Skip to content
beritaterbaik
bd66379f-ae92-4c3e-ba95-2e54682ea02d-0
  • Home
  • News
  • Bisnis
  1. Home
  2. News
  3. KPK: Ada Skenario Menangkan Fadia Arafiq di Pilkada 2024
News

KPK: Ada Skenario Menangkan Fadia Arafiq di Pilkada 2024

Barbara Miller Reporter Rabu, 27 Mei 2026 pukul 13:49 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
e5664900-b5b1-4c7b-b842-a25c9fce9afd-0

Table of Contents

Toggle
  • KPK: Ada Skenario Menangkan Fadia Arafiq di Pilkada 2024
    • Penyelidikan KPK dan Indikasi Konflik Kepentingan
    • Operasi Tangkap Tangan dan Penyebab Kasus
    • Kasus ini dan Dampak pada Pemilu 2024

KPK: Ada Skenario Menangkan Fadia Arafiq di Pilkada 2024

KPK – Badan Pemeriksaan Korupsi (KPK) sedang menyelidiki adanya skenario yang diduga dipersiapkan untuk mendukung kemenangan Fadia Arafiq dalam Pilkada 2024. Penyidikan ini berlangsung setelah ditemukan indikasi bahwa mantan Bupati Pekalongan itu memanipulasi tenaga alih daya atau pekerja kontrak melalui perusahaan keluarganya, PT Raja Nusantara Berjaya (RNB), dalam upaya memperoleh keuntungan selama masa pemerintahannya. KPK mengungkapkan bahwa skenario tersebut dikaitkan dengan konflik kepentingan dalam proses pemilu dan pengaruhnya terhadap keputusan pemilih.

Penyelidikan KPK dan Indikasi Konflik Kepentingan

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan bahwa skenario yang disebutkan merupakan bagian dari upaya untuk memastikan calon pemimpin memilih Fadia Arafiq. “Ada indikasi upaya memastikan pemilih memilih saudari FAR,” terangnya kepada media, Rabu (27/5/2026). Menurut Budi, penyelidikan ini menjadi bagian dari pengembangan kasus korupsi yang telah menempel Fadia Arafiq sejak masa jabatannya sebagai bupati. Temuan ini dinilai penting untuk memperkaya analisis KPK terkait korupsi dalam sistem politik lokal.

Proses penyelidikan dimulai setelah KPK menemukan adanya dana yang diduga dialokasikan untuk memperkuat posisi Fadia Arafiq di Pilkada 2024. Beberapa proyek yang terlibat dalam skandal ini mencakup pengadaan jasa tenaga alih daya, serta beberapa pembangunan infrastruktur yang dilakukan saat ia menjabat sebagai kepala daerah. Dalam kasus ini, KPK menyebutkan bahwa RNB menjadi pihak utama yang diberi kucuran dana, sehingga memicu dugaan adanya intervensi politik yang disengaja.

Operasi Tangkap Tangan dan Penyebab Kasus

Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 3 Maret 2026 di Semarang, Jawa Tengah, menangkap Fadia Arafiq bersama ajudan dan orang dekatnya. Saat itu, KPK juga mengamankan 11 orang lainnya di Pekalongan, yang diduga terlibat dalam skema korupsi tersebut. OTT ini merupakan yang ketujuh di tahun 2026 dan terjadi tepat saat bulan puasa 1447 Hijriah, yang memperkuat kejutan dari penemuan skenario ini.

KPK menetapkan Fadia Arafiq sebagai tersangka tunggal setelah menelusuri berbagai bukti terkait korupsi dalam pengadaan jasa tenaga alih daya. Dalam penyelidikan ini, ditemukan bahwa RNB menjadi pihak yang mendapat prioritas dalam proyek-proyek pemerintahan daerah. Hasil investigasi menunjukkan bahwa Fadia dan keluarganya diperkirakan menerima keuntungan sebesar Rp 19 miliar dari skema tersebut.

Distribusi dana korupsi terdiri dari Rp 13,7 miliar yang diduga langsung dinikmati Fadia Arafiq. Sementara Rp 2,3 miliar dialokasikan ke Direktur PT RNB, Rul Bayatun, yang juga bertugas sebagai asisten rumah tangga. Selain itu, Rp 3 miliar lainnya, hingga saat ini, belum disalurkan. KPK mengatakan bahwa keuntungan ini diduga diperoleh melalui pembelian jasa dengan harga yang lebih tinggi dari nilai pasar.

Kasus ini dan Dampak pada Pemilu 2024

Kasus yang tengah diselidiki KPK ini menyoroti peran lembaga antirasuah dalam mengungkap praktik korupsi yang terjadi di tingkat daerah. Dengan menemukan skenario khusus untuk mendukung Fadia Arafiq, KPK berupaya memastikan transparansi dalam proses pemilu. Hal ini juga menjadi perhatian publik karena keterlibatan mantan bupati dalam mengarahkan suara pemilih secara tidak langsung.

KPK menekankan bahwa skenario ini merupakan bentuk konflik kepentingan yang dilakukan oleh calon pemimpin. Menurut Budi Prasetyo, konflik kepentingan ini terjadi karena keuntungan yang diperoleh Fadia Arafiq dalam proyek-proyek selama masa jabatannya. Skenario tersebut diduga diperkenalkan agar calon pemimpin memperoleh keuntungan dalam kompetisi politik, terutama di wilayah yang menjadi basis pengaruhnya.

Kasus Fadia Arafiq ini memberikan pelajaran penting bagi sistem politik lokal, terutama dalam menghadapi Pilkada 2024. KPK mengingatkan bahwa intervensi politik yang didasari konflik kepentingan bisa mengurangi kredibilitas proses pemilu. Dengan memperkuat investigasinya, lembaga antirasuah ini berharap mampu mengungkap pola kriminal yang bisa berdampak luas pada pemilihan umum.

Bagikan:

Berita Terkait

1eccf430-dfad-4d88-9c86-6fcb6289f962-0

Solving Problems: Jokowi Kaget, Demam ‘Mas Bahlil Ganteng’ Sampai Depan Rumahnya

30 Mei 2026

Topics Covered: Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas

30 Mei 2026
0b5f03d6-7960-4d7c-898f-53a69ad4e937-0

Solution For: Gunung Semeru Erupsi, Kolom Abu Membumbung 1 Kilometer di Atas Puncak

30 Mei 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

75cb4b5e-2e23-4076-8b0c-2d38f1fd0103-0

Key Strategy: Aturan Baru PPH Final UMKM 0,5%, Ini Daftar Wajib Pajak yang Berhak Menerima

54 menit yang lalu
054781200_1469523917-agustina_melani-44

Liga Champions PSG Vs Arsenal: Segini Hadiah Uang yang Bakal Diterima Pemenang

56 menit yang lalu

New Policy: Pegadaian Salurkan 913 Hewan Kurban pada Idul Adha 1447 H, Jangkau Berbagai Daerah di Indonesia

59 menit yang lalu

Latest Program: Influencer dan Selebgram Tak Bisa Nikmati PPh Final UMKM 0,5%

1 jam yang lalu
054781200_1469523917-agustina_melani-43

Official Announcement: Michael Dell Salip Mark Zuckerberg jadi Orang Terkaya ke-6 di Dunia

1 jam yang lalu

Kategori

  • Bisnis (795)
  • News (1063)
  • Uncategorized (1)

About Us

beritaterbaik menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Solving Problems: Jokowi Kaget, Demam ‘Mas Bahlil Ganteng’ Sampai Depan Rumahnya
  • Historic Moment: Polri Buru Bos dan Perekrut Utama di Balik Markas Judi Online di Hayam Wuruk
  • Top 3 News: Aktivitas Terakhir Anggota BPK Haerul Saleh Sebelum Meninggal dalam Kebakaran Rumah
  • Historic Moment: Kapolri Rotasi 9 Kapolda, Ini Daftar Lengkapnya

Quick Links

  • Bisnis
  • News
  • Uncategorized

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 . All rights reserved.