Pramono Minta Kantor Kecamatan Jadi ‘Rumah Rakyat’
Important Visit – Sebuah important visit yang berdampak signifikan dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada Selasa, 19 Mei 2026, ketika ia meresmikan Kantor Kecamatan Kebayoran Baru di Jakarta Selatan. Important visit ini menggarisbawahi komitmen pemerintah provinsi untuk meningkatkan aksesibilitas layanan publik kepada masyarakat. Dalam sambutannya, Pramono menekankan bahwa bangunan kantor tersebut harus menjadi pusat pelayanan yang tidak hanya fungsional namun juga ramah dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan penduduk.
Pengembangan Kantor Kecamatan
Dalam important visit ke Jakarta Selatan, Pramono menyoroti pentingnya kantor kecamatan sebagai bagian dari sistem pemerintahan yang lebih dekat dengan rakyat. “Kebayoran Baru adalah salah satu kawasan yang dinamis, sehingga kantor ini harus menjadi ‘rumah rakyat’ yang terbuka dan mengutamakan kepuasan warga,” jelasnya. Ia juga menyebutkan bahwa pengembangan kantor ini tidak hanya sekadar bangunan fisik, tetapi juga mencerminkan komitmen untuk membangun pemerintahan yang transparan dan responsif.
Kantor Kecamatan Kebayoran Baru yang baru saja diresmikan memiliki luas total 3.357,62 meter persegi dengan lima lantai. Bangunan ini dilengkapi fasilitas modern seperti ruang layanan publik, ruang rapat, area parkir, serta sistem informasi digital yang memudahkan pengurusan administrasi. Pramono menegaskan bahwa pemerintah daerah dan mitra pengembang harus terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur kantor kecamatan sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat.
Manfaat Strategi Ini
Peresmian kantor kecamatan ini berlangsung bersamaan dengan pengaktifan dua embung, yaitu Embung Pemuda I Srengseng Sawah dan Embung Jagakarsa. Important visit Pramono juga memperkenalkan strategi pengembangan yang mengintegrasikan infrastruktur layanan publik dengan sistem manajemen air. “Kami percaya bahwa aksesibilitas dan ketersediaan ruang terbuka hijau akan meningkatkan kualitas hidup warga serta membantu mengatasi masalah banjir di wilayah Jakarta Selatan,” ujarnya.
Kantor kecamatan yang menjadi bagian dari rencana pembangunan jangka panjang ini juga diharapkan mendorong partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan lokal. Pramono menekankan bahwa setiap warga memiliki hak untuk memperoleh layanan yang cepat, sederhana, dan berkualitas. “Dengan kantor yang lebih mudah diakses, masyarakat bisa lebih aktif dalam berpartisipasi membangun daerah mereka sendiri,” tambahnya.
Dalam important visit tersebut, Pramono juga memberikan apresiasi terhadap sinergi antara Pemerintah Kota Jakarta Selatan dan PT Danayasa Arthatama, yang menjadi mitra utama dalam pembangunan kantor ini. “Kerja sama seperti ini akan menjadi contoh bagus bagi proyek-proyek lain di DKI Jakarta,” harapnya. Ia menambahkan bahwa pengembangan kantor kecamatan harus diiringi komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.
Kebayoran Baru, sebagai kawasan yang menjadi pusat aktivitas ekonomi dan sosial, akan menjadi contoh nyata keberhasilan pemerintah dalam membangun infrastruktur yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Pramono menyatakan bahwa important visit ini menjadi momen penting untuk merefleksikan visi pemerintah daerah dalam menjadikan setiap kantor kecamatan sebagai ‘rumah rakyat’ yang representatif. Dengan adanya fasilitas yang lengkap dan mudah diakses, harapan besar akan terwujud dalam meningkatkan kepuasan dan keterlibatan warga dalam layanan publik.
