Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Important Visit: Sekjen PDIP Hasto Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila di Lenteng Agung

Mark Williams 4 mins read 8 views

ila di Lenteng Agung Important Visit - Senin (1/6/2026), Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan mengadakan upacara pemotongan bendera merah putih sebagai bentuk

Sekjen PDIP Hasto Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila di Lenteng Agung

Important Visit –

Senin (1/6/2026), Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan mengadakan upacara pemotongan bendera merah putih sebagai bentuk penghormatan terhadap Hari Lahir Pancasila. Acara ini digelar di halaman parkir Masjid At-Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Sebagai pengarah upacara, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto berdiri di tengah kumpulan peserta yang memadati area tersebut. Hadir pula sejumlah tokoh senior partai, termasuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Ganjar Pranowo, Djarot Saiful Hidayat, dan Ribka Tjiptaning. Megawati Soekarnoputeri, Ketua Umum PDIP, tidak terlihat di lokasi.

Dalam pantauan Liputan6.com, upacara dimulai tepat pukul 09.00 WIB. Ratusan kader PDIP hadir sejak pagi, berbaris rapi di depan tiang bendera yang terletak di belakang bangunan masjid. Mereka mengenakan seragam merah khas partai, mencerminkan semangat kebersamaan dan komitmen terhadap ideologi Pancasila. Prosesi pengibaran bendera berjalan lancar, dengan peserta memberikan penghormatan yang sempurna. Suasana kemeriahan tercipta di bawah langit yang cerah, diiringi dekorasi merah putih yang menghiasi halaman parkir.

Di atas panggung, jajaran petinggi partai mengikuti seluruh rangkaian upacara. PDIP Perjuangan secara konsisten menggelar perayaan ini sebagai penghormatan terhadap lahirnya Pancasila, yang dianggap sebagai fondasi ideologi bangsa. Hasto Kristiyanto, dalam sambutannya, menyampaikan pentingnya upacara untuk mengingatkan nilai-nilai dasar yang dipegang oleh bangsa Indonesia.

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari itu

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Jakarta diprediksi mengalami hujan ringan pada siang hari. BMKG mencatat bahwa pagi hari terutama berawan tebal, sementara siang hingga sore hari mengalami peningkatan intensitas hujan. “Malam hari, seluruh wilayah diperkirakan berawan. Hanya Kepulauan Seribu yang tetap berawan sepanjang hari,” ujar BMKG, seperti dilansir Antara.

BMKG juga memberikan peringatan bahwa suhu udara di DKI Jakarta berada dalam rentang 25 hingga 32 derajat Celcius. Kecepatan angin berkisar antara 2 hingga 12 kilometer per jam. “Masyarakat dianjurkan tetap waspada terhadap perubahan cuaca serta mempersiapkan perlengkapan yang diperlukan untuk kegiatan luar ruangan,” kata BMKG.

“BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca serta mempersiapkan perlengkapan yang diperlukan saat beraktivitas di luar ruangan,” jelas BMKG.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta turut memberikan peringatan terkait potensi genangan air akibat hujan. Mereka menyarankan warga agar memantau kondisi cuaca dan siapkan alat pelindung saat melakukan aktivitas di luar. Layanan darurat 112 tetap terbuka 24 jam, sehingga masyarakat dapat menghubungi secara gratis bila terjadi keadaan darurat.

“Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi genangan akibat hujan serta segera menghubungi layanan darurat 112 apabila terjadi keadaan darurat,” kata BPBD.

Acara di Lenteng Agung ini menjadi momentum untuk mengenang lahirnya Pancasila, yang dianggap sebagai pilar kehidupan bangsa. Hasto Kristiyanto, dalam pidatonya, menyatakan bahwa upacara ini adalah bentuk kepedulian terhadap nilai-nilai luhur yang dipegang oleh Indonesia. “Pancasila tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga pedoman dalam setiap tindakan kita,” ujarnya.

“Pancasila tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga pedoman dalam setiap tindakan kita,” kata Hasto Kristiyanto.

Kehadiran tokoh-tokoh PDIP menunjukkan tingkat kepentingan acara tersebut. Mereka terlihat berdiri di barisan depan, memperhatikan setiap langkah upacara dengan serius. Selain itu, suasana yang tercipta cukup khidmat, meski ada anggapan bahwa hujan siang hari mungkin mengganggu.

Meski cuaca tidak menunjukkan tanda-tanda memburuk, BMKG tetap memberikan informasi yang akurat. Mereka mengimbau masyarakat untuk memantau prakiraan cuaca dan siapkan perlengkapan seperti payung atau selimut untuk mengantisipasi hujan. Upacara yang berlangsung di halaman belakang masjid menjadi pengingat bahwa Pancasila adalah ideologi yang harus dijaga dan dihormati.

Dalam keseluruhan rangkaian acara, peserta upacara menunjukkan semangat yang tinggi. Ratusan anggota PDIP berdiri khusu dan menyerahkan bendera merah putih dengan penuh rasa hormat. Prosesi ini dianggap sebagai cara untuk memperkuat kesadaran kolektif mengenai pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai penyelenggara acara, PDIP Perjuangan berupaya menciptakan suasana yang mendukung penguatan ideologi nasional. Upacara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan memperingati Hari Lahir Pancasila, yang dirayakan setiap tahun. Meski cuaca tidak sempurna, kehadiran para tokoh dan kader partai menunjukkan komitmen untuk menjaga semangat kebangsaan.

Kehadiran ribuan peserta juga menjadi bukti bahwa Pancasila tetap menjadi pilar yang kuat dalam kehidupan politik dan sosial Indonesia. Upacara di Lenteng Agung berlangsung di bawah bendera yang berkibar, mencerminkan kebersamaan dan persatuan. Dengan bantuan prakiraan cuaca yang disampaikan BMKG, acara bisa diadakan tanpa hambatan besar, meski ada sedikit kekhawatiran mengenai hujan.

PDIP Perjuangan, sebagai partai besar, terus berupaya menjaga momentum peringatan Hari Lahir Pancasila. Upacara ini bukan hanya ritual tahunan, tetapi juga menjadi bentuk pengingat bahwa Pancasila adalah akar dari kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan kehadiran ribuan anggota, acara mencerminkan kecintaan terhadap ideologi bangsa yang telah menjadi bagian dari identitas nasional.

Gabung diskusi