Top 3 Berita: Prabowo Salurkan Hewan Kurban di Hambalang, Jakarta Kembali Lakukan Perubahan untuk Hari Bebas Kendaraan
Latest Program – Jakarta, Liputan6.com – Tiga berita terpopuler yang viral di kanal News Liputan6.com pada Rabu 27 Mei 2026 meliputi aksi sosial Presiden Prabowo Subianto dalam bentuk pengiriman hewan kurban kepada masyarakat sekitar tempat tinggalnya di Hambalang, serta keputusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengenai pengawasan kesehatan hewan qurban dan peniadaan acara Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di kawasan Sudirman-Thamrin.
Kurban untuk Warga Hambalang: Satu Sapi per RW
Dalam rangka memperingati Idul Adha 1447 Hijriah, Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan distribusi hewan qurban kepada warga di sekitar kediamannya di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Aktivitas ini sejalan dengan tradisi tahunan yang dilakukan Prabowo sebagai bentuk perhatian terhadap masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah tersebut. Proses penyaluran diadakan secara simbolis, dengan perwakilan dari kediaman presiden memberikan 1 ekor sapi untuk setiap RW (Rukun Warga) sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian.
“Saya dari kepala rumah tangga kediaman presiden pagi ini intinya menyerahkan sapi qurban untuk warga sekitar kediaman khususnya di Kecamatan Babakan Madang semoga qurban ini bisa bermanfaat buat kita semuanya dan ini menjadi amal ibadah khususnya dari Bapak Presiden Prabowo,” kata Budi Waljiman, perwakilan dari kediaman Prabowo, seperti yang dikutip dalam siaran pers pada Selasa 26 Mei 2026.
Menurut siaran pers Badan Komunikasi Presiden, Prabowo telah menetapkan kegiatan pengiriman hewan qurban sebagai bagian dari ritual tahunan. Aktivitas ini bukan hanya menyambut Idul Adha, tetapi juga bertujuan membangun hubungan yang lebih erat dengan masyarakat sekitar. Penerimaan hewan qurban dilakukan oleh perwakilan warga dan pemerintah daerah setempat, yang kemudian diserahkan secara simbolis.
Dalam konteks Idul Adha, Prabowo menekankan bahwa kegiatan ini mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial. Distribusi sapi dilakukan secara merata untuk masing-masing RW, sehingga masyarakat terutama di area Babakan Madang merasa terlayani. Budi Waljiman menjelaskan bahwa pengiriman tersebut dilakukan sebagai bentuk kebagian dari amal yang dipersembahkan oleh Presiden sebagai bentuk rasa syukur atas berkah yang diterima.
Penguatan Pengawasan Kesehatan Hewan Kurban
Sementara itu, Pemerintah DKI Jakarta memperketat pengawasan terhadap kelayakan kesehatan hewan qurban di masa Idul Adha 1447 Hijriah. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, memberikan instruksi khusus kepada jajaran pemerintahan di lapangan untuk langsung menyisihkan hewan yang ditemukan tidak memenuhi standar kesehatan atau syariat. Langkah ini diambil setelah Rano Karno menunaikan ibadah Salat Idul Adha bersama warga di halaman Balai Kota DKI Jakarta, Rabu 27 Mei 2026.
“Saya sudah tegaskan apabila ditemukan hewan yang mungkin tidak lolos, tidak boleh ada toleransi untuk tidak mengorbankan. Artinya, itu harus disampingkan,” ujar Rano Karno secara langsung kepada awak media usai mengikuti ibadah tersebut.
Kebijakan penguatan pengawasan ini bertujuan memastikan hewan qurban yang didistribusikan benar-benar layak digunakan dalam ibadah. Pemerintah DKI Jakarta mengambil langkah ini sebagai respons terhadap kekhawatiran mengenai kualitas hewan kurban yang dipersembahkan oleh warga. Rano Karno menekankan bahwa tidak ada ruang bagi hewan yang tidak memenuhi kriteria untuk dipertahankan.
Ketegasan ini diperkuat oleh peraturan yang berlaku, termasuk Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 12 Tahun 2016 tentang pelaksanaan HBKB. Dalam instruksi tersebut, Rano Karno meminta seluruh petugas di lapangan untuk memastikan kebersihan dan kesehatan hewan sebelum dilakukan pemotongan. Hal ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas dan kepercayaan masyarakat terhadap kegiatan kurban yang diadakan di wilayah DKI Jakarta.
Penghapusan HBKB di Sudirman-Thamrin karena Hari Waisak
Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta mengambil keputusan untuk meniadakan pelaksanaan HBKB atau CFD di kawasan Sudirman-Thamrin pada Minggu, 31 Mei 2026. Peniadaan ini dilakukan karena kegiatan tersebut bertepatan dengan perayaan Hari Raya Waisak 2570. Menurut Pelaksana Harian Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ujang Hermawan, keputusan ini diambil sesuai dengan aturan yang berlaku terkait pelaksanaan hari bebas kendaraan.
“Dalam rangka memperingati Hari Raya Waisak 2570, pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) pada Minggu, 31 Mei 2026 ditiadakan,” jelas Ujang Hermawan saat diwawancarai di Jakarta, dikutip Rabu 27 Mei 2026.
Penghapusan HBKB ini merupakan bagian dari rencana pemerintah untuk mengoptimalkan penggunaan jalan raya selama masa perayaan hari raya. Meski HBKB ditiadakan, Ujang Hermawan menegaskan bahwa keputusan ini tidak mengganggu kegiatan lain yang terkait dengan Idul Adha. Dalam penjelasannya, Dishub DKI Jakarta menyatakan bahwa kebijakan ini didasarkan pada Pasal 5 ayat (1) Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 12 Tahun 2016, yang mengatur pelaksanaan hari bebas kendaraan di ibu kota.
Rano Karno, yang juga sebagai Wagub DKI Jakarta, menilai bahwa keputusan peniadaan HBKB ini sangat tepat, karena memperhatikan keharmonisan antara dua acara besar yang dilakukan masyarakat. Waisak dan Idul Adha memiliki makna spiritual yang sama, yaitu mengenang hari besar agama. Dengan meniadakan HBKB, pemerintah ingin memastikan bahwa penggunaan jalan raya tetap efisien sekaligus memperingati kedua perayaan secara utuh.
Dalam konteks ini, masyarakat diharapkan tetap menjaga kebersihan lingkungan dan mematuhi aturan lalu lintas meskipun HBKB tidak diadakan. Ujang Hermawan menegaskan bahwa pihaknya tetap memantau pelaksanaan kegiatan ini agar tidak ada gangguan yang terjadi. Meski tidak ada pengawasan HBKB, proses pemotongan hewan qurban di seluruh wilayah Jakarta tetap diharapkan berjalan lancar sesuai rencana.
Kebijakan tersebut menunjukkan upaya pemerintah DKI Jakarta dalam mengadaptasi kegiatan sosial dan budaya sesuai dengan kondisi khusus yang dihadapi. Kedua berita ini, yaitu penyaluran hewan qurban oleh Prabowo dan peniadaan HBKB, mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keharmonisan antara kegiatan agama, sosial, dan kota yang ramai.
