Skip to content
beritaterbaik
bd66379f-ae92-4c3e-ba95-2e54682ea02d-0
  • Home
  • News
  • Bisnis
  1. Home
  2. News
  3. New Policy: Gubernur Pramono Ungkap Solusi agar Sampah Jakarta Tak Semua Berakhir di Bantargebang
News

New Policy: Gubernur Pramono Ungkap Solusi agar Sampah Jakarta Tak Semua Berakhir di Bantargebang

Mark Williams Reporter Minggu, 10 Mei 2026 pukul 14:32 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:

Table of Contents

Toggle
  • Gubernur Pramono Ungkap Solusi Baru Pengelolaan Sampah Jakarta
    • Pemilahan Sampah Dimulai secara Simultan di Seluruh Wilayah Jakarta
    • Peningkatan Infrastruktur Pengolahan Sampah

Gubernur Pramono Ungkap Solusi Baru Pengelolaan Sampah Jakarta

New Policy – Dalam upaya mengatasi masalah sampah yang kian menggundang keluhan, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap New Policy yang akan diterapkan untuk mengubah cara pengelolaan sampah di kota metropolitan tersebut. Policy ini dirancang agar sampah Jakarta tidak semuanya berakhir di TPST Bantargebang, yang saat ini menjadi tempat pembuangan akhir terbesar di Jakarta. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi volume sampah yang ditimbun di lokasi tersebut, sekaligus meningkatkan keberlanjutan lingkungan.

Pemilahan Sampah Dimulai secara Simultan di Seluruh Wilayah Jakarta

“Kami memulai kegiatan pilah sampah secara serentak di seluruh wilayah Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu, sebagai bagian dari New Policy yang mengubah pola pengelolaan sampah dari sumbernya,” ujar Pramono dalam wawancara di Jakarta, Minggu (10/5/2026).

Dalam proses ini, sampah organik dan anorganik akan dipisahkan sejak awal. Tujuan utamanya adalah memastikan hanya residu sampah yang diangkut ke TPST Bantargebang, sementara sampah yang bisa didaur ulang atau dikelola secara lokal akan ditangani di fasilitas lain. Pramono menegaskan bahwa kebijakan ini dirancang untuk menjaga keseimbangan antara pengurangan volume sampah dan efisiensi pengolahan. Ia yakin dengan sistem ini, Jakarta bisa mengatasi masalah lingkungan yang selama ini menghantui kota besar tersebut.

Dengan New Policy ini, diperkirakan akan ada peningkatan efisiensi dalam pengelolaan sampah hingga 30%. Pramono menjelaskan bahwa selain memilah sampah di tingkat daerah, pihaknya juga berharap masyarakat bisa lebih sadar dalam memilah limbah sejak rumah tangga. “Masyarakat harus menjadi bagian dari New Policy ini, karena tanpa keterlibatan mereka, langkah-langkah pemerintah akan kurang optimal,” tambahnya.

Peningkatan Infrastruktur Pengolahan Sampah

“Selain pemilahan di sumber, Pemerintah Jakarta juga mengembangkan infrastruktur pengolahan sampah seperti RDF Rorotan dan beberapa TPS3R,” kata Pramono. Lokasi ini akan menjadi titik penampungan sampah yang dipilah, sebelum ditujukan ke TPST Bantargebang.

Dengan adanya fasilitas tersebut, diharapkan pengolahan sampah bisa dilakukan secara lebih terpadu. RDF Rorotan, misalnya, akan memproses sampah organik menjadi energi, sementara TPS3R akan menampung sampah yang sudah dipilah. Pramono menegaskan bahwa New Policy ini bukan hanya sekadar kebijakan, tetapi bagian dari strategi jangka panjang untuk mengurangi dampak lingkungan akibat sampah. “Kami sedang menyusun New Policy yang akan mengintegrasikan teknologi dan partisipasi masyarakat untuk memastikan keberhasilan,” terangnya.

Adapun Pasar Kramat Jati menjadi contoh awal penerapan metode serupa. Di sana, sampah yang dihasilkan oleh pedagang sudah dipilah sebelum dikirim ke tempat pembuangan akhir. “Program ini akan diterapkan secara bertahap di seluruh pasar dan kawasan komersial,” kata Pramono. Hal ini menjadi langkah awal untuk menciptakan ekosistem pengelolaan sampah yang lebih mandiri.

Dalam New Policy ini, Pemerintah DKI Jakarta juga menggandeng perusahaan pengelola sampah dan pihak swasta untuk mempercepat penyelesaian masalah. Pramono menekankan bahwa kolaborasi ini menjadi kunci dalam mewujudkan solusi yang berkelanjutan. “Dengan partisipasi dari berbagai pihak, kita bisa memastikan New Policy ini berjalan efektif dan berdampak luas,” ujarnya.

Berdasarkan data terkini, TPST Bantargebang setiap hari menimbun sekitar 2.000 ton sampah. Dengan New Policy, volume sampah yang diangkut ke sana diharapkan berkurang hingga 40%. Pramono menjelaskan bahwa penerapan kebijakan ini memerlukan sosialisasi yang masif, karena banyak warga masih belum terbiasa memilah sampah di rumah. “Kami akan mengadakan pelatihan dan edukasi agar masyarakat bisa lebih mengerti peran mereka dalam New Policy ini,” tutupnya.

Bagikan:

Berita Terkait

1eccf430-dfad-4d88-9c86-6fcb6289f962-0

Solving Problems: Jokowi Kaget, Demam ‘Mas Bahlil Ganteng’ Sampai Depan Rumahnya

30 Mei 2026

Topics Covered: Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas

30 Mei 2026
0b5f03d6-7960-4d7c-898f-53a69ad4e937-0

Solution For: Gunung Semeru Erupsi, Kolom Abu Membumbung 1 Kilometer di Atas Puncak

30 Mei 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

75cb4b5e-2e23-4076-8b0c-2d38f1fd0103-0

Key Strategy: Aturan Baru PPH Final UMKM 0,5%, Ini Daftar Wajib Pajak yang Berhak Menerima

1 jam yang lalu
054781200_1469523917-agustina_melani-44

Liga Champions PSG Vs Arsenal: Segini Hadiah Uang yang Bakal Diterima Pemenang

1 jam yang lalu

New Policy: Pegadaian Salurkan 913 Hewan Kurban pada Idul Adha 1447 H, Jangkau Berbagai Daerah di Indonesia

1 jam yang lalu

Latest Program: Influencer dan Selebgram Tak Bisa Nikmati PPh Final UMKM 0,5%

1 jam yang lalu
054781200_1469523917-agustina_melani-43

Official Announcement: Michael Dell Salip Mark Zuckerberg jadi Orang Terkaya ke-6 di Dunia

1 jam yang lalu

Kategori

  • Bisnis (795)
  • News (1063)
  • Uncategorized (1)

About Us

beritaterbaik menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Solving Problems: Jokowi Kaget, Demam ‘Mas Bahlil Ganteng’ Sampai Depan Rumahnya
  • Historic Moment: Polri Buru Bos dan Perekrut Utama di Balik Markas Judi Online di Hayam Wuruk
  • Top 3 News: Aktivitas Terakhir Anggota BPK Haerul Saleh Sebelum Meninggal dalam Kebakaran Rumah
  • Historic Moment: Kapolri Rotasi 9 Kapolda, Ini Daftar Lengkapnya

Quick Links

  • Bisnis
  • News
  • Uncategorized

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 . All rights reserved.