tertuju pada kesinambungan pelayanan kepolisian serta pelaksanaan agenda kerja di wilayah masing-masing.

Frequently Asked Questions

What is Polda Metro Jaya Dirombak Kapolda hingga?

Polda Metro Jaya Dirombak Kapolda hingga is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Polda Metro Jaya Dirombak Kapolda hingga matter?

Polda Metro Jaya Dirombak Kapolda hingga matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Gabung diskusi