Skip to content
beritaterbaik
bd66379f-ae92-4c3e-ba95-2e54682ea02d-0
  • Home
  • News
  • Bisnis
  1. Home
  2. News
  3. Key Discussion: Baleg Setuju RUU Pemerintahan Aceh jadi Usul Inisiatif DPR
News

Key Discussion: Baleg Setuju RUU Pemerintahan Aceh jadi Usul Inisiatif DPR

James Gonzalez Reporter Selasa, 26 Mei 2026 pukul 21:21 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:

Table of Contents

Toggle
  • Key Discussion: Baleg Setuju RUU Pemerintahan Aceh Jadi Usul Inisiatif DPR
    • 27 Perubahan Utama Diterima dalam RUU
    • Revisi Definisi dan Kewenangan Pemerintahan Aceh
    • Alokasi Dana Otonomi Khusus: Fokus pada Sektor Prioritas
    • Penyesuaian Kewenangan dalam Bidang Ekonomi
    • Respon Fraksi dan Proses Legislasi Selanjutnya
    • Prospek RUU dalam Masa Depan Aceh

Key Discussion: Baleg Setuju RUU Pemerintahan Aceh Jadi Usul Inisiatif DPR

Key Discussion menjadi fokus utama dalam rapat pleno Badan Legislatif (Baleg) DPR yang berlangsung di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (26/5/2026). Dalam kesimpulan rapat tersebut, Baleg menyatakan setuju untuk mengubah RUU Pemerintahan Aceh menjadi usul inisiatif DPR. Keputusan ini menandai langkah penting dalam mengoptimalkan otonomi khusus Aceh sesuai dengan filosofi yang diusung dalam Nota Kesepahaman Helsinki. Seluruh fraksi partai politik turut memberikan persetujuan, yang menunjukkan komitmen kolektif dalam menghadapi isu-isu kritis yang diangkat dalam Key Discussion.

27 Perubahan Utama Diterima dalam RUU

Key Discussion melibatkan perdebatan intensif mengenai 27 perubahan yang disepakati oleh Baleg. Perubahan utama terkait dengan penyesuaian konsideran dalam RUU, yang sebelumnya mengatur otonomi khusus Aceh sebagai bagian dari implementasi Nota Kesepahaman Helsinki. Dalam Key Discussion, para anggota Baleg menekankan pentingnya revisi ini untuk memastikan bahwa kebijakan otonomi Aceh lebih selaras dengan kebutuhan masyarakat setempat.

“Persetujuan atas 27 perubahan ini merupakan hasil Key Discussion yang mendalam, karena menyangkut reorientasi konsep pengelolaan otonomi Aceh,” ujar Iman Sukri, Ketua Panja RUU, dalam sesi penjelasan. Ia menambahkan bahwa tiga perubahan besar akan memperkuat peran Pemerintah Aceh dalam mengelola sumber daya lokal, sekaligus menyesuaikan dengan kondisi politik dan ekonomi nasional.

Revisi Definisi dan Kewenangan Pemerintahan Aceh

Key Discussion juga menghasilkan penyesuaian terhadap definisi Mukim dan Gampong, yang sebelumnya dianggap kurang jelas dalam regulasi. Perubahan ini bertujuan untuk memberikan kepastian hukum bagi pemerintah daerah dalam mengelola wilayah administratifnya. Selain itu, Baleg mengesahkan delegasi kewenangan dalam pengelolaan pelabuhan dan bandar udara umum, yang menjadi isu hangat dalam diskusi.

“Kita sudah memastikan bahwa perubahan Pasal 8 menimbulkan efek domino dalam Key Discussion, karena menyangkut koordinasi antara Pemerintah Aceh, DPR, dan pihak eksternal,” tambah Iman. Revisi ini juga memperjelas prosedur konsultasi dalam pengambilan keputusan, sehingga menurunkan risiko inkonsistensi antar lembaga.

Alokasi Dana Otonomi Khusus: Fokus pada Sektor Prioritas

Dalam Key Discussion, poin krusial lainnya adalah alokasi dana untuk otonomi Aceh. RUU ini menetapkan angka 2,5 persen dari plafon Dana Alokasi Umum (DAU) sebagai dana khusus. Porsi dana ini dibagi ke dalam tiga sektor utama: pendidikan (minimal 20 persen), kesehatan (minimal 10 persen), dan infrastruktur (minimal 30 persen). Perubahan ini didukung oleh anggota Baleg, yang menilai alokasi dana akan menjadi pelaku utama dalam mempercepat pembangunan Aceh.

Penyesuaian Kewenangan dalam Bidang Ekonomi

Key Discussion tidak hanya menyentuh aspek administratif, tetapi juga memberikan ruang bagi Pemerintah Aceh dalam bidang perdagangan dan investasi. Pasal 165 RUU mengalami revisi untuk menjamin izin kegiatan usaha dapat diberikan secara langsung kepada pemerintah daerah. Hal ini mengubah paradigma sebelumnya, di mana izin kebanyakan memerlukan persetujuan pusat. Revisi ini bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi Aceh melalui kebijakan yang lebih responsif.

“Dengan Key Discussion yang berfokus pada kewenangan ekonomi, Aceh diberi ruang lebih luas untuk menarik investasi dan mengembangkan industri lokal,” jelas Iman Sukri. Ia menekankan bahwa kebijakan ini akan meningkatkan daya saing Aceh di tingkat nasional, terutama dalam menyongsong era digital dan globalisasi.

Respon Fraksi dan Proses Legislasi Selanjutnya

Key Discussion diakhiri dengan persetujuan seluruh fraksi partai politik untuk melanjutkan penyusunan RUU. Dalam sesi rapat, Ketua Baleg DPR, Bob Hasan, mengingatkan bahwa proses legislatif selanjutnya harus tetap transparan. “Hasil Key Discussion ini menjadi dasar untuk mengajukan RUU ke Komite IV DPR, yang akan melakukan evaluasi lebih mendalam,” katanya. Bob juga menekankan bahwa revisi ini harus dipastikan selaras dengan kebijakan nasional, agar tidak terjadi konflik kepentingan.

Prospek RUU dalam Masa Depan Aceh

Key Discussion ini menandai awal dari perjalanan RUU Pemerintahan Aceh sebagai usul inisiatif DPR. Dengan keputusan Baleg, RUU akan menjadi bahan kajian untuk memperkuat otonomi Aceh dalam menjawab tantangan sektor kependudukan, ekonomi, dan lingkungan. Selain itu, Key Discussion diharapkan menjadi wadah untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam proses penyusunan kebijakan. “Kami yakin Key Discussion ini akan menjadi cikal bakal pengelolaan Aceh yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” tegas salah satu anggota Baleg dalam sesi debat terakhir.

Bagikan:

Berita Terkait

daa40528-c7bb-4d6e-a9b3-088b620353d1-0

Special Plan: Prabowo Akan Salat Idul Adha di Paris

26 Mei 2026

Historic Moment: Ini Jadwal Besuk Tahanan KPK saat Idul Adha

26 Mei 2026
a548f7f9-bcc2-4506-b4d1-9892831d7173-0

Key Strategy: Salat Idul Adha di Balai Kota, Rano Karno Titip Imbauan untuk Warga

26 Mei 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

daa40528-c7bb-4d6e-a9b3-088b620353d1-0

Special Plan: Prabowo Akan Salat Idul Adha di Paris

3 jam yang lalu

Historic Moment: Ini Jadwal Besuk Tahanan KPK saat Idul Adha

3 jam yang lalu
a548f7f9-bcc2-4506-b4d1-9892831d7173-0

Key Strategy: Salat Idul Adha di Balai Kota, Rano Karno Titip Imbauan untuk Warga

3 jam yang lalu

Important Visit: Tim Hukum Andrie Yunus Soroti Polisi Tak Sertakan Bukti CCTV di Praperadilan

3 jam yang lalu

KRL Commuter Line Rute Duri-Tangerang Alami Gangguan

3 jam yang lalu

Kategori

  • Bisnis (641)
  • News (854)
  • Uncategorized (1)

About Us

beritaterbaik menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Special Plan: Prabowo Akan Salat Idul Adha di Paris
  • Historic Moment: Polri Buru Bos dan Perekrut Utama di Balik Markas Judi Online di Hayam Wuruk
  • Top 3 News: Aktivitas Terakhir Anggota BPK Haerul Saleh Sebelum Meninggal dalam Kebakaran Rumah
  • Historic Moment: Kapolri Rotasi 9 Kapolda, Ini Daftar Lengkapnya

Quick Links

  • Bisnis
  • News
  • Uncategorized

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 . All rights reserved.