Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Key Issue: Daftar Daerah Waspada Tsunami Imbas Gempa Sangihe, Warga Diminta Bersiap

Barbara Miller 3 mins read 16 views

Key Issue: Daftar Daerah Waspada Tsunami Pasca Gempa Sangihe, Warga Diminta Bersiap Key Issue – Liputan6.com, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan

Key Issue: Daftar Daerah Waspada Tsunami Imbas Gempa Sangihe, Warga Diminta Bersiap

Key Issue: Daftar Daerah Waspada Tsunami Pasca Gempa Sangihe, Warga Diminta Bersiap

Key Issue – Liputan6.com, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan awal mengenai ancaman tsunami setelah gempa tektonik dengan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Sangihe pada Senin, 8 Juni 2026. Gempa tersebut terjadi pukul 06.37 WIB, dengan pusat guncanya berada di koordinat 5,69 derajat Lintang Utara (LU) dan 125,05 derajat Bujur Timur (BT), serta kedalaman hiposenternya mencapai 105 kilometer. Peringatan ini memberi peringatan bahwa wilayah pesisir di sekitar lokasi gempa perlu waspada terhadap kemungkinan terjadinya gelombang tsunami yang bisa mengancam kawasan tersebut.

Daftar Wilayah Terkena Peringatan Tsunami

BMKG memberikan status waspada dan siaga untuk enam provinsi, termasuk Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Kalimantan Timur. Wilayah-wilayah tersebut diprediksi akan mengalami dampak tsunami setelah gempa Sangihe. Peringatan ini mencakup daerah seperti Kepulauan Sangihe, Manado, Minahasa Utara, serta beberapa kota di Kalimantan Timur. Sejumlah lokasi lain, seperti Kepulauan Talaud dan Halmahera, juga terdaftar dalam daftar zona berisiko tinggi. BMKG menekankan bahwa warga di daerah yang masuk status waspada harus segera mengambil langkah pencegahan, termasuk menghindari kawasan rawan bahaya seperti pesisir dan tepian sungai.

Gempa Sangihe dengan intensitas besar ini menimbulkan kekhawatiran karena kedalaman hiposenternya mencapai 105 kilometer, yang berpotensi memicu gelombang tsunami. Pemantauan intensitas gempa dan dampaknya dilakukan secara terus-menerus oleh BMKG untuk memastikan estimasi waktu kedatangan gelombang tsunami. Peringatan awal yang dikeluarkan mencakup wilayah seperti Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, yang diperkirakan menerima gelombang pada pukul 06.58 WIB. Kota Bitung dan Halmahera, Maluku Utara, juga termasuk dalam daerah yang berisiko tinggi. Selain itu, wilayah Donggala Utara, Sulawesi Tengah, dan Tidore di Kalimantan Timur akan mengalami gelombang tsunami sekitar 07.42 WIB dan 08.14 WIB, masing-masing.

Peringatan tsunami ini adalah bagian dari upaya Key Issue dalam memberi informasi terkini mengenai bencana alam yang terjadi. BMKG menyampaikan bahwa wilayah dengan status waspada harus melakukan persiapan mendalam, sementara daerah siaga dianjurkan untuk segera melakukan evakuasi massal. Kepulauan Minahasa, Bolaang Mongondow Utara, Gorontalo Utara, dan Buol, Sulawesi Tengah, adalah daerah yang terkena dampak langsung dari gelombang tsunami. BMKG mengimbau warga untuk tetap tenang dan mengikuti instruksi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pemerintah setempat. Selain itu, warga juga disarankan menjaga komunikasi dan bergerak ke tempat aman sebelum gelombang tiba.

Langkah Persiapan dan Upaya Mitigasi

Key Issue menyoroti pentingnya persiapan dan evakuasi di tengah ancaman tsunami. BMKG mengingatkan warga untuk mengenali tanda-tanda awal gempa yang bisa memicu tsunami, seperti getaran yang terasa lama atau perubahan permukaan laut. Wilayah yang terdaftar dalam status waspada seperti Kepulauan Sangihe dan Kepulauan Talaud diberi waktu sekitar 15 menit untuk melarikan diri, sementara daerah siaga memiliki kurun waktu lebih panjang. Persiapan ini mencakup mempersiapkan alat komunikasi, seperti radio atau handphone, serta mengenal jalur evakuasi terdekat.

Masyarakat di daerah pesisir juga harus memperhatikan ketersediaan informasi dari BMKG dan instansi terkait. Pemantauan terus-menerus dilakukan untuk memastikan bahwa estimasi waktu kedatangan gelombang tsunami tetap akurat. Key Issue menekankan bahwa warga perlu mengetahui titik potensi tsunami, seperti daerah dengan relief laut dangkal atau kawasan dekat perairan lepas. Peringatan ini merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana alam yang dilakukan pemerintah dan lembaga terkait. BMKG menyediakan data real-time yang bisa diakses oleh warga melalui situs resmi atau aplikasi ponsel.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Gabung diskusi