Skip to content
beritaterbaik
bd66379f-ae92-4c3e-ba95-2e54682ea02d-0
  • Home
  • News
  • Bisnis
  1. Home
  2. News
  3. New Policy: PDIP Luncurkan Lagu ‘Bung Karno Bapak Marhaenisme’, Wajib Dinyanyikan Kader
News

New Policy: PDIP Luncurkan Lagu ‘Bung Karno Bapak Marhaenisme’, Wajib Dinyanyikan Kader

Jessica Hernandez Reporter Sabtu, 30 Mei 2026 pukul 18:37 WIB 2 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
c4df4b81-6e23-4a32-934c-f3c734e746b1-0

Table of Contents

Toggle
  • PDIP Luncurkan Lagu “Bung Karno Bapak Marhaenisme” sebagai Bagian dari New Policy
    • Penerapan New Policy dan Pengaruhnya pada Kader
    • Sejarah dan Makna Marhaenisme dalam New Policy

PDIP Luncurkan Lagu “Bung Karno Bapak Marhaenisme” sebagai Bagian dari New Policy

New Policy – PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) mengumumkan new policy terbaru yang menuntut kader partai untuk memperkenalkan lagu “Bung Karno Bapak Marhaenisme” dalam setiap acara resmi. Lagu ini menjadi bagian dari upaya pembekalan ideologi serta penguatan kesatuan antar anggota partai, yang diluncurkan dalam acara protokol kepartaian di seluruh provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia. New policy ini bertujuan memperkuat semangat Marhaenisme sebagai prinsip utama PDIP.

Penerapan New Policy dan Pengaruhnya pada Kader

Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat, menjelaskan bahwa new policy ini adalah bentuk aktualisasi ideologi Bung Karno yang diwariskan kepada kader. “Mengikuti aturan baru ini adalah bagian dari komitmen untuk selalu berjalan di bawah komando partai,” ujar Djarot. Ia menekankan bahwa lagu ini seharusnya dinyanyikan secara rutin di acara pembekalan, pelantikan, serta kegiatan kepartaian lainnya sebagai pengingat untuk tetap berpegang pada nilai-nilai Marhaenisme.

“New policy ini memberikan kesempatan bagi kader untuk mengeksplorasi makna ideologi Marhaenisme secara lebih mendalam, karena lagu ini menyimbolkan semangat perjuangan rakyat kecil yang diusung Bung Karno,” tambah Djarot.

Dalam implementasinya, PDIP menggabungkan ritual ini dengan pembelajaran sejarah dan konsep kebijakan partai. “Lagu ini bukan sekadar penghormatan, melainkan alat untuk membangkitkan kesadaran kader bahwa perjuangan mereka harus selalu terarah pada kepentingan rakyat,” jelas Djarot. New policy ini juga diharapkan mendorong kader untuk lebih aktif dalam menjalankan tugas sehari-hari dengan semangat yang sama seperti pendiri bangsa.

Sejarah dan Makna Marhaenisme dalam New Policy

Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDIP, menegaskan bahwa new policy ini merupakan pengayaan dari prinsip partai yang telah lama dianut. “Marhaenisme adalah pondasi perjuangan PDIP, dan new policy ini bertujuan menghidupkan kembali semangat itu dalam kehidupan partai yang modern,” kata Megawati. Ia menambahkan bahwa lagu ini juga merefleksikan aspirasi rakyat kecil yang selalu menjadi prioritas partai.

Menurut Djarot, Marhaenisme diusung Bung Karno setelah ia bertemu seorang petani bernama Marhaen di Priangan pada dekade 1920-an. Konsep ini kemudian menjadi representasi dari kekuatan rakyat yang mandiri dan berdaya. New policy PDIP menggambarkan bahwa prinsip ini tetap relevan di tengah dinamika politik dan sosial yang terus berubah.

Dalam konteks kekinian, new policy ini juga berperan sebagai sarana untuk menguatkan kohesi internal PDIP. “Dengan mewajibkan kader menyanyikan lagu ini, kami menciptakan kebiasaan baru yang menyatukan seluruh elemen partai dalam satu visi,” ujar Djarot. Ia menekankan bahwa penggunaan lagu ini akan terus dipertahankan sebagai bagian dari ritual kepartaian.

PDIP juga menyiapkan program pelatihan tambahan untuk memastikan kader memahami makna dan pesan dari new policy ini. “Kader harus menguasai lirik lagu serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, karena ini adalah bagian dari pembentukan identitas partai,” kata Djarot. New policy ini akan diterapkan secara bertahap, mulai dari tingkat lokal hingga nasional, untuk menjamin keberlanjutan ideologi Marhaenisme.

Bagikan:

Berita Terkait

1eccf430-dfad-4d88-9c86-6fcb6289f962-0

Solving Problems: Jokowi Kaget, Demam ‘Mas Bahlil Ganteng’ Sampai Depan Rumahnya

30 Mei 2026

Topics Covered: Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas

30 Mei 2026
0b5f03d6-7960-4d7c-898f-53a69ad4e937-0

Solution For: Gunung Semeru Erupsi, Kolom Abu Membumbung 1 Kilometer di Atas Puncak

30 Mei 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

75cb4b5e-2e23-4076-8b0c-2d38f1fd0103-0

Key Strategy: Aturan Baru PPH Final UMKM 0,5%, Ini Daftar Wajib Pajak yang Berhak Menerima

37 menit yang lalu
054781200_1469523917-agustina_melani-44

Liga Champions PSG Vs Arsenal: Segini Hadiah Uang yang Bakal Diterima Pemenang

39 menit yang lalu

New Policy: Pegadaian Salurkan 913 Hewan Kurban pada Idul Adha 1447 H, Jangkau Berbagai Daerah di Indonesia

42 menit yang lalu

Latest Program: Influencer dan Selebgram Tak Bisa Nikmati PPh Final UMKM 0,5%

45 menit yang lalu
054781200_1469523917-agustina_melani-43

Official Announcement: Michael Dell Salip Mark Zuckerberg jadi Orang Terkaya ke-6 di Dunia

48 menit yang lalu

Kategori

  • Bisnis (795)
  • News (1063)
  • Uncategorized (1)

About Us

beritaterbaik menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Solving Problems: Jokowi Kaget, Demam ‘Mas Bahlil Ganteng’ Sampai Depan Rumahnya
  • Historic Moment: Polri Buru Bos dan Perekrut Utama di Balik Markas Judi Online di Hayam Wuruk
  • Top 3 News: Aktivitas Terakhir Anggota BPK Haerul Saleh Sebelum Meninggal dalam Kebakaran Rumah
  • Historic Moment: Kapolri Rotasi 9 Kapolda, Ini Daftar Lengkapnya

Quick Links

  • Bisnis
  • News
  • Uncategorized

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 . All rights reserved.