Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

New Policy: BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Tadulako Perkuat Sinergi Tridarma untuk Literasi Jaminan Sosial

Daniel Smith 3 mins read 4 views

New Policy: BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Tadulako Perkuat Sinergi Tridarma New Policy - Peluncuran New Policy BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas

New Policy: BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Tadulako Perkuat Sinergi Tridarma untuk Literasi Jaminan Sosial

New Policy: BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Tadulako Perkuat Sinergi Tridarma

New Policy – Peluncuran New Policy BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Tadulako menjadi langkah strategis untuk meningkatkan literasi jaminan sosial di kalangan mahasiswa, dosen, serta tenaga kependidikan. MoU ini ditandatangani di Gedung Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah, pada Kamis (11/6), sebagai bagian dari komitmen lembaga jaminan sosial nasional dalam mempererat hubungan dengan dunia akademik. New Policy bertujuan memperkuat Tridarma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, melalui program yang menjangkau seluruh elemen kampus.

Langkah Strategis untuk Literasi Jaminan Sosial

Menurut Direktur Human Capital dan Umum BPJS Ketenagakerjaan, Harjono Siswanto, kerja sama ini menjadi perwujudan New Policy yang mengintegrasikan jaminan sosial ketenagakerjaan ke dalam sistem pendidikan. Ia menekankan bahwa kampus merupakan mitra utama dalam menanamkan kesadaran masyarakat tentang hak dan perlindungan sosial. “Peran perguruan tinggi sangat penting dalam mencetak SDM yang paham tentang jaminan sosial, sehingga kami ingin kolaborasi ini menjadi bagian dari New Policy nasional,” tambah Harjono.

MoU ini juga memperkuat upaya BPJS Ketenagakerjaan dalam menjangkau ekosistem kampus sebagai pusat pengembangan keunggulan akademik dan sosial. Harjono menyampaikan bahwa New Policy ini mencakup tiga aspek utama: perluasan cakupan jaminan sosial, peningkatan layanan, serta peningkatan kepercayaan masyarakat. “Dengan sinergi ini, kami yakin New Policy akan berdampak positif dalam mengurangi kesenjangan perlindungan sosial di sektor ketenagakerjaan,” jelasnya.

Pelaksanaan Tridarma dan Dampak Masa Depan

“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan lingkungan yang aman dan produktif. Dengan New Policy ini, kami harap jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi bagian integral dari pendidikan dan pengabdian masyarakat,” kata Rektor Universitas Tadulako, Prof. Amar.

Kerja sama ini akan mencakup program riset, studi kasus, serta pengembangan kurikulum jaminan sosial. Dengan New Policy, universitas bisa memastikan bahwa semua civitas akademika, termasuk peserta penelitian dan pengabdian, dilindungi secara maksimal. “Kami berharap New Policy ini memberi manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya bagi tenaga kerja yang belum terjangkau perlindungan sebelumnya,” imbuh Prof. Amar.

Sejalan dengan New Policy yang dicanangkan, BPJS Ketenagakerjaan telah meluncurkan Kurikulum Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) sejak April 2017. Hingga kini, terdapat 353 tenaga kontrak di Universitas Tadulako yang terdaftar dalam program tersebut. Harjono menjelaskan bahwa New Policy akan diterapkan secara bertahap, mulai dari memperluas cakupan jaminan sosial ke tenaga kependidikan dan dosen, hingga menyelenggarakan pelatihan kesadaran jaminan sosial di lingkungan kampus.

Dalam New Policy, BPJS Ketenagakerjaan juga menggencarkan kampanye literasi melalui media sosial dan kegiatan sosial. “Kami ingin jaminan sosial tidak hanya menjadi kebijakan, tetapi juga budaya yang diterapkan oleh semua elemen kampus,” ujar Harjono. Ia menambahkan bahwa pendekatan ini akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem jaminan sosial ketenagakerjaan, sekaligus memperkuat keberlanjutan program Tridarma Perguruan Tinggi.

Salah satu keunikan New Policy ini adalah integrasi jaminan sosial ke dalam kurikulum. Program ini diharapkan memberi pemahaman yang lebih dalam tentang manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan, terutama bagi mahasiswa yang nantinya menjadi tenaga kerja di masa depan. Harjono menjelaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan akan terus mendukung pengembangan Tridarma melalui New Policy, yang mencakup kegiatan edukasi, penelitian, dan pelayanan yang lebih inklusif.

Gabung diskusi