Skip to content
Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Komdigi Deteksi Sinyal Terakhir Jurnalis Hilang Kontak di Pulau Sebesi

wpmanadmin - beritaterbaik.com 4 mins read

Upaya menemukan delapan orang yang hilang kontak saat perjalanan menuju kawasan Gunung Anak Krakatau terus diperkuat dengan pelacakan sinyal telepon seluler

Komdigi Deteksi Sinyal Terakhir Jurnalis Hilang Kontak di Pulau Sebesi

Komdigi Lacak Sinyal untuk Membantu Pencarian Delapan Orang di Selat Sunda

Beritaterbaik.com – Upaya menemukan delapan orang yang hilang kontak saat perjalanan menuju kawasan Gunung Anak Krakatau terus diperkuat dengan pelacakan sinyal telepon seluler. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat Pulau Sebesi sebagai lokasi terakhir yang terdeteksi dari data telekomunikasi, lalu menyampaikan informasi tersebut kepada Tim SAR Gabungan.

Delapan orang itu terdiri atas lima jurnalis foto serta tiga personel kapal cepat yang mereka gunakan. Operasi pencarian pada Sabtu, 12 September 2026, telah memasuki hari kelima dengan cakupan penyisiran yang diperluas di perairan Selat Sunda, wilayah yang menghubungkan Banten dan Lampung.

Koordinasi dengan Operator Seluler

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menjelaskan bahwa Komdigi bekerja bersama tiga operator seluler untuk menelusuri kemungkinan jejak sinyal melalui menara BTS di sekitar Selat Sunda. Pemantauan dilakukan pada titik-titik yang berada di sisi Banten maupun Lampung.

“Kita sudah berkoordinasi dengan tiga operator seluler untuk mendeteksi BTS yang ada di seputaran Selat Sunda, baik yang ada di wilayah Banten maupun Lampung,” ujar Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria di Posko SAR, Dermaga Pantai Marina, Pandeglang, Banten, Sabtu (12/9/2026).

Selain data dari operator telekomunikasi, Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio turut dilibatkan. Pemantauan spektrum radio ini diarahkan untuk mengetahui apakah terdapat pancaran sinyal yang dapat membantu mempersempit wilayah pencarian.

Data komunikasi menjadi pelengkap bagi pencarian di laut dan udara. Sinyal terakhir yang teridentifikasi mengarah ke Pulau Sebesi, sebuah pulau di kawasan Selat Sunda yang berada tidak jauh dari jalur pelayaran menuju Gunung Anak Krakatau. Informasi itu dinilai penting karena dapat memberi petunjuk mengenai posisi terakhir rombongan sebelum kontak terputus.

“Kontak terakhir di Pulau Sebesi, sinyal dipancarkan terdeteksi di pulau itu dan sudah disampaikan Tim SAR. Data itu menjadi data penting,” katanya.

Empat Belas Kapal dan Helikopter Dikerahkan

Tim SAR Gabungan mengoperasikan 14 kapal serta satu helikopter untuk menyisir area yang diperkirakan berkaitan dengan rute speedboat tersebut. Penentuan titik pencarian dilakukan melalui pengolahan data yang dimiliki tim, termasuk informasi posisi terakhir dan kemungkinan lintasan kapal.

Pencarian di perairan terbuka memerlukan koordinasi antara unsur laut, udara, dan komunikasi. Perubahan cuaca, arus, serta keterbatasan jarak pandang dapat memengaruhi pelaksanaan penyisiran. Karena itu, setiap petunjuk yang diterima akan menjadi bahan evaluasi bagi tim untuk menentukan area berikutnya yang perlu diperiksa.

“Kita terus memantau, mencari, berdoa agar proses pencarian diberikan kekuatan dan segera ditemukan delapan orang,” ujarnya.

Nezar menyampaikan bahwa helikopter tetap menjalankan pencarian dari udara walaupun menghadapi kabut. Saat penerbangan dilakukan, jarak pandang dilaporkan hanya sekitar 1,5 kilometer. Kondisi tersebut membuat pengamatan dari udara tidak dapat dilakukan secara leluasa, tetapi operasi tetap diteruskan pada titik-titik yang diduga pernah dilintasi atau disinggahi kapal.

“Heli sudah terbang, tapi ada kabut sehingga jarak pandang rendah. Namun demikian tetap terus dilakukan pencarian di titik-titik yang diduga disinggahi atau dilintasi kapal yang sedang dicari,” kata Nezar.

Rombongan Berangkat untuk Liputan Vulkanik

Peristiwa ini bermula pada Senin, 7 September 2026, sekitar pukul 14.00 WIB. Rombongan berangkat dari Dermaga Pagedongan di Carita, Kabupaten Pandeglang, menggunakan speedboat. Tujuan perjalanan mereka adalah kawasan Gunung Anak Krakatau untuk melakukan peliputan aktivitas vulkanik.

Lima jurnalis foto yang masih dicari adalah Muhammad Bagus Khoirunas dari ANTARA, Arie Basuki dari merdeka.com, Donal Husni yang bekerja sebagai fotografer lepas, Yudhistira dari iNews, serta Daus dari Anadolu. Mereka berada satu kapal dengan nakhoda, seorang Anak Buah Kapal atau ABK, dan seorang pemandu.

Kawasan Selat Sunda memiliki peranan penting sebagai jalur laut antara Pulau Jawa dan Sumatra. Di wilayah yang juga mencakup pulau-pulau kecil serta kawasan Gunung Anak Krakatau ini, perjalanan laut sangat bergantung pada kondisi perairan dan cuaca. Dalam situasi pencarian, informasi mengenai rute keberangkatan, waktu terakhir komunikasi, serta temuan sinyal dapat membantu petugas menyusun prioritas penyisiran.

Warga Diminta Mengikuti Informasi Resmi

Masyarakat diimbau tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi mengenai operasi pencarian. Informasi yang beredar luas dapat memengaruhi keluarga, rekan kerja, dan publik yang menanti perkembangan kondisi kedelapan orang tersebut. Pembaruan resmi dari Tim SAR menjadi rujukan utama untuk mengetahui hasil pencarian maupun perubahan area operasi.

“Sebaiknya informasi yang diterima adalah informasi resmi dari tim SAR,” ujarnya.

Hingga hari kelima operasi, pencarian tetap difokuskan pada kemungkinan lokasi kapal yang hilang kontak. Pelacakan BTS, pemantauan frekuensi radio, penyisiran kapal, dan pengamatan dari helikopter dijalankan secara bersamaan untuk memperbesar peluang menemukan rombongan tersebut.

Frequently Asked Questions

What is Komdigi Deteksi Sinyal Terakhir Jurnalis Hilang?

Komdigi Deteksi Sinyal Terakhir Jurnalis Hilang is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Komdigi Deteksi Sinyal Terakhir Jurnalis Hilang matter?

Komdigi Deteksi Sinyal Terakhir Jurnalis Hilang matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Gabung diskusi